Asah Kreativitas Anak Usia Dini, Tim Sastek UNY Gelar Lomba Mewarnai Gebyar MULyoo di Berbah

Sleman — Ratusan siswa TK dan PAUD se-Kapanewon Berbah memadati Gedung Serbaguna Kalurahan Tegaltirto, Sleman, pada Minggu (15/2/2026). Kehadiran anak-anak tersebut merupakan bagian dari kemeriahan lomba mewarnai yang diinisiasi oleh Tim Sastra Teknik (Sastek) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam puncak program pengabdian masyarakat bertajuk Gebyar MULyoo 2026 yang merupakan bagian dari kompetisi nasional Innovillage 2025.
Lomba ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak usia emas untuk mengeksplorasi bakat seni sekaligus mengasah kemampuan motorik halus mereka. Tim Sastek yang beranggotakan Kholid Aldi Abdullah, Rey Arya Saputra, dan Gilang Dwi Cahyo, sengaja menghadirkan kompetisi ini untuk melengkapi program pendampingan UMKM yang sedang mereka jalankan. Melalui ajang ini, anak-anak diharapkan tidak hanya sekadar bermain warna, tetapi juga mulai mengenal nilai-nilai kompetisi yang sehat sejak dini.
Ketua panitia penyelenggara, Kholid Aldi Abdullah, menjelaskan bahwa persiapan mental menghadapi persaingan di masa depan harus dipupuk sejak masa kanak-kanak. Menurutnya, kemampuan untuk berani tampil dan berkompetisi secara sportif akan menjadi modal sosial yang kuat saat mereka dewasa nanti. Dalam perlombaan tersebut, para peserta diberikan kebebasan menggunakan berbagai teknik mewarnai pada lembar tugas yang telah disediakan panitia sesuai kategori masing-masing.
“Anak-anak hari ini akan menghadapi masa depan dengan persaingan yang semakin ketat. Oleh sebab itu, persiapan dari awal melalui lomba seperti ini menjadi modal kuat bagi mereka untuk memenangkan berbagai kompetisi di kehidupan mendatang. Kami ingin mereka terbiasa berkompetisi secara sehat dan percaya diri dengan karya mereka sendiri,” ujar Kholid Aldi Abdullah di sela-sela memantau kesibukan para peserta kecil yang mayoritas menggunakan krayon tersebut.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kalurahan Tegaltirto. Pelaksana Tugas Lurah Tegaltirto, Yustina Dwi Rahayu, mengapresiasi langkah mahasiswa UNY yang tidak hanya fokus pada teknologi digital bagi UMKM, tetapi juga peduli pada tumbuh kembang generasi penerus di wilayahnya. Ia memandang masa kanak-kanak sebagai fase penting untuk menggali potensi terpendam yang mungkin belum terlihat di lingkungan sekolah formal.
“Masa anak-anak memang masa bermain dan masa mengasah kemampuan yang tidak terlihat. Siapa tahu dari para peserta lomba hari ini, kelak akan lahir maestro pelukis ternama yang membanggakan daerah. Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan ruang bagi siswa untuk lebih berani dan percaya diri dalam mengembangkan minat dan bakat yang mereka miliki,” tutur Yustina Dwi Rahayu saat memberikan sambutan.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, panitia mengumumkan para pemenang dari dua kategori. Untuk kategori PAUD, gelar juara pertama diraih oleh Alesha Humaira, disusul Ceisha Afnan Diska sebagai juara kedua, dan Inara di posisi ketiga. Sementara untuk kategori TK, juara pertama berhasil disabet oleh Rifano dari TK LKMD, juara kedua diraih Deiza dari TK Masyitoh 6, dan juara ketiga diraih oleh Maira dari TK ABA Semoya.
Penyerahan trofi, sertifikat, serta hadiah hiburan dilakukan langsung oleh dosen pembimbing Tim Sastek UNY, Danti Rizki Amalia, untuk kategori PAUD. Sedangkan penghargaan bagi para pemenang kategori TK diserahkan oleh Yustina Dwi Rahayu. Penutupan acara berlangsung meriah dengan harapan bahwa kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjaga ekosistem kreatif anak-anak di Kapanewon Berbah. (Kusnadi/KIM Berbah)



