Puskesmas Gamping I Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Sleman – Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada layanan medis, namun juga pada kuatnya sinergi antar lembaga. Semangat itulah yang melandasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Lintas Mini Sektor Pemerintah Kapanewon Gamping yang berlangsung di Aula Puskesmas Gamping I, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Kamis (25/6/2026), sebagai forum strategis untuk menyatukan langkah berbagai pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan program kesehatan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Panewu Anom Gamping, Kurnia Astuti, Kepala Puskesmas Gamping I, dr. Aris Misyari, Pelda Acip Mulyawana yang mewakili Komandan Koramil 17/Gamping, Iptu Mamik Susanti mewakili Kepala Kepolisian Sektor Gamping, perwakilan Kantor Urusan Agama Gamping, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta, perwakilan Pemerintah Kalurahan Ambarketawang dan Balecatur, Bhabinkamtibmas Ambarketawang, Aiptu Ibnu Prastowo, serta para pengelola pasar di wilayah Kapanewon Gamping.
Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai sektor tersebut mencerminkan kuatnya komitmen untuk membangun sinergi dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan masyarakat secara terpadu, sehingga kebijakan dan berbagai upaya pelayanan kesehatan dapat terlaksana lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Panewu Anom Gamping, Kurnia Astuti menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan yang berkelanjutan.
“Melalui koordinasi lintas sektor, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah diakses serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif,” tandasnya.
Selain pelayanan bagi lansia, rapat juga membahas pentingnya antisipasi dan penanganan kasus gangguan kesehatan jiwa di wilayah Kalurahan Ambarketawang dan Balecatur. Melalui koordinasi lintas sektor ini Kurnia Astuti berharapkan tercipta kesamaan langkah dalam memberikan pendampingan dan penanganan yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pelda Acip Mulyawana dari Koramil 17/Gamping bersama Iptu Mamik Susanti menyatakan dukungan aparat TNI-Polri dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan upaya peningkatan kesehatan warga guna menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, diskusi difokuskan pada peningkatan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di berbagai wilayah. Menurut Kepala Puskesmas Gamping I, dr Aris Misyari, perubahan cuaca yang tidak menentu berpotensi meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh peserta didorong untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan ISPA melalui edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan masker saat mengalami gejala batuk dan pilek, menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang berkelanjutan. Upaya promotif dan preventif dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kejadian penyakit akibat perubahan cuaca.
“Lewat komunikasi yang intensif antarinstansi, berbagai kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga solusi yang dihasilkan menjadi lebih tepat sasaran dan dapat dilaksanakan secara bersama-sama,” ucap dr. Aris.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat upaya pencegahan penyakit, serta mewujudkan masyarakat Kapanewon Gamping yang lebih sehat, tangguh, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah berbagai tantangan lingkungan dan perubahan cuaca. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)



