RAT Koperasi Desa Merah Putih Caturtunggal Bahas Pengembangan Usaha dan Penambahan Anggota

Sleman – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Caturtunggal digelar pada Selasa (31/3/2026) di Ruang Karang Tumaritis Kalurahan Caturtunggal. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dengan partisipasi aktif dari seluruh anggota koperasi.

Acara itu dihadiri Penjabat Lurah Caturtunggal, Ketua BPKal, Business Assistant, pengurus koperasi, serta para anggota. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan sambutan dari pengurus serta pemerintah kalurahan.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Caturtunggal, Sunu Agung Adi Cahyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif anggota, serta menekankan pentingnya menjaga komitmen bersama dalam mengembangkan koperasi.

Sementara itu, Penjabat Lurah Caturtunggal, Feri Ferdian menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus dan anggota.

“Koperasi ini harus terus berjalan dan berkembang. Meskipun pelan, namun pasti. Dengan kebersamaan dan komitmen anggota, koperasi akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Kalurahan Caturtunggal,” ujarnya.

Memasuki sidang pleno, agenda dilanjutkan dengan pembahasan dan pengesahan tata tertib serta penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus dan pengawas tahun buku 2025. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa koperasi menunjukkan perkembangan positif, termasuk peningkatan modal dan aktivitas usaha yang terus berjalan.

Pada sesi pandangan umum dan tanya jawab, anggota menyampaikan berbagai masukan strategis untuk pengembangan koperasi. Salah satu fokus utama adalah rencana penambahan anggota baru dengan target hingga 100 anggota dalam dua tahun mendatang.

Selain itu, dibahas pula penguatan bidang usaha koperasi, di antaranya pengembangan usaha penjualan sembako dengan estimasi keuntungan sekitar 2 persen. Anggota juga mengusulkan pengembangan usaha berbasis pesanan (by order) serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

Dalam forum tersebut juga muncul harapan agar pengurus mendapatkan pendampingan dan bimbingan dalam pengembangan usaha, sekaligus peran koperasi dalam membantu memberikan solusi atas berbagai kendala di lapangan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengesahan LPJ, serta pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja (RK) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) tahun 2026. Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan bersama.

Melalui pelaksanaan RAT ini, Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Caturtunggal diharapkan semakin berkembang secara profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat luas. (Oktaviana / KIM Depok)




Resmi Purna Tugas, Panewu Depok Tinggalkan Pesan Kebersamaan dan Tantangan Wilayah

Sleman – Panewu Depok, Djoko Muljanto, resmi memasuki masa purna tugas per 1 April 2026 setelah menjabat selama 10 bulan 10 hari. Seremonial pelepasan pun digelar di Ruang Anglocitatama Kantor Kapanewon Depok, Selasa (31/3/2026).

Acara tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimka) Depok, lembaga pendukung koordinasi, BPKal se-Kapanewon Depok, para lurah dari Condongcatur, Caturtunggal, dan Maguwoharjo beserta jajaran, paguyuban dukuh, serta tamu undangan lainnya.

Panewu Anom Depok, R Hery Subagio dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinan Djoko Muljanto selama menjabat.

“Bapak Djoko Muljanto banyak memberikan contoh totalitas dalam bekerja, dengan dilandasi keikhlasan,” ujarnya.

Sementara itu, Djoko Muljanto dalam sambutan pamitan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran selama masa tugasnya. Ia mengaku memiliki banyak kenangan dan pengalaman berharga selama memimpin wilayah Depok yang dinamis dan heterogen.

“Saya berterima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah di tingkat Kapanewon Depok atas kerja sama yang terjalin dengan baik. Sekaligus saya memohon maaf apabila selama menjabat terdapat kekhilafan dan masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan,” tuturnya.

Ia juga berharap pemimpin berikutnya dapat melanjutkan pembangunan dengan dukungan semua pihak, mengingat Kapanewon Depok merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan paling pesat di DIY, didukung keberadaan berbagai perguruan tinggi, objek vital, dan kawasan permukiman baru.

Djoko turut menyoroti tantangan yang dihadapi, khususnya tingginya angka kriminalitas di wilayah Depok. Menurutnya, diperlukan sinergi seluruh komponen untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Diperlukan pemimpin yang mampu menghadirkan rasa aman, sehingga Depok dapat terus berkembang sebagai city of tolerance, kota pendidikan, kota wisata, dan kota budaya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Djoko Muljanto yang berdomisili di Mlati, Sleman, berharap tali silaturahmi tetap terjaga meski masa tugasnya telah berakhir.

Perwakilan Forkopimka, lurah, dan jajaran kapanewon turut menyampaikan kesan dan pesan. Salah satunya disampaikan oleh Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji.

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi selama ini. Semoga menjadi amal jariyah dan tetap menjadi inspirasi bagi kami semua,” ucapnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari berbagai instansi serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Djoko Muljanto. (Wasana / KIM Depok)




PPDI Condongcatur Gelar Syawalan, Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

Sleman – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalurahan Condongcatur menggelar kegiatan Syawalan pada Selasa (31/3/2026) di Pendopo Cepit Condongcatur, kediaman Lurah Condongcatur.

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, di antaranya Lurah Condongcatur, Ketua PKK Kalurahan Condongcatur, perwakilan PPDI Kabupaten Sleman, TKSK Depok, pengurus PPDI Condongcatur, para penyandang disabilitas beserta keluarga pendamping, kader pendampingan, staf Kamituwa, serta perwakilan PPDI dari Kalurahan Maguwoharjo dan Caturtunggal.

Dalam sambutannya, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menegaskan komitmen Pemerintah Kalurahan dalam mendukung kegiatan PPDI Condongcatur.

“Pemerintah kalurahan siap mendukung penuh kegiatan PPDI serta membantu teman-teman disabilitas agar tetap dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas dengan keterbatasan mobilitas melalui layanan jemput bola atau door to door, dengan persetujuan keluarga yang bersangkutan.

Sementara itu, Ketua PPDI Condongcatur, Setyawati Marheni menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur, khususnya kepada lurah yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan Syawalan ini.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di wilayah Condongcatur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antar anggota PPDI serta seluruh pihak yang terlibat, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Tri Suhartati KIM Depok)




IGTKI-PGRI Kapanewon Depok Gelar Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi 375 Guru TK

Sleman – Sebanyak 375 guru Taman Kanak-Kanak yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Kapanewon Depok mengikuti kegiatan halalbihalal yang digelar di GOR Kalurahan Condongcatur, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang masih dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ini mengusung tema “Sucikan Diri, Satukan Hati, Menuju Indahnya Silaturahmi”. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antar guru TK se-Kapanewon Depok.

Ketua IGTKI Kapanewon Depok, Sukastini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa kekeluargaan, serta menjadi ajang saling bermaaf-maafan setelah Idulfitri.

“Di wilayah Kapanewon Depok terdapat 65 lembaga TK. Melalui kegiatan rutin ini, kami berupaya menyatukan para guru TK dalam momentum Idulfitri. Tradisi halalbihalal ini tidak hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga memperkuat soliditas pengurus dan anggota serta menciptakan suasana harmonis di lingkungan pendidik,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pemerintah kalurahan mendukung penuh IGTKI dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Kapanewon Depok. Semoga TK di Depok terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bersinergi dalam memajukan pendidikan melalui kolaborasi dan semangat gotong royong.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa IGTKI-PGRI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi pendidik sesuai standar nasional, sekaligus membentuk karakter anak usia dini. Selain itu, organisasi ini juga menjadi wadah dalam memperjuangkan hak serta kebutuhan profesional para guru.

Rangkaian kegiatan halalbihalal ini diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh HM Sutarjo, dilanjutkan dengan doa bersama, serta ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar peserta. (Wasana / KIM Depok)