Hendi Endarno Terpilih Jadi Dukuh Kranggan 1 Melalui Seleksi Ketat di Jogotirto

Sleman – Proses pengisian jabatan pamong desa untuk posisi Dukuh Kranggan 1, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, akhirnya mencapai puncaknya. Ujian seleksi yang digelar secara maraton pada Senin, 22 Desember 2025 di Kompleks Perkantoran Kalurahan Jogotirto tersebut berhasil menetapkan satu nama terpilih melalui serangkaian tes akademik hingga keterampilan praktis.
Lurah Jogotirto, Mitha Mayasari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim penguji dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang telah mengawal proses transparansi seleksi ini. Ia menekankan bahwa jabatan dukuh memiliki peran krusial sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah kalurahan dengan warga di tingkat padukuhan. Mitha berharap figur yang terpilih benar-benar mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan dukungan selama proses seleksi berlangsung.
“Semoga dengan terpilihnya dukuh yang baru akan membawa keadaan Kranggan 1 menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Siapa pun yang terpilih merupakan putra terbaik yang diharapkan mampu menjadi pelayan masyarakat yang cekatan dan inovatif,” ujar Mitha Mayasari saat memberikan sambutan pembukaan.
Perwakilan tim juri dari UNY, Yudik Prasetyo, mengungkapkan bahwa jalannya ujian berlangsung lancar dengan semangat kompetisi yang sehat dari para peserta. Tim akademisi melakukan penilaian secara objektif dengan parameter yang ketat untuk menjaring pemimpin yang memiliki integritas dan kecakapan intelektual. Menurutnya, antusiasme para peserta memudahkan tim juri dalam memotret potensi kepemimpinan masing-masing calon secara mendalam.
“Harapannya dengan kegiatan ujian seleksi yang dilaksanakan secara profesional ini, Kalurahan Jogotirto akan mendapatkan seorang pemimpin yang sesuai dengan harapan warga. Kami berterima kasih atas kepercayaan panitia yang telah memberikan amanah kepada kami untuk melakukan tahapan seleksi ini,” ungkap Yudik Prasetyo.
Ketua Panitia Pemilihan Pamong sekaligus Ulu-ulu Kalurahan Jogotirto, Maryadi, menjelaskan bahwa rangkaian panjang pengisian lowongan jabatan ini sebenarnya sudah dimulai sejak Oktober 2025. Proses penjaringan menghasilkan tiga kandidat utama yang dinyatakan lolos administrasi, yakni Evanur Julian, Hendi Endarno, dan Rais Atmoko. Ketiganya wajib menempuh ujian yang meliputi tes akademik, wawancara mendalam, psikologi, kemampuan berpidato, hingga uji keterampilan pengoperasian komputer.
Berdasarkan hasil rekapitulasi nilai akhir dari tim penguji, Hendi Endarno keluar sebagai pemenang setelah meraih nilai tertinggi sebesar 83,93 poin. Maryadi menegaskan bahwa hasil ini sudah final secara perhitungan teknis, meskipun panitia masih memberikan masa sanggah selama satu hari kerja bagi pihak-pihak yang mungkin memiliki keberatan terhadap proses yang telah dijalankan.
“Pada seleksi yang sudah berlangsung maraton dari pagi hingga siang ini, Hendi Endarno mendapatkan nilai terbaik dengan total 83,93. Dengan demikian, Padukuhan Kranggan 1 kini sudah memiliki calon dukuh baru yang siap dilantik. Panitia tetap menjalankan prosedur dengan memberikan waktu satu hari jika ada yang ingin mengajukan keberatan secara resmi,” pungkas Maryadi.
Terpilihnya Hendi Endarno sebagai calon Dukuh Kranggan 1 diharapkan dapat segera diikuti dengan proses pelantikan agar pelayanan administrasi dan pembangunan di wilayah tersebut dapat berjalan optimal. Warga Kranggan 1 kini menanti gebrakan baru dari pemimpin muda mereka untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat. (Kusnadi/KIM Berbah)



