TP PKK Kalurahan Margorejo Gelar Pembinaan Etika Berbusana, Dorong Kepribadian Kader yang Tepat

Sleman – Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, menggelar kegiatan pembinaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Balai Pertemuan Kalurahan Margorejo pada Sabtu (1/11/2025). Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan wawasan para kader mengenai etika serta cara berbusana yang sesuai dengan situasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kalurahan Margorejo Maryana Abdul Azis, Sekretaris TP PKK Etika Devi, serta perwakilan dari seluruh Pokja TP PKK. Narasumber utama adalah Herlinda Desi Anggraini, , seorang instruktur pengembangan kepribadian dan etika berpenampilan.
Herlinda menekankan pentingnya kesesuaian antara busana, situasi, dan etika sebagai cerminan kepribadian seseorang. Ia menyampaikan bahwa prinsip utama dalam berbusana adalah “Hormati Busana.”
“Dengan menghormati busana, artinya kita menghormati diri sendiri dan orang lain. Itulah esensi dari etika berpakaian,” terang Herlinda.
Ia juga memberikan contoh praktis penyesuaian gaya berpakaian untuk kegiatan formal, nonformal, dan sosial kemasyarakatan.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kalurahan Margorejo Maryana Abdul Azis menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta.
“Semoga ilmu yang disampaikan Ibu Herlinda bisa menjadi bekal dalam menjalankan peran kita di masyarakat, agar selalu tampil percaya diri, santun, dan beretika sesuai dengan nilai-nilai PKK,” ujarnya.
Maryana menambahkan, melalui kegiatan ini, TP PKK Kalurahan Margorejo berharap para kader semakin memahami pentingnya penampilan yang selaras dengan nilai-nilai moral, etika, dan budaya lokal, sehingga mampu menjadi contoh positif di masyarakat.
Etika Devi, Sekretaris TP PKK, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bermanfaat untuk memperkuat solidaritas dan meningkatkan kepercayaan diri kader dalam berinteraksi di berbagai situasi sosial. “Kegiatan ini bukan hanya tentang berpenampilan, tetapi juga tentang bagaimana kita menampilkan kepribadian yang beretika dan menjadi teladan di masyarakat,” tuturnya. (sbd/kim tempel)



