Sleman – Semangat religius Kabupaten Sleman semakin dikuatkan dengan diselenggarakannya Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) Murid SD Negeri se-Kabupaten Sleman, pada Kamis (20/11/2025), di Hotel Prima SR. Acara yang merupakan kolaborasi antara Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS Sleman ini menjadi penanda keberhasilan ribuan siswa dalam menuntaskan kemampuan membaca kitab suci Al-Qur’an dengan baik.
Sebanyak wisudawan dari 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman secara resmi dikukuhkan sebagai generasi yang tuntas membaca Al-Qur’an. Jumlah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman bersama instansi terkait dalam mewujudkan program ‘Sleman Religi’ yang berkarakter dan berakhlak Qur’ani.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan panjang anak-anak dalam mendalami Al-Qur’an.
“Terima kasih atas dukungan kuat dari Dinas Pendidikan, BAZNAS, panitia, guru, dan seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi luar biasa yang menjadikan acara ini berkesan dan bermakna. Wisuda ini bukan titik akhir. Belajar Al-Qur’an tidak ada akhirnya. Anak-anak harus terus menaikkan ‘grade’-nya hingga kelak mampu menjadi para hafidz dan hafidzah,” ujarnya.
Berdasarkan data rekapitulasi kelulusan dari 17 kapanewon, tercatat total siswa yang dinyatakan tuntas baca Al-Qur’an. Kapanewon Depok menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 180 siswa, disusul oleh Mlati (154 siswa) dan Moyudan (141 siswa) dan seterusnya.
Ketua panitia penyelenggara, H. Nur Subkhi dalam laporannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari sekolah, guru, hingga tim asesor. Ia menekankan bahwa Wisuda TBQ ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal yang harus terus dilanjutkan.
“Harapan besar yang diemban oleh kegiatan wisuda ini bahwa bagi sekolah yang belum bisa meloloskan siswanya, diharapkan dapat lebih semangat lagi dalam melaksanakan program TBQ di sekolah,” ujarnya.
“Bagi siswa yang belum lolos asesmen, lebih giat lagi dalam belajar membaca Al-Qur’an. Jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah motivasi terbesar untuk sukses di kesempatan berikutnya,” imbuh Subkhi.
Kepala Kankemenag Kabupaten Sleman, H. Nadhif dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Bupati Sleman untuk membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.
“Kalian adalah generasi terbaik yang mempelajari Al-Qur’an,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS dalam memperkuat gerakan Sleman Religi.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi tekankan penguatan zakat ASN dan sinergi literasi Qurani. Muhtadi pun menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan wisuda ini.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter Qurani anak-anak Sleman.
“Kami bertekad bersama teman-teman MKKS, K3S, dan ASN Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan zakat ASN di Kabupaten Sleman. Semoga melalui kolaborasi ini, upaya kita mendorong keimanan dan ketakwaan, khususnya dalam mempelajari Al-Qur’an, semakin kuat ke depan,” tandas Mustadi. (Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi)