HIPMI Sleman Gelar Rabu Berhipmi, Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda dan Bedah Potensi Kerja Sama dengan PLN Indonesia

Sleman — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan rutin Sharing Business Rabu Berhipmi, pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan kali ini berlangsung di Kopi Mas Agus Gentan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Lokasi ini sekaligus merupakan kedai milik salah satu anggota HIPMI atau yang biasa kita sapa mas Akbar.

Sebanyak 30 pengusaha muda Kabupaten Sleman turut hadir, bersama perwakilan dari HIPMI PT UIN Sunan Kalijaga, HIPMI PT AMIKOM, HIPMI PT UAD, dan HIPMI PT UNISA. Kegiatan ini digelar setiap hari Rabu dengan lokasi yang berpindah-pindah sebagai bentuk dukungan terhadap usaha anggota sekaligus memperkenalkan bisnis masing-masing.

Ketua Umum BPC HIPMI Sleman, Haryo Arief Primanto mengapresiasi dibukanya Kopi Mas Agus Gentan dan semangat para anggota dalam mengikuti kegiatan ini.

“Selamat dan sukses atas dibukanya Kopi Mas Agus Gentan ini. Kegiatan positif seperti ini harus terus didukung. Pada kesempatan ini kami juga memaparkan potensi kerja sama dengan PLN Indonesia. Di mana HIPMI DIY dan Jateng telah menandatangani kerja sama. Harapannya, para anggota, khususnya HIPMI Sleman, bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan PLN,” ungkapnya.

Haryo menambahkan bahwa HIPMI Sleman ke depan akan terus membedah potensi besar yang ada di Kabupaten Sleman maupun wilayah sekitarnya. Memberikan ruang bagi pengusaha muda untuk berkembang secara profesional menjadi bagian penting dari misi organisasi.

Kegiatan Rabu Berhipmi diharapkan terus menjadi motor penggerak sinergi, inovasi, dan kolaborasi, sekaligus memperkuat kontribusi HIPMI dalam memajukan perekonomian daerah. (Ilham Agus /KIM Seyegan)




PP Al-Falahiyyah Mlangi Luncurkan Website Sebagai Langkah Strategis Transformasi Digital di Usia ke-52

Sleman – Bertempat di aula utama Pondok Pesantren Al-Falahiyyah Mlangi, Gamping, Sleman, H. Abdul Halim Muslih secara resmi meluncurkan website resmi pondok pesantren yang telah berusia setengah abad ini. Peluncuran dilakukan di tengah-tengah perhelatan Haflah At-Tasyakur Lil Ikhtitam ke-52, Rabu (3/12/2025) sekaligus menjadi hadiah istimewa bagi keluarga besar pondok yang diasuh oleh KH. Rifqi Aziz Ma’shum.

Website merupakan hasil kolaborasi yang bagus antara Pengurus Pondok Pesantren Al-Falahiyyah dengan komunitas Moragister Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Proyek ini digarap secara intensif oleh tim developer muda Moragister di bawah arahan pengurus pesantren.

Prosesi peluncuran website ditandai dengan penempelan telapak tangan H. Abdul Halim Muslih pada layar monitor disaksikan KH. Rifqi Aziz Ma’shum selaku Ketua Yayasan Al-Falahiyyah Mlangi, KH. Dr. M. Tamyiz Mukharrom (Ketua Yayasan Nur Iman Mlangi), KH. Abdullah Kafabihi Mahrus (Pengasuh PP Lirboyo Kediri), KH. Achmad Chalwani Nawawi (Pengasuh PP An-Nawawi Purworejo), KH. Muhammad Yusuf Chudlori (Pengasuh PP Asrama Perguruan Islam Tegalrejo Magelang), serta KH. Ahmad Fauzi selaku Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, H. Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya website pesantren Al-Falahiyyah Mlangi. Hal ini menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya kokoh dalam tradisi keilmuan, namun juga tanggap terhadap perkembangan teknologi.

“Ini adalah langkah visioner sebagai bentuk dakwah digital yang sangat masif dan patut diapresiasi,” tandasnya.

Ia berharap, website tersebut dapat digunakan sebagai sarana dakwah dan penyebaran ilmu yang luas seperti khutbah, tausiyah kultum, maupun kajian kitab yang bisa diakses oleh umat Islam di seluruh dunia.

Selain itu, website menjadi kartu identitas resmi yang menegaskan bahwa Pondok Pesantren Al-Falahiyyah Mlangi dengan Nomor Statistik Pondok Pesantren adalah institusi yang kredibel, profesional, dan tetap eksis di era digital. Sekaligus mempermudah calon santri dan orang tua untuk mempelajari profil pondok, fasilitas, sistem pengajaran, dan testimoni alumni sebelum memutuskan mengirim anaknya ke Al-Falahiyyah.

Sementara Ketua Komunitas Moragister, Abdul Chalim Ibnu Umar menyatakan rasa bangganya bisa berkontribusi untuk pondok yang telah melahirkan ribuan ulama dan intelektual Muslim. Website tersebut ia dedikasikan sebagai wujud bakti generasi muda kepada para pendahulu.

“Inisiatif ini merupakan bentuk nyata kontribusi para santri pasca sarjana dalam mendorong transformasi digital di dunia pesantren,” ucapnya.

Menurutnya, pembuatan website ini menjadi bagian dari program Mora Berdampak yang mengusung tema Pesantren Terkoneksi, Santri Berkontribusi yang dirancang untuk membantu pondok-pondok pesantren yang belum memiliki website agar lebih mudah terkoneksi secara digital. Moragister UIN Sunan Kalijaga sebagai penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi bersedia berpartisipasi aktif dalam pengembangan pesantren, khususnya dalam ranah informasi digital. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)




Penyaluran BLT Terakhir 2025, Caturtunggal Salurkan Rp 900 Ribu untuk 100 KPM

Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk bulan ke-10, 11, dan 12, pada Rabu (3/12/2025) di Pendopo Puspadenta Kalurahan Caturtunggal. Kegiatan ini sekaligus menjadi penyaluran BLT terakhir di tahun 2025.

Acara berlangsung dengan tertib dan dipantau langsung oleh pemerintah kalurahan bersama perwakilan BPKal, Babinkamtibmas, dan Bhabinsa. Kehadiran berbagai unsur ini memastikan proses penyaluran berjalan aman, transparan, dan sesuai ketentuan.

Sebanyak 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan pada tahap ini. Masing-masing keluarga mendapatkan , yang merupakan akumulasi BLT Dana Desa untuk tiga bulan terakhir.

Seluruh KPM hadir dan menerima bantuan secara langsung, dan proses penyaluran berlangsung tanpa kendala.

Kamituwa Caturtunggal, Kirwanto menyampaikan bahwa penyaluran BLT ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kalurahan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

 “Penyaluran hari ini menandai penerimaan BLT Dana Desa terakhir di tahun 2025. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan pokok keluarga penerima di akhir tahun, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan penyaluran tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah kalurahan, lembaga kemasyarakatan, serta aparat keamanan yang selalu hadir mendukung setiap pelaksanaan program.

Dengan tersalurnya BLT bulan ke-10 hingga 12, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal secara resmi menutup rangkaian penyaluran BLT Dana Desa tahun 2025. Program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan berkelanjutan. (oktaviana/ KIMDepok)




Padukuhan Semingin Berkomitmen Berdayakan Masyarakat

Sleman – Dukuh Semingin, Edy Saputra berkomitmen majukan masyarakatnya. Sejak dilantik pada 30 Desember 2024, ia melakukan sejumlah gebrakan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warganya.  

Salah satunya, ia berkolaborasi dengan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta, di antaranya Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gajah Mada (UGM), dan Universitas Islam (UIN) Yogyakarta.

Edy menuturkan bentuk kerja sama yang dilakukan dengan UPY adalah pelatihan pemanfaatan limbah anorganik minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi bernilai ekomomis.

“Dalam kegiatan tersebut warga kami diajarkan cara membuat lilin belahan minyak jelantah,” tutur Edy di rumahnya, Rabu (3/12/3025).

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan UNY adalah mahasiswa mengajari pemuda untuk menjadi kreator dengan memanfaatkan media.

“Dari sinilah kami berikan peluang generasi muda untuk berkreasi menggunakan media,” tandasnya.

Sedangkan kerja sama dengan UGM khususnya prodi kesehatan adalah pemantauan kesehatan lansia dan balita. Selanjutnya bentuk kerja sama dengan UIN berupa pemberdayaan generasi muda dalam bidang dakwah.

“Kami tetap berusaha menggandeng perguruan tinggi untuk pemberdayaan warga, baik bidang pertanian, usaha, dan prndidikan,” pungkas Edy. (Giek / KIM Moyudan)




Al-Mukhtar Seyegan Sabet Juara 1 Festival Hadroh Ishari NU Sleman 2025

Sleman – Grup Hadroh Al-Mukhtar yang berbasis di Seyegan berhasil menorehkan prestasi puncak dalam kancah seni Islam lokal dengan meraih Juara 1 pada Festival Hadroh Ishari NU (Ikatan Seni Hadroh Indonesia Nahdlatul Ulama) Kabupaten Sleman 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di lingkungan khidmat Pondok Pesantren Al-Falahiyyah, Mlangi, Sleman, Rabu (4/12/2025).

Kemenangan ini menempatkan Al-Mukhtar sebagai representasi terbaik dari kesenian hadroh di Sleman, mengungguli belasan grup hadroh lainnya yang turut berpartisipasi dalam ajang tahunan yang menjadi barometer kualitas shalawat dan seni hadroh di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Festival Hadroh Ishari NU Kabupaten Sleman 2025 bertepatan dengan Haflah At-Tasyakur Lil Ikhtitam ke-52 Pondok Pesantren Al-Falahiyyah Mlangi, Haul ke-29 Al-Maghfurlah KH. R. Zamruddin dan Haul ke-3 Kyai Misbahussudur dikenal memiliki kriteria penilaian yang sangat ketat, mencakup aspek fashahah (kejelasan pelafalan Arab), vokalitas, harmoni musikal, dinamika instrumen (terutama terbang/rebana), hingga penampilan panggung dan interpretasi spiritual.

Menurut Fajar Ahmad Miftah sebagai salah satu juri dalam sesi final yang berlangsung khidmat sejak siang hingga malam hari, penampilan Grup Al-Mukhtar dari Kapanewon Seyegan dinilai dewan juri telah mencapai keseimbangan sempurna antara teknik musikal dan penghayatan spiritual.

“Mereka membawakan komposisi shalawat dengan aransemen yang dinamis, sekaligus menunjukkan kemahiran dalam transisi irama cepat dan lambat, serta harmonisasi vokal yang solid,” lanjutnya.

Usai bersidang, dewan juri yang terdiri dari Fajar Ahmad Miftah (Magelang), Muhammad Arif (Magelang), dan Sugioto (Sleman) memutuskan grup hadroh Al Mukhtar Seyegan yang memiliki nilai 90,5 sebagai Juara I.  Disusul Zidan Al Barkah Godean (90,1) sebagai Juara II, Daarul Hidayah Sleman (81,5) Juara III, Hidayatul Muttaqien Tempel (75,8) Juara Harapan I, serta Dewi Masyithoh Kalasan (72,6) sebagai Juara Harapan II. Seluruh pemenang kejuaraan mendapatkan Trophy, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.

“Secara teknis, kami menilai tiga hal yakni vokal, musik, dan penampilan. Vokal harus jelas dan kena tajwidnya. Musik, terutama kendang, harus solid dan menjadi pemersatu. Serta penampilan harus rapi dan mendukung tema,” jelas Fajar.

Bagi Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman, kemenangan Al-Mukhtar ini menjadi penanda vitalitas kesenian Islam tradisional di kalangan generasi muda. Festival Hadroh Ishari NU merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah melalui seni.

Kehadiran hadroh modern seperti Al-Mukhtar adalah bukti bahwa seni dakwah terus berinovasi dan relevan dengan generasi muda yang memiliki kecintaan mendalam terhadap shalawat. Harapannya, capaian grup hadroh Al-Mukhtar Seyegan menjadi inspirasi bagi grup-grup hadroh muda lainnya untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni sholawat di seluruh penjuru Sleman. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)