Kapolsek Ngaglik Sleman Raih Riyanto Award, Teguhkan Semangat Toleransi dan Keamanan Bangsa

Sleman — Semangat persatuan, toleransi, dan kemanusiaan kembali bergema dari Bumi Nusantara. Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto menerima Anugerah Riyanto Award kategori Menjaga Keamanan dan Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dalam rangkaian Apel Akbar Banser, yang digelar di Halaman Masjid Syarif Abdurrahman, Komplek Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025).
Apel nasional yang sarat nilai kebangsaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai simbol kuat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penganugerahan Riyanto Award diserahkan oleh Purnawirawan Jenderal TNI Dudung Abdurachman, bersama Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharudin, serta diberikan secara langsung oleh ayah almarhum Riyanto, sosok Banser pahlawan kemanusiaan.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian kiprah dan konsistensi AKP Yuliyanto dalam merawat kebinekaan dan keamanan sosial. Sepanjang tahun lalu. Ia dinilai berhasil menghadirkan tujuh figur pemuda lintas agama untuk terlibat aktif dalam dialog kebangsaan dan penguatan toleransi di wilayah Ngaglik.
Selain itu, AKP Yuliyanto secara intens menjalin komunikasi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta membangun sinergi kuat bersama Banser dalam pengamanan berbagai kegiatan keagamaan maupun aksi-aksi kemanusiaan. Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, aman, dan penuh rasa saling menghormati.
Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan amanah besar sekaligus motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh jajaran Polsek Ngaglik dan masyarakat yang selama ini bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta merawat kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.
“Semangat Banser Riyanto menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemanusiaan dan persaudaraan harus selalu berada di atas segala perbedaan,” sambung AKP Yuliyanto.
Nama Riyanto Award diabadikan untuk mengenang Banser Riyanto, pahlawan toleransi yang gugur saat menyelamatkan jemaat gereja yang tengah merayakan natal dari ancaman bom. Dengan keberanian luar biasa, almarhum membawa bom keluar dari area ibadah hingga akhirnya meledak dalam pelukannya demi menyelamatkan banyak nyawa.
Penganugerahan ini tidak hanya menjadi penghormatan atas dedikasi seorang aparat negara. Tetapi juga menjadi pesan moral bagi seluruh anak bangsa bahwa keamanan, toleransi, dan kemanusiaan adalah pilar utama Indonesia yang damai, rukun, dan bermartabat. (ESK – KIM DSN)



