Campus Boys UGM Kolaborasi SAH Banyu Bening Hijaukan Lereng Merapi

Sleman – Komunitas Campus Boys Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Sekolah Air Hujan (SAH) Banyu Bening Sleman menggelar aksi penghijauan dengan menanam 200 bibit pohon Tabebuya. Kegiatan yang berlangsung di sepanjang jalan Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, pada Senin (1/12/2025), merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-9 Campus Boys UGM.
Acara ini mengusung tema “Menanam Harapan, Merawat Rasa Syukur di Kaki Merapi.” Penanaman ratusan bibit Tabebuya tersebut menjadi manifestasi konkret dari semangat yang diusung dalam perayaan sembilan tahun perjalanan komunitas ini, yang merupakan bagian dari supporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS). Tema tersebut diwujudkan melalui kontribusi langsung kepada lingkungan dan masyarakat.
Perwakilan Campus Boys UGM, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya sesuai slogan komunitas mereka “No Leader Just Together,” menyatakan, “Kami ingin menunjukkan bahwa rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun Campus Boys UGM tidak hanya dirayakan dalam lingkup internal komunitas. Lebih dari itu, kami ingin memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.”
Pemilihan SAH Banyu Bening Sleman sebagai mitra dalam kegiatan ini sejalan dengan visi keberlanjutan. Lembaga tersebut dikenal aktif dalam gerakan konservasi air dan lingkungan, visi yang ingin dibangun oleh komunitas supporter PSS Sleman yang anggotanya merupakan mahasiswa UGM ini.
Sementara itu, Kamaludin selaku Kepala Sekolah Air Hujan Banyu Bening Sleman mengapresiasi komunitas Campus Boys UGM yang telah memilih lembaganya sebagai mitra dalam kegiatan yang sangat bermakna ini. Menurutnya, tema yang diusung selaras dengan visi sekolah bahwa rasa syukur tidak cukup diucapkan, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Kalian membuktikan bahwa anak muda hari ini tidak hanya jago di bidang akademik, namun juga jago menanam harapan untuk generasi mendatang,” ucap Kamaludin bersemangat. Ia berharap, 200 bibit Tabebuya yang ditanam tumbuh menjadi pohon-pohon yang kokoh, berbunga indah, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan dan masyarakat di lereng Merapi.
Aksi reboisasi ini juga didukung oleh Lurah Umbulharjo, Danang Sulistya Haryana, yang turun langsung melakukan penanaman bersama 50 volunteer. Ia mengapresiasi peran mahasiswa UGM dan relawan Banyu Bening dalam menjembatani kegiatan ini, karena edukasi tentang konservasi air dan lingkungan sangat relevan dengan kondisi di wilayahnya.
Pemerintah Kalurahan Umbulharjo berkomitmen untuk merawat dan menjaga setiap bibit yang ditanam dengan melibatkan satlinmas, karang taruna, dan warga sekitar agar pohon-pohon Tabebuya tersebut tumbuh dengan baik dan memberi manfaat ekologis.
“Mari kita jaga pohon-pohon ini bersama-sama, seperti kita menjaga mimpi dan masa depan kita,” ajak Danang di hadapan warganya. (Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)



