Dinsos dan Kesbangpol Sleman Bekali Siswa Baru SMAN 1 Turi dengan Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Sleman – Upaya membangun karakter generasi muda terus diperkuat sejak awal masa pendidikan. Dinas Sosial Kabupaten Sleman melalui Tenaga Pelopor Perdamaian (PORDAM) berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman menggelar sosialisasi pencegahan bullying, klithih, radikalisme, bahaya ruang digital, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi peserta didik baru SMAN 1 Turi, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut diikuti 427 peserta didik baru. Untuk meningkatkan efektivitas penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam tiga kelas.
Rombongan Dinas Sosial dan Kesbangpol Kabupaten Sleman diterima langsung oleh Wakil Kepala SMAN 1 Turi, Fadmiyati. Dalam kesempatan itu, pihak sekolah mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
Materi disampaikan oleh Tenaga Pelopor Perdamaian (PORDAM) Dinas Sosial Kabupaten Sleman, RM Yohanes Samiaji, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Kesbangpol Kabupaten Sleman, Bagus Jalu Anggara, serta Tenaga Pelopor Perdamaian (PORDAM) Dinas Sosial DIY, Muhammad Helmi Rakhman. Kegiatan juga didampingi Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wahyudin Hadi.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang berintegritas, peduli terhadap sesama, menghargai keberagaman, serta mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah.
Selain membahas pencegahan bullying, peserta juga dibekali pemahaman mengenai bahaya kejahatan jalanan atau klithih, pencegahan radikalisme, serta ancaman di ruang digital, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, ujaran kebencian, penipuan digital, hingga judi online. Para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga jejak digital dan menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pada sesi wawasan kebangsaan, peserta memperoleh penguatan mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta memperkuat semangat bela negara sebagai benteng menghadapi berbagai pengaruh negatif.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi berjalan aktif melalui berbagai pertanyaan dan tanggapan yang mencerminkan tingginya kepedulian siswa terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru SMAN 1 Turi tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, bijak dalam memanfaatkan ruang digital, serta mampu menolak segala bentuk kekerasan, intoleransi, dan paham radikal.
Kolaborasi antara Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Kesbangpol Kabupaten Sleman, dan SMAN 1 Turi menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi pembentukan karakter generasi muda.
(Eka Sastra / KIM DSN)



