Lazismu PKU Muhammadiyah Yogyakarta Salurkan THR dan Parsel Lebaran bagi Masyarakat Dhuafa

Sleman — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Tablig Akbar Ramadan yang digelar pada Kamis (12/3/2026) di Selasar Utara Hemodialisa, Gedung RS PKU Muhammadiyah Gamping. Kegiatan yang diselenggarakan oleh LAZISMU PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan THR dan parsel lebaran kepada masyarakat sekitar rumah sakit serta komunitas binaan.
Acara yang berlangsung pada sore hari tersebut dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai komunitas mitra rumah sakit dalam kegiatan bertajuk Ramadan Bahagia Bersama PKU.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Tablig Akbar Ramadan Bahagia bersama PKU di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping,” ujar pembawa acara, H. Alfis Khoirul, saat membuka kegiatan.
Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan sambutan dari Direktur Pelayanan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Safiqulatif Abdillah. Dalam sambutannya ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan dapat kembali dilaksanakan melalui program pentasarufan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para dokter dan pegawai rumah sakit.
“Alhamdulillah pada kesempatan sore hari ini kita masih diberikan karunia oleh Allah sehingga dapat bersilaturahmi dalam rangka pentasarufan ZIS dari para dokter di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman,” ujarnya.
Ketua Kantor Layanan LAZISMU RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, Tawakal Akbar Darojat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap Ramadan.
Ia menyebutkan bahwa pada tahun ini penyaluran THR dan kado lebaran mencapai total sekitar Rp170 juta. Setiap penerima mendapatkan paket sembako senilai Rp250 ribu serta uang tunai sebesar Rp125 ribu.
Bantuan tersebut diberikan kepada berbagai komunitas masyarakat dhuafa yang sehari-hari bekerja di sekitar rumah sakit, seperti tukang becak, pedagang kaki lima, pedagang asongan, pengemudi ojek dan taksi daring, juru parkir, petugas kebersihan, hingga pekerja pendukung di lingkungan rumah sakit.
“Sebagian rezeki yang diperoleh rumah sakit melalui berbagai ikhtiar pelayanan kesehatan merupakan hak masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Lazismu hadir sebagai jembatan untuk menyalurkan amanah tersebut kepada para penerima manfaat,” tutur Akbar.
“Sebagian dari apa yang selama ini diikhtiarkan bersama oleh ketiga rumah sakit ini adalah menjadi hak untuk Bapak Ibu sekalian. Karena itu kami memohon doa dan dukungan agar PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Gamping, dan Sleman dapat terus berkembang, sehingga manfaatnya semakin luas dan membawa keberkahan bagi semua,” sambungnya.
Acara dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustaz Mansur Hidayah. Para peserta bersama-sama membaca sejumlah surah pendek sebagai pengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Memasuki sesi berikutnya, panitia menggelar prosesi simbolis penyerahan THR dan kado Ramadan kepada sejumlah perwakilan komunitas binaan, di antaranya komunitas pengajian becak, perwakilan pekerja internal rumah sakit, relawan rukti jenazah, serta komunitas masyarakat sekitar.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh jajaran direksi rumah sakit sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. Turut hadir Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping, Ahmad Faesol, Direktur Diklit dan Mutu, Nova Maryani, Direktur Pelayanan, Safiqulatif Abdillah, serta Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Sleman, Eka Yoga Wiratama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping, Ahmad Faesol. Dalam ceramahnya ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai amalan yang membawa keberkahan hidup.
“Barang siapa yang senantiasa menjalin tali silaturahmi, maka dua keuntungan akan didapatkan, yaitu dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan usianya,” ujarnya Ahmad.
Ia juga mengajak jamaah memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum pendidikan spiritual agar setiap muslim mengalami peningkatan kualitas ibadah.
Melalui kegiatan Tablig Akbar ini, Lazismu PKU Muhammadiyah berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara rumah sakit dan komunitas sekitar.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Maghrib berjamaah, serta pembagian THR secara tertib kepada sekitar 650 penerima manfaat. (Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi)



