Perkuat Sinergi 2026, Puskesmas Depok II Gelar Rakordasi Bersama Puluhan Kader Posyandu

Sleman — Puskesmas Depok II menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakordasi) tahunan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) di Aula Puskesmas Depok II ini dihadiri oleh 40 kader posyandu dari wilayah Kalurahan Condongcatur serta jajaran terkait. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian tahun sebelumnya sekaligus memantapkan koordinasi pelayanan kesehatan di masa mendatang.
Kepala Puskesmas Depok II, Endang Sulistyowati, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader dan seluruh pihak atas dedikasi serta kerja sama yang solid sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa peran kader di tingkat akar rumput merupakan faktor kunci keberhasilan berbagai program kesehatan pemerintah, terutama dalam menjangkau masyarakat secara langsung.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan para kader yang luar biasa selama setahun kemarin. Sinergi yang kita bangun bersama adalah kekuatan utama sehingga program Puskesmas Depok II dapat berjalan lancar. Saya sangat berharap kerja sama ini tidak hanya bertahan, tetapi semakin meningkat di tahun 2026 agar manfaat layanan kesehatan kita benar-benar dirasakan maksimal oleh warga,” ujar Endang Sulistyowati dalam sambutannya.
Kegiatan Rakordasi ini menjadi momentum krusial untuk mempererat kolaborasi dan menyelaraskan langkah antara pihak Puskesmas dan kader posyandu. Selain menjadi wadah evaluasi, forum ini juga berfungsi sebagai tahap awal dalam menyusun rencana kerja terpadu guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja Depok II pada tahun yang baru.
Pertemuan tersebut dipandu oleh tim ahli yang terdiri dari Pramija Ujiana, Pramidya Ujiana, serta Dwi Anisa Purnamasari. Dalam sesi koordinasi teknis, dibahas berbagai agenda mendalam dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam satu bulan ke depan. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap program kesehatan yang turun ke masyarakat bersifat terarah, terjadwal, dan terintegrasi dengan baik antara layanan medis dan kegiatan posyandu.
“Koordinasi yang solid di awal tahun sangat penting agar setiap langkah kita dalam satu bulan ke depan dan seterusnya tidak tumpang tindih. Kita ingin memastikan bahwa jadwal imunisasi, pemantauan gizi, hingga edukasi kesehatan lingkungan berjalan sesuai rencana dan tidak ada warga yang terlewatkan dalam mendapatkan hak kesehatannya,” tambah Pramija Ujiana di sela-sela memandu sesi diskusi.
Melalui penyelenggaraan Rakordasi ini, Puskesmas Depok II optimis dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan dan para kader diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di wilayah Condongcatur pada tahun 2026. (Tri Suhartati/KIM Depok)



