Ratusan Santri Tegaltirto Unjuk Kemampuan dalam Festival Anak Sholeh

Sleman — Semangat menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terpancar dari komplek SMK Muhammadiyah Berbah, Sleman, Yogyakarta. Ratusan santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) berkumpul untuk mengikuti Festival Anak Sholeh yang diselenggarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ranting Tegaltirto pada Ahad (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia sejak dini.
Sebanyak 261 santriwan dan santriwati yang merupakan kontingen TPA masjid se-Kalurahan Tegaltirto antusias mengikuti delapan jenis perlombaan yang disediakan panitia. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Dai Cilik, Tartil Al-Qur’an, Gerakan Salat, Adzan, Hafalan Surat Al-Qur’an, Cerdas Cermat Al-Qur’an, Mewarnai, hingga Seni Kaligrafi. Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan memupuk rasa percaya diri di depan publik sebagai bekal hidup bermasyarakat di masa depan.
Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tegaltirto, Heriyanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para pemuda dalam menghidupkan suasana Ramadan dengan kegiatan positif. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya mencetak kader penerus yang akan menjaga keberlangsungan dakwah Islam yang berkemajuan. Ia menegaskan bahwa pengalaman tampil dalam lomba akan menjadi kenangan berharga dan fondasi mental yang kuat bagi para santri dalam menghadapi tantangan zaman.
“Semoga para santri TPA ini nantinya akan menjadi penerus syiar Islam yang tangguh dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Muhammadiyah di masa mendatang. Kegiatan ini adalah bentuk tawadhu kita terhadap ilmu dan semangat untuk terus menebar kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Heriyanto saat memberikan sambutan di lokasi acara.
Ketua AMM Tegaltirto, Andrian Eka Putra Puwadi, menambahkan bahwa Festival Anak Sholeh dirancang sebagai sarana pendidikan karakter yang menyenangkan. Melalui kompetisi yang sportif, nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan ditanamkan agar tumbuh secara alami dalam diri anak-anak. Hal senada diungkapkan oleh Ketua Panitia Gema Ramadan, Syerin Anasya Maharani, yang menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari rangkaian besar kegiatan Ramadan yang dimulai dari pengajian umum hingga puncaknya nanti pada malam takbiran.
“Melalui kegiatan ini, kami berusaha menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan kepada anak-anak sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Suksesnya acara ini adalah buah dari kerja sama solid antara pengurus remaja masjid dan TPA se-Kalurahan Tegaltirto yang telah berkontribusi secara aktif,” tutur Syerin Anasya Maharani.
Pemilihan waktu penyelenggaraan di bulan Ramadan diakui oleh seksi acara, Fajar H, sebagai langkah strategis karena tingginya semangat beribadah dan dukungan dari para takmir masjid pada periode ini. Rangkaian Gema Ramadan 1447 H ini nantinya akan ditutup dengan Gema Takbir pada malam Idulfitri, yang sekaligus menjadi momen pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Melalui festival ini, AMM Tegaltirto berharap semangat berorganisasi dan kepedulian terhadap pendidikan agama terus tumbuh di lingkungan masyarakat Berbah. (Kusnadi/KIM Berbah)



