KIM SENYUM Tempel Berkomitmen Perkuat Literasi Digital

Sleman – Komitmen untuk membangun ekosistem informasi publik yang sehat dan bebas hoaks kembali ditegaskan dalam Pertemuan Rutin Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) SENYUM Tempel. Kegiatan yang berlangsung di Kopi Sormindi, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Selasa (21/07/2026) tersebut tidak hanya berfokus pada evaluasi program kerja, tetapi juga menjadi momen perpisahan bagi Panewu Anom Tempel, Eni Yuliani, yang memasuki masa purnatugas per 1 Agustus 2026.
Ketua KIM SENYUM Tempel, Muryana, mengajak seluruh jajaran pengurus menjadikan forum ini sebagai wadah introspeksi atas capaian yang telah diraih sekaligus menyusun program strategis penyebaran informasi lokal yang berdampak nyata bagi warga.
“Mari kita bersama-sama melakukan introspeksi terhadap apa yang sudah kita kerjakan. Dari sana kita siapkan program-program berikutnya agar KIM SENYUM Tempel terus memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang informasi,” ujar Muryana.
Dalam sambutannya, Panewu Anom Tempel, Eni Yuliani, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi dan kemandirian pengurus KIM Tempel yang terus berinovasi di tengah keterbatasan anggaran operasional, salah satunya melalui penerbitan Buletin UMKM KIM Tempel untuk mempromosikan potensi ekonomi warga.
“Walaupun ada keterbatasan anggaran, tetaplah mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki masing-masing pengurus dan anggota sesuai bidangnya. Kelebihan yang dimiliki KIM Tempel saat ini harus menjadi penyemangat, karena mempertahankan prestasi jauh lebih berat daripada meraihnya,” tutur Eni Yuliani.
Eni Yuliani yang telah mendedikasikan diri sebagai aparatur sipil negara sejak 1 Maret 1999 ini turut berpamitan kepada seluruh anggota komunitas informasi. Ia berpesan agar KIM SENYUM Tempel senantiasa berada di garda terdepan dalam menjaga kondusivitas media digital dari serbuan berita bohong.
“Semoga setiap liputan yang disampaikan kepada masyarakat semakin memberi manfaat, terutama dalam menangkal informasi hoaks dan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Saya berharap KIM Tempel terus menjadi komunitas yang santun dalam berkata, cerdas dalam bermedia, dan bermanfaat untuk semuanya,” pungkas Eni Yuliani.
Melalui pertemuan ini, KIM Tempel menegaskan perannya bukan sekadar penyebar berita pemerintahan, melainkan pendorong literasi digital masyarakat agar makin bijak bermedia di era transformasi informasi. (SBD/KIM Tempel)



