Jalan Sehat HUT KORPRI Ke-54 Kapanewon Depok Pererat Silaturahmi Antarinstansi

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, Kapanewon Depok menggelar kegiatan jalan sehat yang dibuka secara resmi oleh Panewu Depok, Djoko Muljanto. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (14/11/2025), bertempat di Pendopo Kapanewon Depok.

Jalan sehat tersebut diikuti oleh seluruh anggota KORPRI dari Kalurahan dan Kapanewon Depok, serta partisipasi dari berbagai unsur penting di wilayah tersebut. Peserta yang hadir meliputi Forum Pimpinan Kapanewon Depok, Pamong dari tiga Kalurahan (Condongcatur, Caturtunggal, dan Maguwoharjo), perwakilan dari Puskesmas Depok 1, 2, dan 3, Kapolsek Depok Raya, Danramil Depok, serta perwakilan dari Bank BPD DIY dan Bank Sleman.

Dalam sambutannya, Djoko Muljanto menekankan bahwa momentum HUT KORPRI harus dijadikan sebagai penyemangat untuk bekerja dan mengabdi dengan tulus ikhlas dalam melayani masyarakat.

“Semoga dengan kegiatan ini terjalin tali silaturahmi yang semakin erat antar instansi di wilayah Depok, bersatu wujudkan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Djoko Muljanto.

Para peserta menempuh rute jalan sehat dengan menyusuri jalan ke arah utara di wilayah Kalurahan Condongcatur, menikmati suasana pagi sambil mempererat kebersamaan antarinstansi. Untuk menambah kemeriahan, panitia menyediakan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya mesin cuci, dispenser, setrika, kipas angin, kompor gas, dan blender.

Melalui jalan sehat ini, seluruh Anggota KORPRI di Kapanewon Depok diharapkan semakin mempererat rasa kebersamaan, kekompakan, dan soliditas dalam memberikan pelayanan terbaik. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kesehatan, semangat kerja, serta memperkuat sinergi antarinstansi di wilayah Kapanewon Depok. (Adi Yananta/KIM Depok)




SMK Muhammadiyah 1 Sleman Gelar Tadabbur Alam dan Jalan Sehat Sambut Milad ke-113 Muhammadiyah

Sleman — Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sleman, Suwarta, membuka kegiatan tadabbur alam dan jalan sehat dalam rangka menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar pada Jumat (14/11/2025) di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, guru, hingga karyawan, mengikuti kegiatan sejak pagi dalam suasana penuh antusias dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Suwarta menegaskan bahwa Milad ke-113 Muhammadiyah menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan dan dakwah persyarikatan. Ia menyampaikan bahwa perjalanan panjang Muhammadiyah selama lebih dari satu abad adalah bukti nyata komitmen untuk memajukan dan mencerahkan kehidupan bangsa.

“Kami berharap para siswa mampu meneladani perjuangan KH Ahmad Dahlan dengan belajar secara sungguh-sungguh dan menumbuhkan kepedulian sosial sebagai generasi penerus,” ujar Suwarta.

Kegiatan tadabbur alam dimulai dari halaman sekolah dan bergerak melalui rute Dusun Panggeran, Dusun Jogokerten, kawasan persawahan, Dusun Pendeman, hingga kembali ke Dusun Panasan tempat sekolah berada. Sepanjang perjalanan, peserta menikmati suasana pedesaan yang asri sekaligus diajak merefleksikan nilai-nilai syukur dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Kemeriahan kegiatan turut diramaikan dengan pembagian puluhan doorprize dari guru dan karyawan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta didik. Nuansa silaturahmi, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan tampak kuat dari awal hingga akhir kegiatan.

Melalui penyelenggaraan tadabbur alam ini, Suwarta berharap seluruh warga sekolah semakin memahami nilai perjuangan dan pencerahan yang diwariskan Muhammadiyah.

“Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa syukur, memperkuat ikatan sosial, dan memotivasi siswa untuk terus meningkatkan prestasi serta karakter Islami di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




KB dan TPA Cahaya Mulia Gelar Kunjungan Edukatif ke Polsek Ngaglik dalam Program Polisi Sahabat Anak

Sleman – Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak (KB & TPA) Cahaya Mulia, yang berlokasi di Komplek Masjid Besar Baiturrahman, Dusun Klidon RT 04 RW 34, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, melaksanakan kunjungan edukatif ke Polsek Ngaglik pada Jumat (14/11/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian program Polisi Sahabat Anak.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto yang menekankan pentingnya memperkenalkan tugas kepolisian kepada anak-anak sejak dini, agar tumbuh rasa percaya, kedekatan, dan pemahaman terhadap fungsi polisi sebagai pelindung masyarakat.

“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin anak-anak melihat bahwa polisi adalah sahabat dan pelindung mereka. Edukasi seperti ini penting untuk menumbuhkan disiplin, pemahaman keselamatan, serta keberanian dalam meminta pertolongan bila diperlukan,” ujar AKP Yuliyanto.

Selama kunjungan, anak-anak diajak melihat ruang pelayanan, mengenal kendaraan dinas kepolisian, hingga belajar aturan keselamatan secara sederhana. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika para siswa diberi kesempatan mencoba menyalakan sirine kendaraan patroli dan berinteraksi langsung dengan anggota polisi.

Pihak KB & TPA Cahaya Mulia mengapresiasi sambutan hangat dari Polsek Ngaglik. Mereka berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana mengenalkan profesi serta kedisiplinan sejak usia dini.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara anak-anak, guru pendamping, dan jajaran Polsek Ngaglik sebagai simbol kemitraan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan sekitar. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)




Anak Muda Bergerak! Pasar Bela Negara Edisi ke -5 Jadi Panggung Inovasi Pelajar Sleman

Sleman— Gelaran Pasar Bela Negara edisi ke-15 yang berlangsung setiap Jumat pagi kembali menarik perhatian publik. Berlokasi di utara Lapangan Pemda Sleman, kegiatan yang diinisiasi Badan Kesbangpol Sleman bersama Carya Budhi Chantya sebagai lembaga pendamping UMKM ini tampil lebih meriah dari biasanya.

Kali ini, Pasar Bela Negara berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman dalam rangkaian acara Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda 2025.

Sejak pagi, ratusan siswa dari sembilan sekolah yang masuk dalam 10 besar kompetisi Tunas Wirausaha Muda telah memadati area pasar. Mereka hadir untuk mengikuti Market Day sekaligus memamerkan inovasi produk hasil karya mereka. Sekolah-sekolah tersebut di antaranya SMK N 1 Cangkringan (2 kelompok), SMK N 1 Godean, MA Al Qodir, SMK Budi Mulia, SMA N 2 Ngaglik, SMA IT Baitussalam, SMA N 1 Seyegan, MAN 2 Sleman, dan SMK Kesehatan Sadewa.

Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Sunardi memberikan materi tentang bela negara kepada para siswa. Penyampaian yang interaktif serta pembagian doorprize membuat sesi ini menjadi salah satu bagian paling dinanti.

Acara semakin hidup dengan hadirnya talk show interaktif yang dipandu oleh Bobby Tinampi dan Lina Syafira. Pada sesi pertama, perwakilan Disperindag Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari menjelaskan mengenai Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda.

“Ini adalah kompetisi yang memberi ruang bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Sleman untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mereka. Saya sangat mengapresiasi kreativitas mereka dalam menampilkan inovasi produk-produknya sehingga mencerminkan keberanian generasi muda dalam berwirausaha,” katanya, Jumat (14/11/2025).

Memasuki sesi kedua, inspirasi mengalir dari kisah Stenly Hendi Avanda, pemilik Panda Food, yang hadir sebagai tokoh wirausaha muda. Ia membagikan perjalanan usaha yang penuh tantangan hingga dapat berkembang seperti sekarang.

Stenly menekankan bahwa era digital memberikan peluang lebih luas bagi wirausaha muda untuk memasarkan produk, terutama lewat media sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan, termasuk peran Disperindag Sleman dalam membantu pelaku usaha muda bertumbuh.

Kegiatan Pasar Bela Negara kali ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM dan karya siswa. Tetapi juga menjadi ruang edukasi kewirausahaan dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

 Dengan kolaborasi lintas lembaga, gelaran ini kembali membuktikan diri sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kreatif di Sleman. (Andy Ahmad – KIM DSN NGAGLIK)




MAN 4 Sleman Raih 3 Prestasi Nasional di Ajang MA Plus Keterampilan 2025

Sleman – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional di ajang Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Kepala dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan se-Indonesia Tahun 2025. MAN 4 Sleman sukses meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni: Juara 1 Lomba Business Plan, Juara 2 Lomba Video Sinematik, dan Juara 2 Lomba Best Practice.

Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dan Direktorat Guru & Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, pada 11–13 November 2025 di Grand Hotel Serpong, Tangerang. Mengusung tema “Penguatan Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan sebagai Program Unggulan dalam Menyiapkan Peserta Didik Berkarakter Entrepreneurship”, RAKERNAS menjadi ruang berbagi praktik baik inovasi pembelajaran keterampilan dari madrasah seluruh Indonesia.

Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arief Ma’ruf, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama dua guru keterampilan, Esti Winarni dan Umi Hidayati.  Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian MAN 4 Sleman.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan kerja keras keluarga besar MAN 4 Sleman terus membuahkan hasil. Semoga prestasi ini memotivasi guru dan peserta didik untuk semakin kreatif, mandiri, dan berkarakter wirausaha,” ujarnya Kamis(13/11/2025).

Dalam kategori Best Practice (Praktek Baik), karya pembelajaran yang dipresentasikan oleh Umi Hidayati, meraih Juara 2. Praktik baik tersebut menampilkan penerapan Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran kewirausahaan kelas XII Program Keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) Tahun Pelajaran 2024/2025, yang terbukti efektif menumbuhkan kreativitas dan kemandirian peserta didik.

Pada kategori Business Plan, MAN 4 Sleman meraih Juara 1 melalui karya inovatif berjudul “GO PUFF”, yang digagas oleh dua siswa Sungging Sundari (XI C) dan Asyifa Dewi Pramesti (XI A). “GO PUFF” mengusung ide pengembangan puff pastry berbahan dasar gaplek khas Gunungkidul sebagai bentuk fusion food yaituperpaduan teknik dan bahan kuliner tradisional dengan sentuhan modern.

Inovasi ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal serta membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.

Prestasi lainnya diraih melalui kategori Video Sinematik, di mana tim yang terdiri dari Nevlin Rasio Vandanu (XI E), Sadewo Wahyu A (XII B), dan Aira Maharani Rivana (XI A) berhasil meraih Juara 2. Karya mereka mengangkat tema semangat kreatif dan inovatif generasi madrasah dalam menghadapi tantangan era modern.

Prestasi gemilang ini menegaskan peran MAN 4 Sleman sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan peserta didiknya. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)