IMM Fishum UIN Sunan Kalijaga Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Aktualisasi Gerakan Intelektual

Sleman – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sleman secara resmi melantik Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (IMM Fishum) UIN Sunan Kalijaga. Acara pelantikan dilaksanakan di Aula PWM DIY, Minggu (30/11/2025).

Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya periode kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menghadirkan gerakan intelektual dan sosial yang lebih terarah, adaptif, dan relevan dengan tantangan kampus serta dinamika masyarakat.

Ketua Umum PC IMM Sleman, Muhammad Arif Rahman Setiadin, dalam amanatnya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperbarui komitmen ideologis dan menguatkan konsistensi gerakan. Ia menyampaikan bahwa IMM sebagai organisasi kader harus hadir dengan kesadaran penuh terhadap tanggung jawab moral, keilmuan, dan sosial.

“IMM harus siap mewujudkan aktualisasi gerakan. Bukan berhenti pada retorika, tetapi mampu menghadirkan kerja nyata yang mengakar di ruang akademik dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas kader, mulai dari kemampuan membaca persoalan publik, sensitivitas sosial, hingga kecakapan literasi digital serta kepemimpinan kolaboratif. Menurutnya, IMM Fishum harus menjadi laboratorium kepemimpinan yang solid, visioner, dan responsif terhadap isu-isu kemanusiaan, kebangsaan, dan perkembangan ilmu sosial humaniora.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, disertai pembacaan ikrar dan penandatanganan komitmen kerja organisasi. Ketua IMM Fishum terlantik, Shafira Salsabila, menyampaikan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk membangun budaya gerakan yang berkelanjutan, terukur, dan inklusif.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memperkuat kaderisasi berbasis kompetensi, memperluas program literasi dan riset, serta meningkatkan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung.

Melalui pelantikan ini, Shafira berharap IMM Fishum dapat menjadi pusat pembinaan kader yang kompeten, berkarakter, dan konsisten menggerakkan nilai-nilai kemanusiaan. “Dengan orientasi gerakan yang lebih aktual, kolaboratif, dan berbasis data, IMM Fishum diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sleman maupun ranah publik yang lebih luas,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)




Kuatkan Karakter, IMM Fishum UIN Sunan Kalijaga Gelar Stadium Generale

Sleman – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga menggelar Stadium Generale dalam rangka pelantikan pengurus periode 2025/2026. Kegiatan yang bertempat di Aula PWM DIY, Minggu (30/11/2025), ini bertujuan membekali pengurus baru dengan orientasi nilai dan kesiapan kepemimpinan organisasi.

Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Benni Setiawan, menjadi pemateri utama dengan fokus pada penguatan karakter kader. Dalam paparannya, Benni menekankan pentingnya tiga karakter utama kader IMM, yaitu handal, humble (rendah hati), dan humanis.

Ia menjelaskan bahwa kader handal adalah kader yang memiliki komitmen kuat dan kesungguhan dalam menjalankan peran. “Kader handal menunjukkan keteguhan sikap dan semangat berkarya. Komitmen menjadi dasar yang menggerakkan nalar, pikir, dan hati,” ujarnya.

Benni juga menekankan bahwa sikap humble merupakan bagian dari akhlak dasar yang harus melekat pada kader. Ia mencontohkan keteladanan Rasulullah dalam membangun karakter kepemimpinan yang sederhana, sabar, dan tidak membalas keburukan dengan keburukan. “Kerendahan hati adalah kekuatan moral yang menjaga kejernihan niat dalam berorganisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nilai humanis merupakan puncak dari penghayatan sikap kader. Humanisme dimaknai sebagai kemampuan memanusiakan manusia dan mengangkat martabat insan muda. “Humanis adalah buah dari kehandalan dan kerendahan hati. Ketiganya merupakan satu kesatuan karakter yang tidak dapat dipisahkan,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh kader dan pengurus IMM Fishum yang baru dilantik. Materi yang disampaikan menjadi bagian dari rangkaian pembinaan awal untuk memperkuat kapasitas intelektual dan moral kader.

Di akhir kegiatan, Benni berharap karakter handal, humble, dan humanis dapat menjadi pedoman kader IMM dalam menjalankan tugas organisasi. “Karakter ini dibutuhkan untuk memperkuat peran IMM dalam menghadapi tantangan keumatan dan kebangsaan,” tutupnya. (Athiful/KIM Depok)




Sambut HUT Ke-79, UPPKA 17 Condongcatur Matangkan Persiapan Expo UMKM

Sleman – Kelompok UPPKA 17 (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) Kalurahan Condongcatur menggelar pertemuan rutin pada Senin pagi (1/12/2025), bertempat di Warung Pecel Bu Roes. Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi sekaligus evaluasi bagi para anggota dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi keluarga di wilayah Condongcatur.

Suasana pertemuan berlangsung hangat. Para anggota aktif berdiskusi mengenai perkembangan usaha masing-masing, tantangan yang dihadapi, serta peluang kerja sama antarpelaku UMKM di lingkungan UPPKA 17. Selain agenda rutin, fokus utama pertemuan kali ini adalah membahas persiapan Expo UMKM yang akan menjadi bagian penting dari rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-79 Kalurahan Condongcatur.

Expo UMKM tersebut rencananya akan dilaksanakan pada 12 hingga 14 Desember 2025 di Halaman Kalurahan Condongcatur. Acara ini akan diramaikan bazar produk unggulan UMKM, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif masyarakat Condongcatur. UPPKA 17 menjadi salah satu kelompok yang turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam pembahasan, anggota UPPKA 17 menyoroti beberapa hal penting seperti pembagian tugas untuk penjagaan stand, penataan produk agar lebih menarik, kesiapan peralatan display, hingga strategi promosi di media sosial komunitas. Para anggota juga berbagi ide untuk menampilkan produk khas UPPKA 17 yang diharapkan mampu menarik pengunjung dan memperluas pasar.

“Kita persiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin agar acara Expo UMKM nanti berjalan lancar dan benar-benar memberi manfaat bagi para pelaku usaha,” ungkap Suhartini, salah satu anggota UPPKA 17. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang pameran, tetapi juga kesempatan memperkuat jejaring antar-UMKM dan memperkenalkan usaha lokal kepada masyarakat luas.

Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk saling mendukung dan berkomitmen menyukseskan kegiatan Expo UMKM sebagai bentuk kontribusi nyata UPPKA 17 dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga dan penguatan UMKM di wilayah Condongcatur. (Tri Suhartati/KIM Depok)




Website GP Ansor Sleman Jadi Fondasi Kesiapan Badan Siber Ansor DIY

Sleman – Inisiasi pembentukan Badan Siber Ansor tingkat wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan deklarasi kesiapan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam menghadapi tantangan zaman. Namun, efektivitas badan strategis di tingkat provinsi ini sangat bergantung pada kekuatan dan kesiapan unit-unit taktis di garda depan, di mana Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sleman memegang peranan krusial.

Untuk memastikan seluruh unit organisasi siap menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan informasi dan kualitas ruang digital publik, Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor DIY mengadakan pelatihan pembuatan website bagi Pengurus Bidang Teknologi Informasi dan Media Digital. Pelatihan ini berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Jalan Kusumanegara 133 Yogyakarta, pada Minggu (30/11/2025).

Pembuatan website GP Ansor Kabupaten Sleman dipandu oleh Gray Zein Syah Putra, Wakil Sekretaris Bidang Transformasi Teknologi dan Layanan Informasi Teknologi PW GP Ansor DIY. Ia menjelaskan pentingnya proses pembuatan dan tata kelola informasi digital, mulai dari struktur konten, standar editorial, konsistensi visual, hingga optimasi aksesibilitas bagi pengguna.

Gray menjelaskan bahwa dalam sebuah website berbasis WordPress terdapat beberapa peran pengguna (Role), yaitu Administrator, Editor, Author, dan Contributor, yang masing-masing memiliki tugas dan wewenang berbeda.

Administrator memiliki peran tertinggi, dapat mengatur semua hal, termasuk install plugin, mengganti tema, menambah atau menghapus pengguna (user), hingga mengontrol seluruh konten. Sementara Editor bertugas mengelola semua konten, baik yang dibuat sendiri maupun orang lain, serta berwenang untuk membuat, mengubah, mempublikasikan, dan menghapus postingan serta halaman di website.

Seorang Author hanya bisa membuat, mengedit, dan mempublikasikan postingan mereka sendiri, sehingga tidak bisa mengatur postingan orang lain. Adapun Contributor berfungsi untuk menulis dan mengedit draft postingan, namun tidak bisa mempublikasikan.

Tak kalah penting, Gray juga membahas pengelolaan konten website yang meliputi Post, Category, Page, dan Media. Post adalah konten yang terus diperbarui dan biasanya muncul dalam bentuk artikel atau berita di halaman blog yang cocok untuk memuat info terbaru, artikel rutin, pengumuman, dan berita kegiatan. Sedangkan Category adalah pengelompokan untuk Post. Fungsinya agar artikel yang banyak bisa dibagi ke dalam tema tertentu, sehingga pengunjung lebih mudah menemukan konten yang mereka cari, seperti kegiatan, berita, edukasi, dan tips.

Selanjutnya, Page merupakan halaman statis atau halaman yang tidak sering diubah dan tidak tampil berdasarkan tanggal seperti Post. Biasanya berisi profil organisasi, kontak, program, Visi Misi, FAQ, dan Layanan. Terakhir, halaman Media adalah tempat menyimpan semua file seperti gambar, video, PDF, dan audio yang digunakan di website.

Pasc pelatihan ini, Wakil Ketua Bidang Transformasi dan Layanan Informasi Teknologi Pimpinan Wilayah Ansor DIY, Ulul Albab, berharap seluruh kader menyiapkan diri menuju pembentukan Badan Siber Ansor DIY. Pihaknya menegaskan komitmen untuk meningkatkan literasi digital kader dan masyarakat, mengembangkan cyber influence yang sehat dan informatif, mendorong transformasi teknologi di lingkungan organisasi berbasis Artificial Intelligence (AI), serta memperkuat keamanan siber untuk menghadapi ancaman digital.

“Pembentukan Badan Siber Ansor DIY menjadi agenda prioritas untuk memastikan seluruh unit organisasi siap menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan informasi dan kualitas ruang digital publik,” tegas Ulul.

(Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)




800 Pecinta Burung Kicau DIY-Jateng Meriahkan Festival Kajari Sleman Cup 2025

Sleman — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman, Bambang Yunianto, menginisiasi festival dan lomba burung kicau bertajuk Kajari Sleman Cup tahun 2025 pada Minggu (30/11) di lapangan Pemda Sleman. Event tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya.

Bambang menyebutkan kegiatan ini diadakan sebagai ajang silaturahmi serta berbagi pengalaman para pecinta burung kicau dari wilayah DIY dan sekitarnya.

“Saya dari dulu hobi, khususnya burung berkicau. Kalau subuh itu saya yang bangunin. Jadi burung cucak rawa yang saya miliki ini kalau dengar suara azan langsung sahut-sahutan,” terangnya, menjelaskan latar belakang inisiasi acara tersebut.

Berawal dari hobi tersebut, ia bekerja sama dengan BNR Indonesia menggelar lomba burung kicau. Ia berharap kegiatan ini bisa kembali diadakan dan diikuti lebih banyak lagi peserta, bahkan di tingkat nasional ataupun internasional.

Bupati Sleman, Harda, mengapresiasi dan menyambut baik lomba burung kicau yang diinisiasi oleh Kajari Sleman ini. Selain menjadi ajang berkumpulnya para penghobi burung kicau, menurutnya kegiatan ini juga dapat memfasilitasi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya.

“Tentu ini menginspirasi kami Pemerintah Kabupaten Sleman untuk juga mengadakan acara semacam ini,” kata Harda pada kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPRD Sleman dan Wakil Bupati Sleman tersebut.

Alfian Nur Kholis, dari BNR Indonesia selaku panitia acara, menyampaikan bahwa sebanyak 800 peserta dari DIY dan Jawa Tengah turut serta dalam lomba tersebut. Adapun jenis burung yang dilombakan meliputi burung Murai Batu, Cucak Hijau, Kenari, Cendet, dan Kacer.