Siswa SMA Ma’arief 1 Sleman Menikmati Ransum MBG

Sleman – Siswa SMA Ma’arief 1 Sleman, Merdikorejo Tempel, Kamis siang (20/11/25) menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diantar oleh mobil box dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Bunda, Ngemplak.

SMA ini memiliki jumlah siswa tidak banyak. Tidak lebih dari 60 siswa dan sebagian besar adalah santri yang berasal dari Pondok Pesantren Dzikrullah di Jlapan dan Pondok Pesantren Al Amin di Plotengan Pondokrejo Tempel.

Kepala Sekolah SMA Ma’arief 1 Sleman, Wahyu Herlambang menjelaskan para santri tersebut umumnya berasal dari keluarga tidak mampu yang dititipkan ke pondok pesantren.

“Umumnya mereka berasal dari keluarga tidak mampu dan dititipkan ke pondok pesantren tanpa memungut biaya. Pondok pesantren berdasarkan perjanjian kerja sama dengan sekolah, kemudian mengirim murid SMA-nya ke SMA Ma’arief 1 Sleman,” ujar Wahyu.

Pondok membayar biaya sekolah dengan tarif yang lebih ringan, tidak sama dengan tarif regular yang dikenakan kepada murid yang berasal dari umum. Wahyu pun menanggapi keberadaan makanan gratis ini sebagai langkah positif membantu para santri.

“MBG ini sangat meringankan baik beban keuangan pondok, pihak sekolah dan murid sekolah sendiri. Tidak perlu lagi disiapkan bekal atau biaya makan dari pondok, pihak sekolah juga diuntungkan. Karena tidak perlu lagi mengawasi anak-anak yang jajan di luar sekolah saat istirahat. Tentu saja yang paling diuntungkan adalah anak-anak yang menerima ransum yang jumlah, mutu dan gizinya terjaga. Mereka melicin tandaskan nampan omprengan,” jelas Wahyu. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)




Menyemai Generasi Qur’ani: Ribuan Siswa SDN se-Sleman Diwisuda Tuntas Baca Al-Qur’an

Sleman – Semangat religius Kabupaten Sleman semakin dikuatkan dengan diselenggarakannya Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) Murid SD Negeri se-Kabupaten Sleman, pada Kamis (20/11/2025), di Hotel Prima SR. Acara yang merupakan kolaborasi antara Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS Sleman ini menjadi penanda keberhasilan ribuan siswa dalam menuntaskan kemampuan membaca kitab suci Al-Qur’an dengan baik.

Sebanyak wisudawan dari 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman secara resmi dikukuhkan sebagai generasi yang tuntas membaca Al-Qur’an. Jumlah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman bersama instansi terkait dalam mewujudkan program ‘Sleman Religi’ yang berkarakter dan berakhlak Qur’ani.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan panjang anak-anak dalam mendalami Al-Qur’an. 

“Terima kasih atas dukungan kuat dari Dinas Pendidikan, BAZNAS, panitia, guru, dan seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi luar biasa yang menjadikan acara ini berkesan dan bermakna. Wisuda ini bukan titik akhir. Belajar Al-Qur’an tidak ada akhirnya. Anak-anak harus terus menaikkan ‘grade’-nya hingga kelak mampu menjadi para hafidz dan hafidzah,” ujarnya.

Berdasarkan data rekapitulasi kelulusan dari 17 kapanewon, tercatat total siswa yang dinyatakan tuntas baca Al-Qur’an. Kapanewon Depok menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 180 siswa, disusul oleh Mlati (154 siswa) dan Moyudan (141 siswa) dan seterusnya.

Ketua panitia penyelenggara, H. Nur Subkhi dalam laporannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari sekolah, guru, hingga tim asesor. Ia menekankan bahwa Wisuda TBQ ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal yang harus terus dilanjutkan.

“Harapan besar yang diemban oleh kegiatan wisuda ini bahwa bagi sekolah yang belum bisa meloloskan siswanya, diharapkan dapat lebih semangat lagi dalam melaksanakan program TBQ di sekolah,” ujarnya. 

“Bagi siswa yang belum lolos asesmen, lebih giat lagi dalam belajar membaca Al-Qur’an. Jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah motivasi terbesar untuk sukses di kesempatan berikutnya,” imbuh Subkhi.

Kepala Kankemenag Kabupaten Sleman, H. Nadhif dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Bupati Sleman untuk membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

“Kalian adalah generasi terbaik yang mempelajari Al-Qur’an,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS dalam memperkuat gerakan Sleman Religi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi tekankan penguatan zakat ASN dan sinergi literasi Qurani. Muhtadi pun menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan wisuda ini.

Ia menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter Qurani anak-anak Sleman.

“Kami bertekad bersama teman-teman MKKS, K3S, dan ASN Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan zakat ASN di Kabupaten Sleman. Semoga melalui kolaborasi ini, upaya kita mendorong keimanan dan ketakwaan, khususnya dalam mempelajari Al-Qur’an, semakin kuat ke depan,” tandas Mustadi.  (Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi)




Anggota DPRD Sleman Beli Hasil Karya Siswa SDM Karangharjo Berbah

Sleman – Sebagai bentuk apresiasi kepada siswa Mbah Wanto selaku anggota DPRD Kabupaten Sleman, ia membeli karya kolase yang dihasilkan siswa klas lV dalam Gelar Karya SD Muhammadiyah Karangharjo, Kamis (20/11/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di komplek SD Muhammadiyah Karangharjo, Padukuhan Bedilan, Kalitirto, Berbah, Sleman.

Kolase dari bahan aneka biji-bijian berupa jagung, kedelai, gabah dan lainya membentuk sebuah wajah RA Kartini yang begitu lembut dan detail dalam memadukan warna dan bentuk dari bijian yang dipasang.

“Raden Ajeng Kartini merupakan pahlawan yang mengangkat kedudukan wanita setara dengan kedudukan laki laki-laki. Tapi memang kolase ini bagus, detail dalam menggambar wajah beliau yang saya kagumi,” ujar mbah Wanto.

Dalam peninjauan hasil karya setiap kelas, Mbah Wanto merasa bangga kagum terharu melihat kemampuan anak setingkat SD mampu membuat karya yang bagus apalagi yang terbuat dari limbah.

Seperti yang ditampilkan salah satu kelompok yang membuat bentuk hewan yang menempel pada karton. Hewan tersebut terbuat dari bubur kertas bekas. Kelompok yang kompak juga pintar dalam menerangkan prose pembuatan bubur kertas sampai menjadi karya bentuk binatang tiga dimensi.

“Belajar mengelola sampah dan memanfaatkan sampah untuk menjadi sesuatu bentuk lain yang bermanfaat adalah kreativitas yang tinggi,” puji Mbah Dewan.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah Karangharjo, Hartoyo yang menyertai Mbah Wanto melihat hasil karya anak menyampaikan rasa bangga terhadap hasil karya peserta didiknya.

“Kami sangat bangga dengan apa yang ditampilkan anak- anak. Semoga ini menjadi awal yang baik. Kedepan bisa dibuat lebih bagus lagi dan berkesinambungan,” ujar Hartoyo. (Kusnadi KIM Berbah)




Pemkal Sumbersari Siapkan Profil Budaya Kalurahan

Sleman – Dalam rangka menyusun profil budaya kalurahan Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Sumbersari, Moyudan menggelar rapat koordinasi, yang berlangsung Kamis (20/11/2025) di ruang rapat Kalurahan setempat.

Acara tersebut dihadiri oleh lurah beserta pamong dan staf, pengurus rintisan budaya, dan penggiat budaya di Kalurahan Sumbersari.

Lurah Sumbersari, Sukadi menyampaikan bahwa  penyusunan profil budaya kalurahan merupakan implementasi dari Keputusan Gubernur DIY Nomor 351/KEP/2021.

“Maka pada hari ini panjenengan semua kami kumpulkan, untuk bersama-sama mendata kegiatan budaya, maupun penggiat budaya di tempat masing-masing,” tuturnya.

Ia menyatakan bahwa hasil pendataan tersebut akan dibuat profil kebudayaan kalurahan. “Karena di bulan Desember profil tersebut harus sudah tersusun. Maka kami mohon bantuan semua pihak untuk kooperarif,” tandas Sukadi.

Selanjutnya Carik Sumbersari, Junaidi menjelaskan  maksud  profil budaya kalurahan adalah mendokumentasikan identitas budaya, sejarah, dan potensi yang dimiliki desa/kalurahan.

“Sedangkan tujuannya sebagai upaya pelestarian dan mempromosikan budaya lokal, memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat,” imbuhnya.

Dengan semangat kebersamaan akhirnya diputuskan untuk petugas pendataan budaya di Padukuhan menugaskan tiga orang untuk mendata di tiga bekas Kalurahan. Adapun petugasnya adalah Sugi yanto untuk bekas Kalurahan Nglahar, Edy Suparyanto untuk bekas Kalurahan Seminggu, dan Eni Murtiningsih untuk bekas Kalurahan Tumut. (Giek/KIM Mouyudan)




BPKal Condongcatur Laksanakan Rakor Evaluasi Kinerja Lurah

Sleman – Badan Permusyawatan kalurahan (BPKal) Condongcatur dalam rangka Ketugasan BPKal untuk Pengawasan Kinerja Lurah pada penyelenggaraan pemerintahan melaksanakan rapat koordinasi evaluasi kinerja lurah, bertempat di ruang Sasana Wicara Lantai II Kantor Kalurahan Condongcatur, Kamis (20/11/2025).

Rakor ini dihadiri Ketua BPKal beserta jajaranya, Lurah beserta Carik, Kasi dan Kaur Pemerintah Kalurahan Condongcatur

Ketua BPKal Condongcatur, Sunarto menyampaikan BPKal (Badan Permusyawaratan Kalurahan) memiliki tugas untuk mengawasi dan mengevaluasi kinerja lurah sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan akuntabilitas pemerintah Kalurahan.

Evaluasi ini dilakukan satu tahun sekali di akhir tahun, untuk menilai capaian kinerja lurah dalam penyelenggraan Pemerintah Kalurahan Condongcatur. Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman Nomor 016/ DPMK/2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kinerja Lurah Oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan sebagai acuan untuk melaksanakan salah satu fungsi yaitu pengawasan kinerja lurah

“Dalam melakukan pengawasan evaluasi, BPKal menggunakan berbagai indikator yang relevan dengan tugas dan fungsi lurah seperti kepemimpinan dan manajemen yaitu kemampuan lurah dalam memimpin dan mengelola pemerintahan kalurahan, pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat, termasuk kecepatan, ketepatan, dan kepuasan masyarakat, pengelolaan keuangan kalurahan, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kalurahan dan kemitraan serta koordinasi dengan pihak lain, termasuk pemerintah daerah, masyarakat serta organisasi kemasyarakatan,” jelasnya.

Selanjutnya untuk mendukung proses evaluasi, BPKal memerlukan dokumen-dokumen yang relevan, seperti laporan kinerja lurah, dokumen perencanaan kalurahan, termasuk RPJMKal (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan) dan RKPKal (Rencana Kerja Pemerintah Kakurahan), dokumen keuangan kalurahan, termasuk APBKal (Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan).

Pengecekan dokumen indikator pengawasan diawali oleh Ketua BPKal, Wakil Ketua dan Sekretaris BPKal Condongcatur dengan mengisi cek list indikator indikator instrumen monitoring kegiatan sesuai petunjuk teknis pelaksanaan kinerja lurah dan dari kesimpulan rakor evaluasi kinerja lurah bahwa Pemkal Condongcatut telah memenuhi sekitar 95 kegiatan yang ada. Sedangkan output dari evaluasi kinerja lurah oleh BPKal adalah Berita Acara (BA) evaluasi yang memuat hasil evaluasi kinerja lurah, termasuk capaian dan kekurangan.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji saat menyampaikan umpan balik dan pembahasan hasil pengawasan dan evaluasi menekankan komitmenya terhadap akuntabilitas dan dukungan terhadap fungsi pengawasan BPKal.

“Kami dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyambut baik dan berkomitmen penuh terhadap pelaksanaan tugas pengawasan kinerja yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Condongcatur. BPKal adalah mitra kami dalam membangun kalurahan, sekaligus representasi suara masyarakat yang bertugas memastikan seluruh program dan anggaran Kalurahan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya

Reno menambahkan bahwa Pemkal Condongcatur telah menjadikan petunjuk teknis pengawasan kinerja lurah oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan sebagai pedoman baku dalam setiap tahapanprogram kerja. Mulai dari perencanaan APBKal hingga laporan pertanggungjawaba sebagai wujud nyata komitmen Pemkal Condongcatur terhadap prinsip good governance.

“Pengawasan yang terstruktur dan sistematis, seperti yang diatur dalam petunjuk teknis tersebut, tidak kami pandang sebagai hambatan, melainkan sebagai instrumen korektif yang sangat penting. Dengan adanya check and balances yang kuat, kami yakin pelayanan publik dan implementasi program-program pembangunan di Condongcatur akan semakin berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh warga,” punkasnya. (Wasana / KIM Depok)