Dari Demplot 380 M2, KWT Bangga Lestari Sumberan Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga

Sleman – Sebanyak 27 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Bangga Lestari” di Padukuhan Sumberan RW 08, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, terus bergerak aktif mendorong ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. Gerakan ini dibuktikan melalui optimalisasi lahan kebun percontohan (demplot) seluas 380 meter persegi di wilayah setempat.
KWT yang berdiri sejak 25 November 2024 ini resmi dikukuhkan oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman pada 10 April 2025, serta telah mengantongi akta pendirian notaril sejak 1 Desember 2025.
Dipimpin oleh Siti Maryati, seluruh anggota KWT rutin menggelar pertemuan bulanan dan beraktivitas merawat lahan demplot secara bergotong royong sesuai arahan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
“Kami memiliki lahan demplot seluas 380 meter persegi yang ditanami timun baby, jagung manis, dan kacang tanah secara bergilir. Selain tanaman pangan dan hortikultura, kami juga mengembangkan budidaya ikan lele,” ujar Siti Maryati di sela aktivitas menyiram tanaman di kebun demplot, Sabtu (18/07/2026).
Guna meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengelolaan pertanian urban, para anggota KWT telah melaksanakan studi tiru sebanyak tiga kali ke berbagai lokasi pengelolaan tani. Komitmen dan kerja keras tersebut berbuah manis dengan diraihnya penghargaan Juara 3 Evaluasi Administrasi KWT Tingkat Kabupaten Sleman pada tahun 2026.
Dukungan terhadap keberlangsungan KWT Bangga Lestari juga datang dari Ketua RW 08 Padukuhan Sumberan, Hanung Dwi Nugroho. Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri di Polda DIY, ia konsisten memberikan pendampingan serta motivasi kepada para ibu-ibu anggota KWT.
“KWT Bangga Lestari memiliki visi mewujudkan kelompok yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Misinya mencakup peningkatan kualitas SDM, menjadi wadah belajar bertani, membina persatuan, mengembangankan usaha produktif, serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” tutur Hanung Dwi Nugroho.
Melalui konsistensi pengelolaan demplot dan budidaya perikanan ini, keberadaan KWT Bangga Lestari diharapkan dapat terus meningkatkan peran perempuan dalam memproduksi pangan lokal yang sehat, menambah pendapatan rumah tangga, serta membangun jaringan kerja sama ekonomi yang berkelanjutan di tingkat lokal. (Giek/KIM Moyudan)



