Kontingen Sleman Bersaing di OlympicAD VIII DIY, Perebutkan Tiket ke Tingkat Nasional

Sleman – Ratusan siswa Muhammadiyah Kabupaten Sleman turut ambil bagian dalam Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Tingkat Wilayah DIY ke-VIII yang berlangsung pada 22–23 November 2025 di berbagai lokasi di Yogyakarta. Ajang yang diikuti lebih dari peserta ini menjadi proses seleksi untuk menentukan kontingen DIY menuju OlympicAD Nasional 2026 di Makassar.
Ketua Panitia OlympicAD DIY, Sarjilah, didampingi Sekretaris Panitia, Tsania Nur Diyana, menjelaskan bahwa peserta berasal dari seluruh jenjang pendidikan Muhammadiyah se-DIY, dengan kontingen Sleman menjadi salah satu yang terbesar.
“Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili DIY pada OlympicAD Nasional 2026 mendatang,” ujar Sarjilah, Sabtu (22/11/2025).
Rangkaian lomba tersebar di lima venue, termasuk SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta untuk Olimpiade Mata Pelajaran dan UAD Kampus 1B untuk cabang inovasi dan riset. Seluruh peserta dari Sleman mengikuti berbagai kategori tersebut sesuai bidang masing-masing.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DIY, Achmad Muhamad, menyampaikan bahwa OlympicAD 2025 merupakan kelanjutan tradisi intelektual Muhammadiyah. Ia menekankan pentingnya nilai kejujuran dan sportivitas selama kompetisi.
“Semangat berkompetisi yang menjunjung nilai perjuangan harus menjadi landasan setiap peserta. Prestasi sejati lahir dari keberanian untuk berkompetisi secara bermartabat,” tegas Achmad Muhamad.
Dari Kabupaten Sleman, sejumlah capaian gemilang berhasil diraih. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, menyampaikan bahwa murid-muridnya menorehkan prestasi di berbagai cabang. Ia menjelaskan, Alvino Satrio Herjuno berhasil meraih Juara 1 MTQ, disusul Muhammad Arjuna Purta Rahermani yang meraih Juara 1 pada cabang Dakwah Digital.
Prestasi lainnya termasuk Juara 2 yang diraih oleh Zahra Aiza Rahman (Story Telling), Muhammad Alvito Bagaskoro (News Reading), Muhammad Kirav Elkano Yudha (MTQ), dan Zhafira Hanania Adwa (Kaligrafi). Pada kategori Film Indie, tiga siswa—Yumna Zakiah, Adelia Diaz Zhafira, dan Evelyn Artha Wijaya—berhasil meraih Juara 2. Sementara pada bidang sains, Muhammad Fatih Hafadzi meraih Juara 3 Olimpiade IPA.
Menurut Sulasmi, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. “Prestasi ini menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Condongcatur merupakan sekolahnya para juara,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam OlympicAD 2025 DIY ini, Sulasmi berharap dapat menyiapkan siswa yang siap bersaing di tingkat nasional serta memperkuat budaya kompetisi positif di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. (Athiful/KIM Depok)



