Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Primer, Puskesmas Tempel I Gelar Monev dan Pembinaan Kader Posyandu

Sleman – Puskesmas Tempel I menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi perwakilan kader se-wilayah kerja puskesmas. Kegiatan yang difokuskan pada penguatan kapasitas kader dan edukasi kesehatan lingkungan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (25/07/2026).
Pelatihan dan evaluasi ini diikuti oleh perwakilan kader Posyandu dari empat kalurahan, yakni Kalurahan Lumbungrejo, Margorejo, Merdikorejo, dan Mororejo. Masing-masing padukuhan mengirimkan satu orang kader untuk mengikuti penyegaran materi, uji pemahaman melalui pre-test dan post-test, serta pembekalan teknis mengenai Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna mengantisipasi penularan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Penanggung Jawab Pelayanan Promosi Kesehatan Puskesmas Tempel I, Fuad Masykuri, yang hadir bersama tim medis Bidan Tyas dan Bidan Siti Sumaryati, menegaskan bahwa kader merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan primer masyarakat.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar mengukur hasil, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bersama. Kader adalah mitra utama tenaga kesehatan, sehingga kemampuan mereka perlu terus diperbarui agar pelayanan Posyandu semakin efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fuad Masykuri.
Ia menambahkan bahwa selain pelayanan medis medis dasar, aspek kesadaran kesehatan lingkungan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam mencegah timbulnya berbagai wabah penyakit di tingkat padukuhan.
Dalam rangkaian acara tersebut, Puskesmas Tempel I juga memperkenalkan tenaga kesehatan baru, Meliana Fitri, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kinerja pelayanan kesehatan masyarakat di lapangan.
Melalui monev berkala ini, Puskesmas Tempel I berkomitmen untuk terus mengasah kompetensi para kader sehingga Posyandu mampu menghadirkan layanan kesehatan primer yang berkualitas, preventif, dan menjangkau seluruh lapisan warga. (SBD/KIM Tempel)



