Gandeng Komunitas Otomotif, BNNK Sleman Kampanyekan Perang Melawan Narkoba Sambil Berbagi Takjil

Sleman — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman terus memperluas jangkauan edukasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan menyasar kalangan generasi muda. Bekerja sama dengan komunitas mobil Brionesia Jogja Istimewa (BRIJIST), BNNK Sleman menggelar aksi simpatik berupa sosialisasi bahaya narkoba, pembagian stiker, serta penyaluran ratusan paket takjil bagi pengguna jalan, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul WIB ini mengambil dua titik strategis dengan mobilitas tinggi, yakni kawasan Lapangan Denggung dan Jalan Raya Jogja-Solo. Dalam aksi tersebut, petugas BNNK bersama para anggota komunitas otomotif membagikan stiker “War On Drugs For Humanity” dan stiker “ANANDA BERSINAR” kepada ratusan pengendara. Melalui media stiker tersebut, BNNK Sleman menyisipkan pesan penting mengenai Gerakan 3 Berani, yaitu Berani Tolak, Berani Rehab, dan Berani Lapor, lengkap dengan informasi layanan pengaduan atau call center.
Kepala BNNK Sleman, Teguh Tri Prasetya, menyampaikan bahwa keterlibatan komunitas mobil merupakan langkah krusial dalam memperkuat pertahanan masyarakat terhadap pengaruh narkotika. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan kolektif para anggota komunitas sehingga mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Sleman Sembada Bersinar atau Bersih Narkoba.
“Diharapkan dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan sinergitas antara BNNK Sleman dan komunitas mobil Brionesia Jogja. Kami ingin menambah wawasan mereka dalam optimalisasi pelaksanaan P4GN sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga wilayah Sleman agar tetap bersih dari peredaran gelap narkoba,” ujar Teguh Tri Prasetya.
Kasubbag Umum BNNK Sleman, Dayu Purnama A, menambahkan bahwa pemilihan komunitas otomotif merupakan bagian dari strategi kebijakan P4GN untuk merangkul segmen pemuda di ruang-ruang hobi mereka. Menurutnya, komunitas otomotif memiliki daya jangkau yang luas dan soliditas yang tinggi, sehingga sangat efektif dijadikan mitra dalam membangun daya tangkal terhadap ancaman narkotika di tingkat akar rumput.
“BNNK Sleman bersinergi dengan komunitas BRIJIST sebagai langkah strategis untuk hadir langsung dan mensosialisasikan P4GN kepada generasi muda. Kegiatan sinergitas ini diharapkan dapat berjalan terus menerus guna menjaga generasi muda di komunitas otomotif agar memiliki daya tangkal yang kuat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika,” ungkap Dayu Purnama A di sela-sela pembagian takjil.
Ketua Brionesia Jogja Istimewa, Steven, menyambut positif kolaborasi ini dan menyatakan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi para anggotanya. Bagi komunitasnya, ancaman narkoba adalah masalah serius yang dapat merusak masa depan generasi pecinta otomotif jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Kami bersinergi dengan BNNK Sleman sebagai bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda dari ancaman bahaya narkoba. Pada bulan Ramadan ini, kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi yang positif sekaligus menambah wawasan para anggota BRIJIST tentang kelembagaan BNNK Sleman dan bahaya narkotika yang nyata di sekitar kita,” tegas Steven.
Aksi sosial yang berakhir menjelang waktu berbuka puasa ini mendapat respons positif dari para pengendara yang melintas. Dengan pendekatan yang humanis dan santun, BNNK Sleman berharap informasi mengenai layanan rehabilitasi dan pelaporan dapat lebih dikenal luas oleh masyarakat, sehingga upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Sleman dapat berjalan lebih transparan dan partisipatif.



