Posbinaan Darbin 3 Condongcatur Perkuat Peran Kader Kesehatan melalui Edukasi PMBA

Sleman — Posbinaan Darbin 3 Kalurahan Condongcatur menggelar pertemuan rutin pada Kamis (21/5/2026) di rumah Dukuh Ngropoh, Condongcatur. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 12 Posyandu yang berasal dari empat padukuhan yang tergabung dalam Posbinaan Darbin 3 binaan Puskesmas Depok II.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Selain menjadi ajang silaturahmi antar kader kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian informasi kesehatan kepada kader untuk diteruskan kepada masyarakat.
Perwakilan Puskesmas Depok II, Bidan Rindang menyampaikan bahwa kader kesehatan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus media penyampaian informasi kepada kader untuk diteruskan kepada masyarakat. Kader kesehatan merupakan garda terdepan dalam membantu pelayanan kesehatan di lingkungan,” papar Rindang.
Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh nutrisionis Puskesmas Depok II, Winaryanti, yang memaparkan maeteri dengan tema PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak). Materi yang diberikan meliputi tata cara pemberian MP-ASI yang tepat bagi bayi, pemenuhan gizi seimbang, serta contoh menu sehat untuk balita sesuai usia tumbuh kembangnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para kader aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait permasalahan gizi anak di lingkungan masing-masing. Salah satunya ialah Aliah, yang menanyakan cara mengatasi balita yang mengalami kesulitan makan sesuai usianya.
Sementara, Kader kesehatan dari Padukuhan Dero, Mujiasih, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan kader dalam mendampingi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kader karena menambah ilmu dan pengalaman yang nantinya bisa disampaikan kembali kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Posbinaan Darbin 3 ini diharapkan koordinasi antar kader kesehatan semakin kuat serta mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kesehatan balita. (Tri Suhartati / KIM Depok)



