Lurah Condongcatur Hadiri HUT ke-42 BKOW DIY di Embung Tambakboyo

Sleman – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahunnya ke-42, Badan Kontak Organisasi Wanita (BKOW) DIY menggelar acara di Pendopo Yastroki Komplek Embung Tambakboyo, Condongcatur, Depok pada Rabu (17/12/2025).
Dalam HUT ke-42 BKOW DIY ini ini dilaksnakan berbagai kegiatan salah satunya bakti sosial berupa penyaluran paket sembako yang diberikan secara langsung kepada tiga kelompok sasaran utama, yaitu para pedagang di sekitar area Embung Tambakboyo, pengemudi ojek online wanita, dan warga kurang mampu yang tinggal di lingkungan sekitar Embung Tambakboyo.
Ketua Umum BKOW DIY, Siti Azizah menyampaikan tema peringatan Hari Ulang tahun ke-42 BKOW DIY ini adalah ‘Perempuan Peduli Alam, Terjaga, Hidup Lebih Bermakna’.
“Ada beberapa Kegiatan HUT BKOW DIY ini yaitu senam dan bazar, pelatihan dan demo memasak bersama Chef Pur dan Tim Kecap Gandaria, serta bakti sosial yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16 -sampai dengan 17 Desember 2025. Pada puncak acara pagi ini ada penampilan angklung dari BKOW DIY dan pembagian doorprize,” jelasnya.
Azizah menambahkan, BKOW DIY adalah organisasi yang beranggotakan organisasi-organisasi wanita di Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertujuan untuk meningkatkan peran dan kontribusi wanita dalam pembangunan daerah. Kemduian meningkatkan kesadaran dan partisipasi wanita dalam kegiatan sosial, ekonomi, dan politik serta meningkatkan kerjasama dan koordinasi antara organisasi-organisasi wanita di DIY.
“Sedangkan program kerja BKOW DIY adalah pendidikan dan pelatihan wanita, kesehatan dan kesejahteraan keluarga, ekonomi dan kewirausahaan wanita dan sosial dan kemasyarakatan,” tandasnya.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji yang diundang pada Puncak HUT BKOW DIY menyampaikan apresiasi atas kiprah Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) DIY dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 BKOW DIY.
Dalam sambutannya, Reno menilai BKOW DIY telah konsisten berperan strategis dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, kepedulian lansia, pengembangan ekonomi perempuan, hingga perhatian terhadap driver ojek online perempuan.
“Di bawah kepemimpinan Ketua Umum BKOW DIY, Siti Azizah, BKOW dinilai berhasil menjadi wadah gerakan perempuan yang mandiri, sehat, produktif, dan berdaya saing di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Lurah Condongcatur mengajak BKOW DIY untuk menjalin kolaborasi nyata dalam pengembangan kawasan Embung Tambakboyo. Pemerintah Kalurahan Condongcatur memiliki visi menjadikan kawasan tersebut tidak hanya sebagai fungsi konservasi air, tetapi juga sebagai ruang publik yang bersih, asri, dan pusat ekonomi kerakyatan yang berkualitas.
“Kolaborasi yang ditawarkan meliputi edukasi kepedulian lingkungan bagi masyarakat dan pengunjung, serta pendampingan penataan UMKM sehat di sekitar Embung Tambakboyo, baik dari sisi higienitas produk, manajemen usaha, maupun kelestarian lingkungan,” tutupnya.
Reno pun berharap peringatan HUT ke-42 BKOW DIY menjadi momentum awal penguatan sinergi antara BKOW DIY dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Wasana / KIM Depok)



