Panewu Depok Ajak Warga Senam Bersama di Maguwoharjo: Tubuh Seperti Air, Harus Mengalir Agar Sehat

Sleman – Panewu Depok, Djoko Muljanto, menghadiri dan menyemarakkan kegiatan senam bersama warga Maguwoharjo yang berlangsung di Lapangan Sarirejo pada Minggu (16/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama meningkatkan kebugaran masyarakat, memperluas gerakan hidup sehat, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan Kapanewon Depok.

Senam bersama diikuti oleh ratusan warga dari berbagai padukuhan di Kalurahan Maguwoharjo. Peserta, mulai dari kelompok usia muda hingga lanjut usia, memadati lapangan dan mengikuti instruksi gerakan dengan antusias.

“Partisipasi berbagai kalangan tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat,” ungkapnya.

Djoko Muljanto menekankan bahwa aktivitas fisik harus dijadikan kebiasaan harian karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan tubuh. Ia menggunakan perumpamaan yang lugas.

“Tubuh kita seperti air. Jika tidak bergerak, akan mendatangkan penyakit. Tapi kalau mengalir, tubuh menjadi sehat. Begitu juga dengan tubuh kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan senam tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga efektif untuk mempererat hubungan sosial antarwarga. Menurutnya, momentum berkumpul dalam kegiatan olahraga bersama mampu membangun keakraban dan kekompakan masyarakat.

“Karena itu harus kita biasakan,” tegasnya.

Djoko turut menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga yang hadir. Ia menyatakan tingginya kehadiran menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga kesehatan.

“Saya berharap kegiatan serupa diselenggarakan secara rutin oleh pemerintah kalurahan, lembaga kemasyarakatan, serta komunitas warga sebagai bagian dari program kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djoko menegaskan komitmen pemerintah Kapanewon Depok untuk terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat luas. Menurutnya, kegiatan senam bersama dapat menjadi sarana efektif memperkuat komunikasi sosial, membangun solidaritas, serta menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

“Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pola hidup aktif, bugar, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




GKR Mangkubumi Resmi Buka Maguwoharjo Expo 2025, Ajak Masyarakat Perkuat Ekonomi Lokal

Sleman – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi secara resmi membuka Maguwoharjo Expo Tahun 2025 di Lapangan Sarirejo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, pada Minggu (16/11/2025). GKR Mangkubumi mengajak masyarakat untuk hadir dan meramaikan rangkaian expo yang berlangsung pada 16–22 November 2025 sebagai ruang bersama untuk tumbuh, berkarya, dan memperkuat ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, GKR Mangkubumi menegaskan bahwa Maguwoharjo Expo merupakan perhelatan rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan, melainkan menjadi wadah apresiasi bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.

“Expo ini menyajikan berbagai hiburan rakyat sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat untuk hadir, menikmati, bergembira, serta menyukseskan Maguwoharjo Expo Tahun 2025. Mari kita jadikan sebagai ruang untuk tumbuh, berkarya, dan membangun Daerah Istimewa Yogyakarta tercinta,” ujarnya.

Lebih jauh, GKR Mangkubumi menyampaikan bahwa Maguwoharjo Expo 2025 menjadi momentum strategis untuk menampilkan potensi terbaik daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memperkuat jejaring antar pelaku usaha, membuka peluang baru, dan memperluas jangkauan pemasaran.

“Kegiatan ini menjadi wajah dari kerja antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun wilayah perkotaan seperti Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Produk-produk yang ditampilkan di sini mencerminkan kemandirian, inovasi, dan daya saing,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa expo tahun ini berperan penting dalam menampilkan keberhasilan serta potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di DIY sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Dengan menampilkan produk unggulan lokal, expo ini dinilai menjadi etalase yang menunjukkan kualitas dan kreativitas pelaku usaha desa.

“Melalui kegiatan ini, kita dorong UMKM naik kelas, tidak hanya dapat melayani keperluan lokal di Kalurahan, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.

Perhelatan Maguwoharjo Expo 2025 dibuka dengan penampilan seni tradisional, pameran UMKM, stan kuliner rakyat, serta sejumlah program interaktif masyarakat. GKR Mangkubumi berharap kegiatan ini mampu menarik kunjungan warga Sleman dan sekitarnya sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat pada tingkat kalurahan hingga kabupaten. (Athiful/KIM Depok)




Wakil Bupati Sleman Lepas Ratusan Peserta Jalan Sehat, Dorong Budaya Hidup Bugar

Sleman – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara resmi melepas ratusan peserta jalan sehat di Lapangan Sarirejo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (16/11/2025). Danang menegaskan bahwa kegiatan olahraga massal seperti jalan sehat merupakan sarana penting untuk memperkuat kebersamaan warga, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta membangun lingkungan sosial yang harmonis.

Danang menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rekreasi, tetapi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas gerakan hidup sehat dan mempererat interaksi antarwarga. “Jalan sehat seperti ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat hidup bugar sekaligus memperkuat solidaritas,” ujarnya.

Kegiatan jalan sehat tersebut berlangsung meriah sejak pagi dengan antusiasme peserta dari berbagai kelompok usia. Panitia penyelenggara membuka rangkaian acara dengan senam pemanasan, dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta menyusuri rute di kawasan Maguwoharjo.

Danang menekankan bahwa kesehatan masyarakat merupakan fondasi pembangunan daerah. Ia menuturkan bahwa aktivitas fisik ringan namun rutin dapat menjadi langkah sederhana untuk mencegah penyakit, menurunkan risiko stres, dan meningkatkan kualitas hidup. “Kami ingin masyarakat Sleman terus menghidupkan budaya berolahraga. Tidak harus yang berat, yang penting konsisten dan dilakukan bersama-sama agar terasa menyenangkan,” katanya.

Acara yang digelar di Lapangan Sarirejo ini menjadi ruang interaksi sosial yang penting bagi warga. Para peserta tampak menikmati suasana pagi sembari berbincang, berolahraga, dan mengikuti berbagai hiburan rakyat yang disiapkan panitia. Sejumlah doorprize turut memeriahkan kegiatan, menambah antusiasme peserta hingga akhir acara.

Danang berharap jalan sehat ini dapat menjadi agenda berkelanjutan di berbagai wilayah di Sleman. Ia mendorong pemerintah kalurahan, komunitas warga, dan organisasi masyarakat untuk semakin aktif menyelenggarakan kegiatan serupa guna mendorong budaya hidup sehat. “Kita ingin Sleman bukan hanya maju secara ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga menjadi daerah dengan masyarakat yang sehat, bugar, dan guyub,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, ujar Danang, Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program publik yang inklusif, partisipatif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Jalan sehat pagi itu bukan hanya sebuah kegiatan olahraga sederhana, tetapi juga wujud nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan penuh kebersamaan,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)




Peringatan Hari Jadi ke-79 Sumbersari Digelar Sederhana, Bertema ‘Nyawiji Sesarengan’

Sleman – Kalurahan Sumbersari memperingati hari jadinya yang ke-79 pada tahun 2025 ini. Berdasarkan Maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 5 Tahun 1946, Sumbersari ditetapkan pada 16 November 1946 sebagai gabungan dari tiga bekas Kalurahan, yaitu Semingin, Klisat, dan Tumut.

Pada peringatan Adeging Kalurahan Sumbersari tahun ini, tema yang diusung adalah “Nyawiji Sesarengan Kanggo Nggayuh Karaharjaning Praja” (Bersatu Bersama untuk Mencapai Kesejahteraan Negara/Daerah). Rangkaian peringatan digelar secara sederhana melalui acara doa bersama dan tirakatan yang berlangsung pada Sabtu (15/11/2025), bertempat di Pendopo Kalurahan setempat.

Acara tersebut dihadiri oleh Panewu, Kapolsek, dan Danramil Moyudan, serta Lurah Sumbersari, Sukadi, beserta Pamong, seluruh Anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), dan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK).

Dalam sambutannya, Lurah Sumbersari, Sukadi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-79 dilakukan dengan sederhana karena keterbatasan anggaran.

“Walau sederhana tapi tidak mengurangi makna dari peringatan tersebut,” tuturnya.

Sukadi mengharap doa dari seluruh masyarakat agar Pemerintahan yang dipimpinnya dapat memberikan pelayanan yang baik, pembangunan dapat berkembang, dan mampu menyejahterakan masyarakat secara lahir dan batin.

Sementara itu, Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, dalam sambutannya menyampaikan selamat atas hari jadi Kalurahan Sumbersari. Agung menuturkan bahwa berkat kerja sama semua pihak, Kapanewon Moyudan telah mengalami penurunan angka stunting.

“Alhamdulillah Kapanewon Moyudan stunting menurun, pada tahun ini kita berada pada rangking 6,” ujarnya.

Lebih lanjut, Panewu Moyudan mengungkapkan upaya peningkatan pembangunan dan ketahanan pangan di wilayahnya. Pemerintah Kapanewon Moyudan akan melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta, di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), serta Bank Indonesia.

“Semoga dengan kerja sama tersebut perguruan tinggi dapat membantu dalam permasalahan pertanian maupun permasalahan lainnya,” pungkasnya.

Acara doa bersama dan tirakatan ditandai dengan prosesi potong tumpeng, yang dilakukan oleh Lurah Sumbersari dan diserahkan kepada Ketua BPKal, didampingi oleh Panewu dan Kapolsek Moyudan. (Giek/KIM Moyudan)




Dukuh Tamanan Kukuhkan Pramudita Periode 2025–2028, Pemuda Diminta Adaptif Hadapi Masalah Kompleks

Sleman – Pengurus Persatuan Pemuda Pemudi Tamanan (Pramudita) untuk periode 2025–2028 secara resmi dikukuhkan oleh Dukuh Tamanan, Hasto Sriwibowo, pada Sabtu malam (15/11/2025). Acara pengukuhan berlangsung di Balai Padukuhan Tamanan, Tamanmartani, Kalasan, dan disaksikan oleh Pengurus RW, RT, PKK, dan Kelompok Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (KK LPMD).

Sebelum dikukuhkan, seluruh pengurus Pramudita terlebih dahulu mengucapkan Ikrar Satya Bhakti Pemuda-Karang Taruna, yang dipandu oleh Ketua KK LPMD, Joko Saptono. Ikrar tersebut berisi komitmen untuk mengupayakan berbudi pekerti luhur, mewujudkan tata krama, melestarikan kebudayaan, dan mempertahankan nilai-nilai luhur. Mereka juga berjanji setia kepada Bangsa, Negara, dan Masyarakat, serta bekerja dengan jujur tanpa pamrih, tekun, dan tulus demi kemajuan Padukuhan.

Ikrar Satya Bhakti tersebut juga mencakup komitmen untuk mematuhi ketentuan organisasi, disiplin, dan bertanggung jawab dalam membantu masyarakat dengan mengedepankan prinsip gotong royong dan kerukunan (guyub rukun).

Usai mengukuhkan, Dukuh Tamanan, Hasto Sriwibowo, berpesan agar Pengurus Organisasi mengedepankan musyawarah untuk mencapai kesepakatan, baik dalam menyusun program kerja maupun penyelesaian masalah. Hasto mengingatkan bahwa permasalahan yang dihadapi pemuda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya karena adanya perbedaan kondisi sosial masyarakat.

“Untuk itu kalian harus mencermati, belanja masalah lalu merumuskan program penyelesaian. Yang tak kalah penting, kalian melibatkan lembaga yang ada serta tokoh masyarakat, itu artinya selalu berkoordinasi,” pungkas Hasto.

Susunan Pengurus Pramudita Periode 2025–2028 yang dikukuhkan meliputi Ketua Umum Samidi, Ketua 1 Mutia Andrea, Ketua 2 Alim Dwi Hardika. Sekretaris Umum dipegang oleh Eka Candra, Sekretaris 1 Naufal, dan Sekretaris 2 Nesya Bunga. Sementara Bendahara Umum dijabat oleh Ervinda, didukung Bendahara 1 Marita, dan Bendahara 2 Anggita Meilani. Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan berbagai seksi, meliputi Seksi Humas, Perlengkapan, Kerohanian, Olahraga & Kesehatan, Keamanan, Kewirausahaan, Media, serta Seksi Kebudayaan. Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan orientasi keorganisasian yang disampaikan oleh Ketua KK-LPMD. (Tri Joko S/KIM Kalasan)