Targetkan Juara Umum Kelima Kali, PERCASI Sleman Gelar Seleksi Ketat Atlet Catur Menuju Porda DIY 2027

Sleman – Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Sleman bergerak cepat menyusun strategi demi mempertahankan dominasi olahraga di tingkat regional. Guna menjaring talenta-talenta asah otak terbaik, PERCASI Sleman menggelar seleksi maraton bagi para master catur lokal untuk diproyeksikan masuk ke dalam skuat inti Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab). Agenda penjaringan atlet ini dipusatkan di Aula Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, pada Minggu (21/6/2026).
Fokus utama dari peristiwa ini menyoroti langkah awal dan persiapan taktis kontingen Sleman dalam mengamankan medali emas jauh-jauh hari menjelang perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2027 mendatang. Langkah eskalasi kompetisi internal ini sengaja digulirkan lebih awal guna mematangkan mental bertanding para atlet, menyempurnakan kalkulasi taktik, serta memenuhi target besar dari kepala daerah untuk menyabet predikat juara umum Porda untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
Agenda seleksi ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran pemangku kebijakan olahraga daerah, di antaranya Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Turi, Lanang Tanu Prihantoro yang hadir mewakili Panewu Turi, Ketua Percasi Sleman Nuradi Indrawijaya, Sekretaris Percasi Sleman Achmadridlo, Koordinator Pelatkab Sleman Suranto, Koordinator Olahraga Kapanewon Turi Waluyo Jati, serta Bidang Pelatihan Percasi Sleman Ahmad Marlan.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Turi, Lanang Tanu Prihantoro, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayah Turi sebagai pusat arena laga para pecatur terbaik Sleman. Ia berharap gelaran kompetisi resmi ini mampu memicu minat anak-anak muda di kawasan lereng Merapi untuk menekuni olahraga catur secara profesional.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih Kapanewon Turi mendapatkan kesempatan dipergunakan sebagai tempat seleksi atlet Catur Pelatkab Sleman. Semoga acara berjalan lancar dan mendapatkan hasil maksimal untuk Kabupaten Sleman agar lahir ketertarikan baru dari warga sekitar terhadap olahraga ini,” ujar Lanang Tanu Prihantoro di lokasi pertandingan.
Senada dengan hal itu, Ketua Percasi Kabupaten Sleman, Nuradi Indrawijaya, menegaskan bahwa ajang ini menerapkan sistem gugur yang sangat kompetitif guna memastikan hanya atlet bermental baja yang lolos ke fase Pelatkab. Komoditas atlet dari cabang olahraga catur dituntut mampu mendongkrak perolehan medali secara signifikan melebihi capaian dalam Porda edisi sebelumnya demi merealisasikan instruksi bupati.
“Seleksi ini merupakan ajang menemukan atlet catur untuk masuk ke Pelatihan Kabupaten cabang catur Kabupaten Sleman yang nantinya sebagai persiapan menjadi tim atlet untuk Porda DIY pada tahun 2027 di Kulon Progo. Sesuai arahan Bupati Sleman bahwa untuk Porda 2027 harapannya Sleman akan kembali mendapatkan juara umum yang ke-5. Dari cabor catur diharapkan mampu menyumbang medali lebih banyak dari Porda sebelumnya,” kata Nuradi Indrawijaya memompa semangat peserta.
Secara teknis, pertempuran di atas papan catur ini diikuti oleh 40 pecatur potensial yang terdiri dari 27 atlet putra yang harus melewati 6 babak pertandingan yang menguras pikiran, serta 13 atlet putri yang bersaing ketat dalam 5 babak pertandingan. Sekretaris Percasi Sleman, Achmadridlo, menjelaskan bahwa nama-nama yang lolos dari fase ini nantinya akan dikombinasikan dengan 15 atlet unggulan (seeded) yang sudah mengantongi tiket khusus lewat jalur prestasi tim penjaringan terdahulu.
“Tentang berapa jumlah serta komposisi atlet yang akan masuk Pelatkab secara definitif akan dirumuskan kemudian oleh jajaran tim pelatih setelah mengevaluasi draf nilai keseluruhan,” tutur Achmadridlo menjelaskan regulasi internalnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi poin akhir pada papan skor, peringkat lima besar untuk kategori atlet putra secara berurutan ditempati oleh Aundra Altafiano Ardhana, Novan Isdwiyanto, Indira Jati, Ammar Daffa Surya Hendrawan, dan Endang Wahyudin. Sementara itu, untuk kategori atlet putri, posisi lima teratas berhasil dikunci oleh Adawiyah Amalia Yusna, Kinara Anindya Atha, Malika Elvina Huwaida, Halimah Nur Hidayah, serta Saholaw Prinzha Harfesa. Para pemenang ini akan segera memasuki pemusatan latihan intensif guna mematangkan taktik pembukaan (opening) dan permainan akhir (endgame) demi kejayaan kontingen Sleman. (Kusnadi/KIM Berbah)



