Jasa Raharja DIY Edukasi Warga Gamping Tentang Pentingnya Penggunaan Helm SNI

Sleman – Pentingnya penggunaan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) terus disosialisasikan sebagai upaya menekan risiko cedera fatal akibat kecelakaan lalu lintas. Guna mendorong terciptanya budaya tertib berkendara, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar sosialisasi keselamatan transportasi sekaligus membagikan puluhan helm SNI gratis kepada warga Kapanewon Gamping di Ruang Wirasuta, Kantor Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (20/07/2026).

Kegiatan edukasi langsung tersebut menyasar masyarakat lokal untuk memperkuat pemahaman bahwa helm bukan sekadar kelengkapan administratif untuk menghindari sanksi penilangan, melainkan piranti keselamatan vital yang dirancang melalui pengujian ketat guna melindungi area kepala saat terjadi benturan keras.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja DIY, Regy Wijaya, menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam memilih dan mengaitkan helm secara benar masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, helm yang digunakan harus dipastikan memenuhi standar keselamatan resmi serta dipasang dengan kancing yang terkunci sempurna agar berfungsi optimal.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali masyarakat melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor. Menggunakan helm yang memenuhi standar SNI merupakan bentuk perlindungan paling mendasar yang dapat dilakukan oleh pengendara maupun penumpang,” ujar Regy Wijaya.

Ia menambahkan, perlindungan fisik kendaraan perlu diimbangi dengan kepatuhan penuh terhadap aturan lalu lintas, batas kecepatan, serta tingkat kewaspadaan yang tinggi di jalan raya.

“Selain penggunaan helm, masyarakat perlu membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman dengan mematuhi marka jalan, rambu dan peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Keselamatan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, namun membutuhkan komitmen bersama seluruh pengguna jalan,” pungkasi Regy Wijaya.

Melalui pemberian helm tersertifikasi SNI dan pembekalan materi keselamatan ini, Jasa Raharja DIY berharap angka kecelakaan fatalitas di wilayah Kapanewon Gamping dapat ditekan, sekaligus menumbuhkan kedisiplinan berlalu lintas yang berkelanjutan di kalangan pengguna jalan. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




KIM UMKM Kertomandiri Turi Siapkan Agenda Pertemuan Kabupaten dan Perkuat Peran Komunikasi Publik

Sleman – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) UMKM Kertomandiri Kapanewon Turi memperkuat konsolidasi kelembagaan guna memantapkan fungsinya sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan rutin yang digelar di Pendopo Agriesta Group, Padukuhan Pelem, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, pada Minggu (19/07/2026).

Pertemuan yang dipandu oleh Winarta ini dimanfaatkan untuk membahas penguatan administrasi kelembagaan, keberlanjutan program ekonomi swadaya, serta persiapan menjadi tuan rumah pertemuan KIM tingkat Kabupaten Sleman yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Tuan rumah kegiatan, Suyatno, menyambut hangat kedatangan para anggota KIM sembari memperkenalkan potensi usaha lokal berupa olahan susu kambing etawa bubuk dalam berbagai varian rasa.

“Selamat datang dan terima kasih atas kehadiran seluruh anggota. Semoga semua bisa menikmati suasana di Pendopo Agriesta. Kami juga memperkenalkan produk susu kambing bubuk etawa dengan berbagai varian rasa, mulai original, jahe, cokelat hingga vanila,” ujar Suyatno.

Ketua KIM UMKM Kertomandiri, Bakir, menegaskan bahwa kepercayaan menjadi penyelenggara forum KIM Sleman Sembada merupakan sebuah kehormatan yang memerlukan kesiapan matang, mulai dari kelengkapan administrasi hingga seragam identitas anggota.

“Menjadi tuan rumah adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, termasuk administrasi organisasi, kesiapan anggota, hingga penyambutan tamu dari berbagai KIM di Sleman,” kata Bakir.

Bakir menambahkan bahwa kepemilikan Nomor Induk KIM serta Surat Keputusan kepengurusan yang aktif menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan organisasi dalam mengkases program dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman. Di samping itu, program internal seperti dana sosial, Kotak Senyum, arisan, hingga simpan pinjam tetap dijalankan secara konsisten.

Sementara itu, Sekretaris KIM Turi, Suharno, menekankan pentingnya adaptasi media digital bagi seluruh anggota dalam menyebarluaskan informasi pembangunan daerah.

“Peran KIM tetap sama, yaitu menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Yang berubah hanya cara dan medianya mengikuti perkembangan zaman,” tutur Suharno.

Ia juga mendorong para anggota untuk aktif mempublikasikan potensi wilayah melalui penulisan berita berbasis kaidah jurnalistik 5W+1H. Rangkaian pertemuan rutin ini ditutup dengan sesi foto bersama serta keakraban antaranggota. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)




Pemerintah Kapanewon Gamping Teguhkan Komitmen Bersama Mewujudkan Keselamatan Transportasi

Sleman – Pemerintah Kapanewon Gamping bersama PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Polda DIY, Polsek Gamping, Koramil 17/Gamping, pemerintah kalurahan, dan masyarakat menyepakati komitmen bersama untuk mewujudkan keselamatan transportasi. Deklarasi dan kegiatan edukasi keselamatan jalan raya ini diselenggarakan di Ruang Wirasuta, Kantor Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (20/07/2026).

Langkah kolaboratif ini menjadi ruang sinergi lintas sektor guna menekan tingkat kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran kritis masyarakat. Aspek keselamatan berkendara dinilai sebagai tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat secara berkelanjutan.

Panewu Anom Gamping, Kurnia Astuti, menyampaikan bahwa kawasan Gamping memiliki dinamika mobilitas yang sangat tinggi karena menjadi jalur penghubung strategis antara Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Kondisi lalu lintas yang padat membuat koordinasi dan integrasi pencegahan kecelakaan menjadi prioritas utama.

“Penandatanganan komitmen bersama menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi tersebut sekaligus mendorong kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas,” ujar Kurnia Astuti.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja DIY, Regy S. Wijaya, menegaskan pentingnya membangun ekosistem keselamatan jalan yang terpadu guna melindungi kelompok rentan, seperti pelajar, pejalan kaki, pesepeda, dan pengendara sepeda motor.

“Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan selama melakukan perjalanan,” kata Regy S. Wijaya.

Melalui edukasi yang menyasar hingga tingkat kalurahan dan padukuhan, gerakan ini diharapkan mampu mengubah kultur berkendara masyarakat Gamping menjadi lebih tertib, aman, dan mengutamakan keselamatan jiwa. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




Pertemuan Kader BKB dan Kader Kesehatan Condongcatur Perkuat Sinergi Bangun Ketahanan Keluarga

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Pertemuan Kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan Kader Kesehatan guna memperkuat koordinasi serta sinergi pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pembekalan dan silaturahmi antar-kader tersebut berlangsung di Ruang Wacanaloka Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Selasa (21/07/2026).

Agenda yang dimulai pukul WIB ini dihadiri oleh perwakilan BKKBN DIY, Mustikaningtyas, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kapanewon Depok, Siti Juwariyah, jajaran Tim Pembina (TP) Posyandu, serta puluhan kader BKB dan kader kesehatan dari seluruh wilayah Kalurahan Condongcatur.

Dalam sambutannya, Kamituwa Kalurahan Condongcatur, Althofik Sofisalam, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi para kader yang konsisten mengabdi di garis terdepan pelayanan masyarakat.

“Kader merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan dan ketahanan keluarga di tingkat masyarakat. Semangat pengabdian para ibu kader menjadi modal utama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas,” ujar Althofik Sofisalam.

Sementara itu, Penyuluh KB Kapanewon Depok, Siti Juwariyah, menjelaskan bahwa pertemuan berkala ini dirancang sebagai sarana untuk mengasah pengetahuan, meningkatkan kapasitas teknis, serta mempererat soliditas antar-lembaga pendamping keluarga.

“Kami mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan perannya sebagai agen perubahan di masyarakat melalui edukasi kepada keluarga, sehingga mampu membangun keluarga yang tangguh, berkualitas, serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” tutur Siti Juwariyah.

Melalui konsolidasi ini, sinergi antara Pemerintah Kalurahan Condongcatur, BKKBN DIY, penyuluh KB, hingga kader Posyandu diharapkan semakin kokoh dalam mengawal program percepatan ketahanan keluarga serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Tri Suhartati/KIM Depok)




Komdigi Perkuat Kemitraan dengan KIM untuk Tingkatkan Kapasitas Komunikasi Publik Daerah

Sleman – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dengan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik di tingkat daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Pembinaan Urusan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika Sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) yang digelar secara daring pada Selasa (21/07/2026).

Kegiatan pembinaan nasional tersebut difokuskan pada optimalisasi pengelolaan media komunikasi publik, tata kelola relasi media, serta pemantapan peran KIM sebagai mitra jaringan informasi resmi pemerintah. Langkah ini berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 4 Tahun 2024.

Direktur Komunikasi Publik Komdigi, Nunik Purwanti, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama komunitas lokal merupakan kunci utama dalam mewujudkan ekosistem komunikasi publik yang efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui pembinaan ini, kami ingin memperkuat kapasitas komunikasi publik daerah, termasuk membangun kemitraan yang semakin erat dengan Komunitas Informasi Masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Nunik Purwanti.

Selain pembekalan teknis tata kelola informasi, Komdigi memanfaatkan momentum ini untuk mengonsolidasikan jejaring komunikasi publik daerah guna menyukseskan gelora agenda nasional. Jejaring daerah diajak terlibat aktif menggemakan publikasi serta menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Agenda pembinaan virtual ini turut diikuti oleh perwakilan daerah, salah satunya Sekretaris KIM Depok Raya Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, guna memperkuat kapasitas kelembagaan KIM di tingkat kapanewon dan kalurahan.

Melalui kemitraan yang makin solid ini, penguatan jejaring KIM di Kabupaten Sleman diharapkan mampu mempercepat diseminasi program pembangunan dan pelayanan publik agar tersampaikan secara cepat, akurat, transparan, serta mudah dipahami oleh masyarakat luas. (Athiful/KIM Depok)