FASI XIII Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Sleman – BADKO TKA-TPA Rayon Tempel menggelar Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XIII tingkat Kapanewon Tempel di MAN 5 Sleman pada Minggu (26/07/2026). Ajang kompetisi pendidikan, seni, dan keagamaan ini menjadi sarana seleksi berjenjang bagi santri TKA, TPA, dan TQA menuju tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Kegiatan bertema “Santri Hebat, Hebat Prestasi, Hebat Mengaji, dan Berakhlakul Karimah” ini diikuti sebanyak 470 santri. Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, seperti tartil Al-Qur’an, tilawah, tahfiz Juz Amma, adzan dan iqamah, peragaan salat, cerdas cermat Islam, kaligrafi, mewarnai, hingga nasyid Islami.
Ketua Badko TKA-TPA Kabupaten Sleman, Mujiono, menegaskan bahwa FASI tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, melainkan menjadi media pembinaan karakter anak melalui suasana yang edukatif dan menyenangkan.
“Esensi utama FASI adalah menjaga keceriaan anak-anak dalam membumikan syiar Islam. Mereka belajar, berkompetisi, sekaligus bergembira dalam suasana yang penuh ukhuwah. Para peraih Juara I tingkat Kapanewon Tempel akan menjadi duta resmi kapanewon untuk bertanding di FASI tingkat Kabupaten Sleman pada Oktober mendatang, sebelum melaju ke tingkat DIY pada November 2026 dan tingkat nasional pada 2027,” ujar Mujiono.
Ia juga berpesan agar para peserta terus memelihara semangat belajar dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara ditutup secara resmi oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang sekaligus menandai berakhirnya gelaran FASI XIII di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Turut hadir dalam penutupan tersebut Panewu Tempel, Danramil, Kapolsek, Kepala MAN 5 Sleman, perwakilan PC Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, KUA Tempel, serta jajaran pengurus BADKO TKA-TPA.
“FASI bukan sekadar perlombaan, tetapi proses pembentukan karakter. Anak-anak yang sejak kecil akrab dengan Al-Qur’an akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki akhlak yang baik. Mereka inilah yang akan menjadi modal penting bagi masa depan bangsa,” kata Harda Kiswaya. (SBD/KIM Tempel)



