Kapanewon Mlati Hadirkan Pelayanan Prima: Terbuka di Media Sosial Hingga Ramah Difabel

Sleman – Pemerintah Kapanewon Mlati terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan keterbukaan informasi dan inklusivitas fasilitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Langkah transformasi pelayanan ini diselenggarakan untuk memudahkan warga dalam mengakses informasi administratif, mengajukan permohonan layanan, serta menyampaikan aspirasi secara cepat dan efisien. Guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, Kapanewon Mlati mengombinasikan modernisasi kanal digital media sosial resmi dengan penyediaan ruang konsultasi khusus tatap muka serta pembenahan sarana fisik yang ramah penyandang disabilitas.

Bentuk perhatian terhadap prinsip inklusivitas tersebut diwujudkan melalui penyediaan jalur akses khusus dan pemisahan area parkir bagi warga berkebutuhan khusus demi menjamin kemudahan mobilitas harian. Pendekatan ramah difabel dan keterbukaan layanan digital ini memicu respons positif dari masyarakat setempat yang merasakan langsung dampak perubahannya.

Salah seorang warga Mlati, Ester, menyampaikan apresiasi dan rasa puasnya atas peningkatan standar kualitas pelayanan publik yang dihadirkan pihak kapanewon.

“Saya merasa lebih nyaman dan puas dengan pelayanan publik Kapanewon Mlati. Mereka terus berbenah dan nyata-nyata memberikan kepuasan bagi masyarakat,” ujar Ester pada Selasa (18/08/2026).

Melalui berbagai inovasi keterbukaan informasi dan penyediaan fasilitas inklusif ini, Pemerintah Kapanewon Mlati membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang adil, responsif, serta tidak membeda-bedakan warga. (Novendra/KIM Pijar Mlati)




Peringatan HUT ke-81 RI di Kalasan, Bupati Sleman Ajak Masyarakat Terus Berjuang Isi Kemerdekaan

Sleman – Pemerintah Kapanewon Kalasan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Tamanan Pabrik, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026).

Upacara pengibaran bendera ini diselenggarakan untuk mengenang detik-detik proklamasi kemerdekaan, mengapresiasi jasa para pahlawan, serta mengokohkan semangat kebersamaan masyarakat. Perhelatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan pelajar SD, SMP, SMA/SMK, perangkat kalurahan, perwakilan perguruan tinggi, instansi vertikal, serta puluhan organisasi sosial dan komunitas di wilayah Kalasan.

Panewu Kalasan, Samino, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Panit 2 Lantas Polsek Kalasan Ipda Polisi Anang Susilo, serta dikawal oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) gabungan siswa SMA dan SMK.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Sleman Harda Kiswaya, Inspektur Upacara Samino menegaskan pentingnya meneruskan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur melalui kerja nyata secara berkesinambungan.

“Indonesia dibangun dari jutaan langkah yang dilakukan dengan penuh kesungguhan. Teruslah melangkah bekerja memperbaiki diri agar setiap langkah membawa kebaikan bagi negeri, jangan berhenti menjadi pewaris kemerdekaan, namun bangkitlah menjadi penerus perjuangan, memastikan Indonesia Berdaulat, Makmur, Adil, merata tanpa ada yang tertinggal,” ujar Samino saat membacakan sambutan Bupati Sleman pada Senin (17/08/2026).

Setelah prosesi upacara selesai, rangkaian perhelatan dilanjutkan dengan pengumuman serta penyerahan piala dan hadiah kepada para pemenang Lomba Gerak Jalan tingkat SD, SMP, SMA/SMK, hingga kategori umum.

Melalui penyelenggaraan upacara bendera dan apresiasi perlombaan ini, masyarakat Kapanewon Kalasan diajak untuk senantiasa menghidupkan filosofi Jumangkah Anjontro Laku Memayu Hayuning Bawono dalam mengisi kemerdekaan. (Tri Joko S/KIM Kalasan Bersahabat)




Kalurahan Maguwoharjo Gelar Tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sleman – Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo menggelar malam tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026).

Acara tasyakuran tersebut diselenggarakan sebagai bentuk refleksi spiritual dan ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia. Perhelatan yang dihadiri pamong kalurahan, tokoh masyarakat, serta kelembagaan kalurahan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga, mengenang jasa para pahlawan, serta mengukuhkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah Maguwoharjo.

Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, yang hadir memberikan sambutan menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-81 harus dimaknai melampaui seremoni semata, melainkan dengan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Kita patut kembali menundukkan hati dan mensyukuri kemerdekaan yang telah diwariskan melalui pengorbanan harta dan nyawa para pendahulu bangsa. Rasa syukur atas 81 tahun kemerdekaan harus kita wujudkan dengan terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi lingkungan serta masyarakat,” ujar Rakhmat Harinawan pada Senin (17/08/2026).

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kejuangan dan kebersamaan perlu dijaga lintas generasi agar cita-cita kemerdekaan dapat terus terwujud.

“Kami berharap semangat kemerdekaan terus hidup dalam bentuk kepedulian sosial, gotong royong, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan masyarakat Maguwoharjo,” tandasnya.

Melalui penyelenggaraan tasyakuran peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo berkomitmen menjadikan momentum sejarah sebagai dorongan untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan menjaga ketenteraman masyarakat. (Athiful/KIM Depok)




PMI Depok Siagakan Tim Medis Siap Siaga Dukung Kelancaran Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kapanewon

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Ranting Depok menyiagakan personel tim medis dan dukungan pertolongan pertama dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kapanewon Depok di Halaman Kantor Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026).

Penugasan medis ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan pertolongan pertama serta upaya pengawalan kesehatan peserta selama prosesi penghormatan Sang Merah Putih berlangsung. Perhelatan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, yang bertindak sebagai inspektur upacara dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur instansi, sekolah, dan organisasi masyarakat.

Keterlibatan aktif para relawan PMI Depok di lapangan memastikan seluruh rangkaian kegiatan seremoni kenegaraan berjalan aman, tertib, dan terkendali. Langkah kesiapsiagaan ini dilakukan guna memberikan penanganan cepat apabila terdapat peserta upacara yang mengalami gangguan kesehatan atau kelelahan di tengah jalannya prosesi.

Relawan PMI Depok, Lidya Agustina Kristanti, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan relawan merupakan wujud nyata pengabdian kemanusiaan PMI dalam mendukung agenda kemasyarakatan dan pemerintahan.

“PMI Depok siap mendukung kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari tugas kemanusiaan. Peringatan kemerdekaan juga menjadi momentum bagi relawan untuk memperkuat kepedulian dan semangat melayani sesama,” ujar Lidya Agustina Kristanti pada Senin (17/08/2026).

Ia menambahkan bahwa partisipasi relawan PMI dalam momentum hari kemerdekaan ini diharapkan dapat terus memperkokoh budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Semoga momentum kemerdekaan ini menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kesiapan untuk saling membantu. Kami juga berharap relawan PMI terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Lidya.

Melalui dukungan pelayanan kesehatan pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, PMI Depok kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendampingi berbagai perhelatan publik serta memperkuat aksi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Sleman. (Athiful/KIM Depok)




Momentum HUT ke-81 RI, Kapanewon Gamping Salurkan Bansos Bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Sleman – Pemerintah Kapanewon Gamping menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim dan warga dhuafa di Lapangan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026).

Penyerahan bantuan sosial tersebut diselenggarakan bertepatan usai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perhelatan ini bertujuan memaknai momentum proklamasi melalui aksi kepedulian nyata, memperkuat solidaritas sosial, serta membantu meringankan beban ekonomi bagi 100 anak yatim dan warga dhuafa di wilayah Kapanewon Gamping.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Panewu Gamping, Suyanto, kepada para perwakilan penerima manfaat. Kehadiran program sosial di tengah perayaan kemerdekaan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan ketahanan sosial dan inklusivitas di lingkungan masyarakat.

Panewu Gamping, Suyanto, menyampaikan bahwa esensi perayaan kemerdekaan harus menyasar langsung pada kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

“Kepedulian ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih inklusif. Kemerdekaan pun tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan sejarah bangsa, melainkan sebagai semangat untuk membangun kepedulian, memperkuat persatuan, dan mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Suyanto pada Senin (17/08/2026).

Melalui penyaluran bantuan sosial ini, Pemerintah Kapanewon Gamping mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)