Bupati Sleman Lantik Purna Paskibraka Menjadi Duta Pancasila

Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman resmi memiliki garda depan baru dalam penguatan ideologi bangsa. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, melantik tujuh orang Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) tingkat Kabupaten Sleman periode 2026-2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Senin (16/3/2026) ini menandai babak baru keterlibatan pemuda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di Bumi Sembada.
Pelantikan ini merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Sleman karena baru pertama kali dilaksanakan. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut langsung dari Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Para pelaksana DPPI yang dilantik merupakan putra-putri terpilih dari unsur Purna Paskibraka yang kini mengemban amanah baru untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI di tengah masyarakat.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa pengangkatan Duta Pancasila ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya sistematis untuk membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter. Ia berharap para kader bangsa ini memiliki komitmen yang kokoh terhadap nasionalisme serta integritas tinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Alumni Paskibraka dinilai memiliki modal kedisiplinan yang kuat untuk menjadi teladan bagi rekan sebaya mereka.
“Melalui program Duta Pancasila Paskibraka Indonesia ini, saya berharap para alumni Paskibraka terus melanjutkan peran strategisnya sebagai teladan di tengah masyarakat. Kalian adalah representasi nilai-nilai luhur bangsa yang harus mampu menginspirasi lingkungan sekitar melalui tindakan nyata dan karakter yang kuat,” ujar Harda Kiswaya dalam arahannya.
Harda menambahkan bahwa tantangan bangsa di era globalisasi saat ini semakin kompleks, terutama dengan derasnya arus informasi yang masuk lewat teknologi. Keberadaan DPPI diposisikan sebagai penyaring sekaligus benteng ideologi agar generasi muda Sleman tidak kehilangan arah. Karakter yang kuat dan pemahaman ideologi yang kokoh menjadi harga mati bagi generasi penerus agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk memberikan perhatian besar terhadap pengembangan kepemimpinan pemuda. Berbagai program penguatan wawasan kebangsaan akan terus digulirkan sebagai bentuk optimisme bahwa kualitas masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya saat ini. Para Duta Pancasila diharapkan segera bergerak aktif di lapangan untuk menghidupkan kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian warga.



