Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah Berbah, Ajak Warga Kawal Program Pangan Sleman

Sleman – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Berbah menyelenggarakan pengajian umum dalam rangka semarak Milad Muhammadiyah ke-113. Acara yang dihadiri sekitar seribu jamaah dari enam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Kapanewon Berbah ini berlangsung di Masjid Al Hikmah Krikilan, Tegaltirto, Berbah, pada Minggu (2/11/2025).

Ketua PCM Berbah, Ahmad Muhajir Hanifi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan milad mencakup khitanan massal, pengajian umum, lomba voli putra, paduan suara antar-ranting dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Adapun puncaknya, yaitu jalan sehat yang akan dilaksanakan pada Ahad, 16 November 2025 di lapangan Kadisono, dengan doorprize utama seekor sapi,” ujarnya.

Panewu Berbah, Djaka Sumarsono, AP., ., dalam sambutannya menyampaikan adanya dua program nasional di Kapanewon Berbah yang memerlukan perhatian dan pengawalan warga Muhammadiyah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Ketahanan Pangan (Ketapang).

“Program Ketapang saat ini fokus pada penanaman Kelapa Pandangwangi dan program penanaman padi T1P4K, tanam satu kali panen empat kali,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan Milad 113 Berbah dibuka resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Drs. H. Irfan Haris. Ia mengimbau agar setiap pengajian Muhammadiyah hendaknya diupayakan yang dapat menggembirakan dengan menyertakan seluruh keluarga dan anggota Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) serta Nasiatul ‘Aisyiyah (NA).

Dalam tausiyahnya, dr. H. Ahmad Faesol, ., ., MMR., Direktur PKU Muhammadiyah Gamping, menekankan pentingnya menyadari bahwa manusia adalah makhluk ciptaan terbaik yang harus menjaga amanah, seperti menjaga mata dan mulut untuk kebaikan. Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa menjalin silaturahmi yang dapat memperpanjang umur secara amal ibadah.

Hadir dalam acara tersebut, di samping jajaran PCM, PCA, AMM, dan AUM, juga Panewu Berbah, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. (M.A. Sanusi/KIM Tirto Gumregah Berbah)




Peringati Sumpah Pemuda, Warga Dabag Condongcatur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025, masyarakat Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna RW 27 Dabag, Minggu (2/11/2025), tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta mendeteksi potensi risiko penyakit sejak dini.

Kegiatan ini diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan usia. Layanan kesehatan yang disediakan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tenaga medis profesional dari Fakultas Kedokteran UII Yogyakarta bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS Patklin) Yogyakarta.

Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan Tim Sedekah Sampah Teratai Kuning, Organisasi Kawula Muda (Okamuda) Dabag, serta jajaran pengurus RW 27 Dabag.

Sejak pagi hari, warga terlihat antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tenaga medis memberikan penjelasan singkat mengenai hasilnya, disertai saran dan rekomendasi terkait pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat.

Sekretaris Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Condongcatur, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, pemeriksaan kesehatan gratis memiliki manfaat besar karena memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tanpa biaya.

“Pemeriksaan kesehatan ini ditujukan untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan dan kondisi pra-penyakit sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan sebelum kondisi berkembang menjadi penyakit serius,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi antara lembaga pendidikan, tenaga medis, organisasi masyarakat, dan warga setempat. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala sebagai bentuk penguatan gerakan hidup sehat di tingkat padukuhan.

“Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, semangat Sumpah Pemuda diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)




GP Ansor Sleman Teguhkan Tiga Pilar Pergerakan: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Koherensi

Sleman – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sleman, H.M. Najib Yuliantoro, menegaskan pentingnya memperkuat konsolidasi, kaderisasi, dan kerja sama lintas pihak sebagai kunci soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan sosial di era modern. Pesan itu disampaikan dalam prosesi pelantikan pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kabupaten Sleman yang berlangsung di Pendhapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (1/11/2025).

Dalam sambutannya, H.M. Najib mengatakan bahwa organisasi harus senantiasa memperkuat tiga hal pokok sebagai pilar yang akan menjaga soliditas organisasi. Ketiga pilar tersebut adalah konsolidasi internal, kaderisasi berkelanjutan, dan koherensi atau kerja sama strategis dengan berbagai pihak.

“Tiga aspek ini sebagai pilar yang akan menjaga soliditas organisasi dan memastikan peran Ansor tetap relevan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” jelasnya.

Konsolidasi internal menjadi fondasi utama dalam menjaga kekuatan organisasi, memastikan setiap langkah perjuangan Ansor memiliki arah dan tujuan yang sama untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

Selain itu, kaderisasi disebut sebagai denyut nadi organisasi yang tidak boleh berhenti. GP Ansor harus mampu melahirkan generasi penerus yang memiliki semangat juang, wawasan kebangsaan, dan komitmen sosial yang tinggi. Proses kaderisasi juga mencakup pembentukan karakter dan kesadaran tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Yang tak kalah penting adalah koherensi atau kemampuan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Ansor harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga masyarakat, dan kelompok profesional agar nilai-nilai perjuangan Ansor dapat diterjemahkan dalam bentuk program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

LBH Ansor diharapkan tidak hanya memberikan layanan hukum, namun juga memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keadilan sosial. Melalui peran aktifnya, GP Ansor Sleman ingin hadir sebagai pelindung kaum lemah yang kerap tidak memiliki akses terhadap bantuan hukum, sejalan dengan semangat rahmatan lil ‘alamin yang menjadi landasan perjuangan Ansor. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




Tadarus Al-Qur’an Amalan Dianjurkan di Pagi Hari

Sleman – Jamaah Masjid At-Taqwa Sidoharjo menggelar kegiatan rutin Subuh Ceria pada Ahad (2/11/2025). Kegiatan bulanan ini menghadirkan DR. H. Sugeng Riyanto, dosen Isipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), sebagai penceramah dengan tema “Tadarus Al-Qur’an.”

Dalam kultumnya, H. Sugeng Riyanto menjelaskan bahwa tadarus bukan sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, merenungkan, dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan tadarus di pagi hari sangat dianjurkan.

“Sebelum kita melihat indahnya dunia, akan sangat bagus apabila mata kita diberi pandangan yang pertama, yaitu indahnya ayat-ayat dari Allah subhanahu wa ta’ala,” ujarnya di hadapan jamaah.

Membaca Al-Qur’an dengan tartil, memahami hukum bacaan, serta menggali tafsir ayat-ayat merupakan bagian dari tadarus yang sejati. H. Sugeng mengutip hadits riwayat At-Tirmidzi yang menyebutkan bahwa membaca satu huruf Al-Qur’an akan mendapatkan sepuluh kebaikan.

Lebih lanjut, H. Sugeng menegaskan bahwa tadarus juga menjadi sumber syafaat di hari kiamat serta sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Membaca Al-Qur’an menjadikan hati tenteram, sebagaimana firman Allah dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28: ‘Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram’,” katanya.

Ia menambahkan, sebaik-baiknya bekal menghadap Allah SWT adalah takwa, dan tadarus Al-Qur’an menjadi perwujudan takwa itu sendiri serta bekal untuk pertanggungjawaban di akhirat.

Kegiatan Subuh Ceria diakhiri dengan doa bersama, ramah tamah, periksa kesehatan, serta sarapan bersama para jama’ah. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)




Genjot Wisata Lokal, Pemkal Wedomartani Ajak Guru SD Promosikan Sejarah Candi Gebang

Sleman – Pemerintah Kalurahan Wedomartani menggelar Sarasehan Wisata dengan materi bahasan Edukasi Sejarah dan Nilai Pariwisata Situs Candi Gebang. Sarasehan ini melibatkan pendidik Sekolah Dasar (SD) sebagai peserta dan berlangsung di Komplek Candi Gebang, Sabtu (1/11/2025).

Lurah Wedomartani, Teguh Budiyanto, mengatakan bahwa jumlah pengunjung Situs Candi Gebang saat ini masih relatif sedikit, meskipun lokasinya indah dan nyaman. Melalui sarasehan edukasi pariwisata ini, ia berharap pengetahuan tentang nilai sejarah candi dapat diteruskan kepada peserta didik, dan selanjutnya para siswa diajak berkunjung.

“Kita mulai dari wisatawan lokal yang bersifat edukatif, dengan harapan ke depan kawasan Situs Candi Gebang ramai dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Teguh Budiyanto.

Dalam sarasehan yang juga dihadiri Tim Monev Desa Budaya itu, bertindak sebagai moderator Ketua Desa Mandiri Budaya Mujiburohman. Narasumber yang hadir, Putu Sari dan Aswin, secara paralel menyampaikan sisi sejarah, filosofi bangunan purbakala, dan prospek peningkatan nilai ekonomi sebagai dampak meningkatnya jumlah kunjungan wisata.

Sebelum sarasehan, peserta diajak berkeliling komplek selama kurang lebih 30 menit sembari menerima penjelasan dari Aswin, dan usai sarasehan peserta diajak menyaksikan video tentang Candi Gebang. (Tri Joko S/KIM Kalasan)