KDMP Tamanmartani Buka Klinik Pratama, Perluas Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

Sleman —KDMP Kalurahan Tamanmartani membuka unit usaha pelayanan kesehatan berupa Klinik Pratama KDMP, untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Klinik tersebut berada di kompleks Kantor Kalurahan Tamanmartani, dan beroperasi setiap Senin hingga Sabtu dengan jam pelayanan mulai pukul WIB hingga WIB.

Komituwa Kalurahan Tamanmartani, Awan Parades, saat ditemui di Kantor Kalurahan Tamanmartani, Kamis (11/6/2026), menuturkan bahwa Klinik Pratama KDMP telah resmi beroperasi dan mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan tahap awal pelayanan. Klinik Pratama KDMP didukung oleh dua dokter umum, satu dokter gigi, satu bidan, satu perawat, satu apoteker, satu tenaga rekam medis, serta tenaga administrasi dan layanan pelanggan. Seluruhnya merupakan sumber daya manusia lokal Tamanmartani,” ujarnya.

Klinik tersebut menyediakan berbagai layanan kesehatan, meliputi Poli Umum, Poli Gigi, Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta layanan kefarmasian dan apotek yang menyediakan obat generik maupun racikan. klinik ini juga dilengkapi dengan dua unit ambulans untuk mendukung pelayanan kepada pasien.

“Meski mengutamakan potensi lokal Tamanmartani, layanan kesehatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Kami berharap keberadaannya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas,” kata Awan.

Sementara itu, Carik Tamanmartani, Tomi Nugraha, menyampaikan bahwa meskipun Klinik Pratama KDMP baru berdiri, pihaknya segera mempersiapkan seluruh proses akreditasi guna menjamin mutu pelayanan kesehatan.

“Kami tidak ingin menunda proses akreditasi. Langkah ini penting untuk memastikan pelayanan yang diberikan sesuai standar dan terus meningkat kualitasnya,” ujar Tomi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut ketika membutuhkan layanan kesehatan.

“Klinik Pratama KDMP adalah milik masyarakat, dimanfaatkan oleh masyarakat, dan hasil usahanya juga akan kembali untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, kami mengajak warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah tersedia ini,” pungkasnya. (Tri Joko S – KIM Kalasan Bersahabat)




FORKOM UMKM Kapanewon Sleman Periode 2026–2029 Resmi Dikukuhkan

Sleman — Forum Komunikasi (FORKOM) UMKM Kapanewon Sleman periode 2026–2029 resmi dikukuhkan pada Rabu (10/6/2026). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Panewu Sleman, Rohmiyanto, dan dihadiri oleh seluruh pengurus baru yang berjumlah 29 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut lurah se-Kapanewon Sleman, Ulu-Ulu kalurahan se-Kapanewon Sleman atau perwakilannya, serta Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman, Sri Wara Nusandari berharap pelaku UMKM mampu meningkatkan inovasi agar semakin berkembang dan berdaya saing.

“UMKM harus mampu meningkatkan inovasi agar dapat terus maju dan berkembang,” ujarnya.

Usai melantik, Panewu Sleman, Rohmiyanto dalam sambutannya menuturkan harapannya agar FORKOM UMKM Kapanewon Sleman semakin maju dan bermanfaat bagi anggota.

“Dengan ini saudara saya kukuhkan secara resmi menjadi Pengurus FORKOM UMKM Kapanewon Sleman periode 2026–2029. Semoga FORKOM UMKM Kapanewon Sleman semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM,” katanya.

Hadir pula Ketua FORKOM UMKM Kabupaten Sleman, H. Ardi Sehami, yang dalam kesempatan tersebut, ia mengajak FORKOM UMKM Kapanewon Sleman untuk berpartisipasi mengisi mengelola lahan yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan FORKOM UMKM Kabupaten Sleman di kawasan Jalan Damai, Sariharjo, Sleman.

Ketua FORKOM UMKM Kapanewon Sleman yang baru dikukuhkan, Sushandoyo pun mendukung hal tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk mendorong UMKM Kapanewon Sleman semakin maju melalui kolaborasi dan penguatan kapasitas usaha.

“UMKM Kapanewon Sleman harus terus berkembang melalui kolaborasi. Tidak hanya naik kelas, tetapi juga mampu memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapanewon Sleman atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Semoga amanah yang diberikan kepada kami dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan UMKM di Sleman,” sambung Sushandoyo. (R. Agus N Widayadi / KIM Sleman)




SPS BUAH Hati Bunda Margomulyo Seyegan Gelar Pentas Akhir Tahun, Tandai Kelulusan Siswa PAUD

Sleman – Suasana meriah dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan Pentas Akhir Tahun Satuan PAUD Sejenis (SPS) Buah Hati Bunda yang digelar di Eco Edu Park Kaliklangsi, Margomulyo, Seyegan, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya tahun ajaran 2025/2026, sekaligus momentum kelulusan anak-anak PAUD sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang Taman Kanak-Kanak (TK).

Acara yang dihadiri oleh orang tua siswa, komite sekolah, serta tamu undangan tersebut berlangsung semarak dengan berbagai penampilan menarik dari anak-anak. Mulai dari hafalan surat pendek, tari-tarian, hingga menyanyi bersama berhasil memukau para hadirin dan menuai tepuk tangan meriah.

Kepala Lembaga SPS Buah Hati Bunda, Ary Retnowati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pentas akhir tahun ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan anak selama mengikuti proses pembelajaran di PAUD.

“Kegiatan ini kami maksudkan untuk memberikan penghargaan kepada anak-anak sekaligus memberi kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan bakat, keberanian, dan hasil perkembangan selama belajar dan bersosialisasi di SPS Buah Hati Bunda,” ujar Ary.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada SPS Buah Hati Bunda dalam mendampingi tumbuh kembang putra-putri mereka. Ary menyebutkan, sebanyak 28 siswa telah menyelesaikan masa pendidikan PAUD dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan bapak dan ibu semua. Meski dengan fasilitas yang masih terbatas dan berbagai kekurangan yang kami miliki, kami terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komite PAUD SPS Buah Hati Bunda, Sutarto Agus Raharjo, turut mengajak masyarakat untuk mendukung keberlangsungan lembaga PAUD di wilayah Jamblangan. Ia berharap para orang tua dapat ikut mempromosikan keberadaan SPS Buah Hati Bunda agar jumlah peserta didik terus meningkat.

“Kami berharap para orang tua bisa ikut mengenalkan SPS Buah Hati Bunda kepada masyarakat sekitar. Potensi anak usia PAUD di wilayah Jamblangan cukup besar, kurang lebih ada 60 anak balita yang bisa menjadi calon peserta didik,” ungkap Sutarto.

Menurutnya, keberadaan PAUD sangat penting sebagai pondasi awal pendidikan anak sebelum memasuki Taman Kanak-Kanak. Bahkan, lanjutnya, sekolah TK umumnya lebih senang menerima siswa yang sebelumnya telah mendapatkan pendidikan PAUD.

Acara Pentas Akhir Tahun ini juga menjadi bukti kuatnya kebersamaan antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Kegiatan yang diprakarsai bersama oleh wali murid tersebut berlangsung penuh antusiasme, kehangatan, dan kebanggaan melihat keberanian anak-anak tampil di depan umum.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, SPS Buah Hati Bunda diharapkan terus berkembang dan menjadi tempat pendidikan anak usia dini yang mampu membentuk generasi cerdas, kreatif, dan berkarakter. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Pemkal Trihanggo Fokus Tingkatkan Tata Kelola dan Pelayanan Publik Jelang Lomba Tingkat Kabupaten Sleman

Sleman – Pemerintah Kalurahan Trihanggo terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Antar Kalurahan se-Kabupaten Sleman, yang digelar di Ruang Rapat Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Rabu (10/6/2026).

Rapat dihadiri oleh jajaran pemerintah kalurahan, pamong, lembaga kemasyarakatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur terkait yang terlibat dalam proses persiapan lomba. Dalam pertemuan itu, peserta melakukan evaluasi terhadap berbagai program pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga administrasi pemerintahan yang menjadi bagian penting dalam indikator penilaian.

Penjabat Lurah Trihanggo, Budi Supriyanta, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Lomba Kalurahan bukan semata-mata untuk meraih prestasi, melainkan menjadi momentum untuk mengukur capaian pembangunan dan kualitas pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini. Melalui evaluasi tersebut, pemerintah kalurahan dapat mengetahui berbagai aspek yang perlu ditingkatkan.

“Lomba kalurahan merupakan sarana yang efektif untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Sekaligus menjadi wadah untuk menampilkan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kalurahan bersama masyarakat,” jelasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, berbagai bidang yang menjadi fokus penilaian dibahas secara rinci, mulai dari administrasi pemerintahan, ketahanan sosial masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik. Masing-masing bidang diberikan tugas untuk melengkapi data dukung dan dokumen yang diperlukan.

Budi juga menekankan bahwa pihaknya mengutamakan pentingnya kolaborasi antara seluruh unsur masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan lomba. Dukungan dari lembaga kemasyarakatan, kelompok usaha, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga generasi muda dinilai menjadi kekuatan utama yang mencerminkan keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi warga.

Selain mempersiapkan administrasi dan dokumentasi, rapat juga membahas kesiapan lokasi-lokasi yang akan menjadi objek penilaian lapangan. Berbagai potensi unggulan kalurahan, program pemberdayaan masyarakat, serta inovasi pelayanan publik akan ditampilkan sebagai bentuk komitmen Trihanggo dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Para peserta rapat sepakat bahwa keberhasilan dalam lomba kalurahan tidak hanya diukur dari hasil akhir yang diperoleh, tetapi juga dari proses pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karenanya, setiap unsur diminta untuk bekerja secara maksimal sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Trihanggo, Aiptu Rusmanto berpendapat bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan pembangunan di tingkat kalurahan. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.

“Keberhasilan dalam lomba tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh kekompakan, partisipasi warga, serta kemampuan menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kalurahan Trihanggo berharap seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga mampu menampilkan potensi terbaik yang dimiliki. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan dalam lomba kalurahan tingkat Kabupaten Sleman menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendorong terwujudnya kalurahan yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)




Tegakkan Ketertiban, Polda DIY Periksa Disiplin dan Urine Personel Polsek Gamping

Sleman – Upaya menjaga profesionalisme dan integritas anggota kepolisian terus dilakukan melalui kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin serta pemeriksaan urine yang dilaksanakan Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) DIY, di Markas Kepolisian Sektor Gamping, Kabupaten Sleman, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Urusan Pembinaan Disiplin Subbidang Provost Bidpropam Polda DIY, AKP Setyo Soddiq Paramono, dengan melibatkan personel Bidpropam dan tenaga kesehatan dari Biddokkes Polda DIY.

Seluruh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Gamping mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi pengecekan kelengkapan administrasi perorangan, sikap tampang, kelengkapan identitas, penggunaan seragam dinas, pengecekan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, kendaraan dinas, ruang tahanan, tempat penyimpanan senjata api dinas, gawai personel, hingga pemeriksaan urine.

AKP Setyo menjelaskan bahwa kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin merupakan agenda rutin yang bertujuan memastikan setiap anggota kepolisian senantiasa mematuhi aturan kedinasan, menjaga disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa anggota Polisi dituntut tidak hanya mampu menegakkan hukum kepada masyarakat, tetapi juga harus menjadi teladan dalam menaati peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, pengawasan internal menjadi instrumen penting untuk menjaga marwah dan profesionalisme institusi.

Di samping itu, tes urine dilakukan sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian Republik Indonesia dalam mewujudkan organisasi yang bersih dari narkoba serta memastikan seluruh personel menjalankan tugas dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang.

Menurut AKP Setyo, kegiatan pengawasan internal semacam ini memiliki nilai strategis karena mampu mendeteksi sejak dini berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan adanya pengawasan berkala, setiap personel diharapkan semakin meningkatkan disiplin, profesionalisme, integritas, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran etika profesi yang dapat mencoreng nama baik institusi.

“Pemeriksaan kesehatan dan tes urine juga menjadi bentuk perlindungan terhadap anggota agar tetap memiliki kondisi fisik dan mental yang baik dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Aparat yang sehat dan disiplin menjadi faktor penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas,” jelas AKP Setyo.

Sementara itu, Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo beserta jajaran menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai sarana evaluasi dan pembinaan internal. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepolisian, khususnya di lingkungan Sektor Gamping.

Melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin serta pemeriksaan urine ini, Polda DIY menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, modern, dan terpercaya. Disiplin yang kuat, integritas yang terjaga, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba menjadi modal utama bagi setiap anggota Polisi dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)