Satpol PP Sleman Goes to School Perkuat Pencegahan Tawuran dan Kenakalan Remaja

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya pencegahan tawuran pelajar, kenakalan remaja, dan kejahatan jalanan melalui program “Satpol PP Sleman Goes to School”. Kegiatan yang digelar di SMP Negeri 2 Gamping, Kapanewon Gamping, pada Kamis (30/7/2026) ini, menjadi langkah preventif untuk membangun karakter pelajar sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Program kolaboratif ini melibatkan Satpol PP Kabupaten Sleman, Polresta Sleman, Kodim 0732/Sleman, Dinas P3AP2KB, Kesbangpol, BNNK Sleman, dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Sleman.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah, kemudian dilanjutkan edukasi di kelas VII, VIII, dan IX, pemeriksaan barang bawaan siswa, serta pembinaan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan, kekerasan, maupun keberadaan kelompok pelajar yang mengarah pada tindakan negatif.
Selain itu, Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman juga melakukan skrining psikologis untuk mengidentifikasi kondisi psikososial peserta didik yang memerlukan pendampingan. Sementara itu, barang-barang yang tidak sesuai dengan tata tertib sekolah diamankan sebagai bagian dari proses pembinaan.
Kepala Seksi Pembinaan Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Sleman, Surono mengatakan program tersebut merupakan implementasi arahan Satgas Anti Kejahatan Jalanan yang mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan pembinaan.
“Kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi, pembinaan karakter, serta sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Satuan Binmas Polresta Sleman, Iptu Sugihartono mengajak para pelajar memilih pergaulan yang positif dan bijak menggunakan media sosial.
“Kami mengingatkan agar siswa menolak ajakan tawuran, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal lainnya, serta segera melapor kepada guru, orang tua, atau aparat jika mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi melanggar hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sleman, Ikhsan Waluyo menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan lingkungan sekolah yang aman membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Melalui program Satpol PP Sleman Goes to School, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya tawuran, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan kejahatan jalanan semakin meningkat. Program ini sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman. (Wasana / KIM Depok)



