Amankan Ibadah Paskah, 25 Personel Satlinmas Sumbersari Disiagakan di Titik Rawan dan Gereja

Sleman — Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, mengerahkan 25 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk mengawal rangkaian ibadah Paskah 2026. Penyiagaan personel ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan, kenyamanan, serta kekhidmatan bagi umat Kristiani yang merayakan peringatan Kebangkitan Yesus Kristus di wilayah Sumbersari dan sekitarnya.
Pengerahan puluhan personel ini dilakukan secara terencana mulai tanggal 2 hingga 4 April 2026. Para anggota Satlinmas dibagi ke dalam beberapa kelompok tugas yang ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk jalur utama yang dilalui jemaah menuju rumah ibadah serta pengamanan langsung di area gereja. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Pendopo Kalurahan Sumbersari guna menerima arahan teknis operasional.
Jogoboyo Sumbersari, Novi Kuntansari Hadiningroem, dalam arahannya menekankan bahwa peran Linmas sangat krusial dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum sesuai dengan mandat regulasi yang berlaku. Ia menginstruksikan seluruh anggota untuk waspada dan sigap dalam memantau situasi lingkungan, baik di jalan raya maupun di lokasi perayaan ibadah agar tidak terjadi gangguan keamanan sekecil apa pun.
“Kami menugaskan kalian untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman. Fokus pengamanan tidak hanya pada rumah ibadah, tetapi juga kelancaran arus lalu lintas bagi warga yang akan beribadah. Kehadiran Satlinmas di tengah masyarakat harus menjadi representasi negara yang hadir memberikan perlindungan tanpa memandang perbedaan,” ujar Novi Kuntansari Hadiningroem di hadapan personel.
Senada dengan hal tersebut, Babinkamtibmas Sumbersari, Endri Destana, menegaskan bahwa tugas ini merupakan bentuk pengabdian nyata bagi masyarakat. Selain menjaga lokasi gereja, Satlinmas juga diminta untuk memperhatikan keamanan lingkungan pemukiman, terutama rumah-rumah yang ditinggalkan warga saat melaksanakan ibadah di gereja. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas di wilayah tersebut.
“Marilah kita berikan pelayanan terbaik demi menjamin ketentraman warga. Kita bantu amankan rumah-rumah yang kosong ditinggal beribadah maupun area gereja agar saudara-saudara kita bisa menjalankan perayaan Paskah dengan penuh khidmat. Satlinmas sudah dibagi dalam jadwal dan ploting tempat yang jelas, saya minta semua menjalankan tugas sesuai instruksi agar kondisi wilayah tetap kondusif,” tutur Endri Destana.
Operasi pengamanan swakarsa ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara unsur TNI, Polri, dan perangkat keamanan desa dalam menciptakan ekosistem wilayah yang harmonis. Dengan pengawalan ketat dari personel Satlinmas, diharapkan seluruh rangkaian perayaan hari besar keagamaan di wilayah Moyudan dapat berlangsung lancar dan damai hingga selesai. (Giek/KIM Moyudan)



