Mitigasi Pemanasan Global, KUA Berbah Sleman Wajibkan Pengantin Baru Tanam Bibit Pohon

Sleman – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Berbah menelurkan inovasi berwawasan lingkungan dalam pelayanan pernikahan. Guna menekan dampak pemanasan global dan mengantisipasi risiko bencana alam, KUA Berbah mendorong setiap pasangan pengantin baru untuk menanam empat bibit pohon buah-buahan sebagai simbol kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Skema mitigasi berbasis komitmen pranikah ini diatur dengan membagi penempatan bibit secara proporsional. Dua bibit pohon buah ditanam langsung di pekarangan rumah pengantin, sementara dua bibit lainnya dititipkan ke kantor KUA Berbah untuk didistribusikan kepada kelompok masyarakat, pengelola tempat ibadah, maupun organisasi keagamaan setempat.
Kepala KUA Berbah, Dul Rohman, menjelaskan bahwa jenis tanaman yang ditanam di rumah dibebaskan sesuai selera pengantin. Namun, untuk bibit yang dititipkan di KUA, pihak dinas menyarankan jenis buah alpukat karena memiliki daya serap karbon yang baik, bernilai ekonomi tinggi, serta mudah dalam perawatan massal.
“Jenis bibit pohon yang ditanam di rumah pengantin tergantung selera pengantin. Namun untuk bibit yang dititipkan di KUA disarankan bibit alpukat biar seragam dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Semoga bibit tersebut bisa ditanam dan memberikan kemanfaatan bagi umat,” ujar Dul Rohman saat menyerahkan secara simbolis bantuan bibit alpukat di Kantor Lazismu Berbah, Kabupaten Sleman, Senin (6/7/2026).
Dul Rohman menguraikan bahwa langkah penghijauan ini mendesak dilakukan untuk mereduksi efek rumah kaca yang memicu anomali musim dan kemarau panjang. Jika dibiarkan tanpa mitigasi vegetatif, perubahan iklim ekstrem dikhawatirkan memicu gagal panen massal yang dapat mengganggu stabilitas ketahanan pangan nasional di tingkat hulu.
Langkah pelestarian alam ini disambut positif oleh organisasi kemasyarakatan. Ketua PCM Berbah, Achmad Muhajir Hanifi, yang didampingi Ketua Lazismu Berbah Ardi Sehami dan Kepala Kantor Lazismu Berbah Saiful Rijal, melayangkan apresiasi atas kepercayaan KUA yang menyalurkan bibit pengantin tersebut untuk dikelola secara produktif oleh lembaga amil zakat.
“Terima kasih atas kepercayaan untuk menanam dan memelihara bibit tanaman alpukat ini. Harapannya sumbangan bibit dari pengantin akan terus disalurkan kepada Lazismu Berbah,” tutur Achmad Muhajir Hanifi.
Sebagai bentuk aksi nyata, rangkaian kegiatan ini ditutup dengan penanaman bibit alpukat perdana secara simbolis di atas lahan tanah wakaf milik Siti Amronah. Prosesi pelestarian lingkungan tersebut disaksikan langsung oleh jajaran penyuluh agama setempat, meliputi Muhammad Darum, Muh Zaid Su’udi, Iftiari Rochmawati, dan Iqbatul Fahiroh, serta didampingi oleh perwakilan petani muda Berbah, Prasetyo (Kusnadi KIM Berbah).



