Dari Atraksi Bela Diri ke Pesan Kamtibmas, Danramil Tempel Ajak Warga Jaga Keamanan

Sleman – Komandan Koramil 04/Tempel, Edy Widodo, menampilkan demonstrasi atraksi bela diri usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026).

Pentas atraksi ini diselenggarakan untuk menyemarakkan peringatan proklamasi sekaligus menjadi sarana edukasi keahlian tanggap darurat. Peragaan tersebut bertujuan membakar semangat jiwa juang generasi muda, membangun kesiapsiagaan warga, serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Satpol PP, dan elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kapanewon Tempel.

Berbagai aksi memukau diperagakan secara langsung, seperti memecahkan balon dengan mata tertutup, menghancurkan balok menggunakan kepala, hingga simulasi melumpuhkan pelaku kejahatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Danramil 04/Tempel, Edy Widodo, menyampaikan bahwa peragaan teknik bela diri tersebut membawa pesan penting mengenai keterlibatan aktif masyarakat dan Satkamling dalam mengantisipasi ancaman kejahatan di lingkungan pemukiman.

“Kami coba memberikan contoh teknik dasar melumpuhkan pelaku kejahatan secara efektif dan aman. Acara ini juga bertujuan membangun kerja sama yang kuat antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah secara bersama-sama. Kami berharap kepada generasi muda khususnya agar memiliki jiwa juang yang tinggi, cinta NKRI. Indonesia tetap jaya menuju Indonesia Emas 2030,” ujar Edy Widodo pada Senin (17/08/2026).

Apresiasi tinggi turut diberikan oleh Panewu Tempel, Rasyid Ratnadi Sosiawan, yang menilai kegiatan kreatif tersebut efektif membangkitkan kesadaran kolektif warga dalam menciptakan kondusivitas wilayah.

“Luar biasa yang dilakukan Bapak Danramil Tempel. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan suasana tenteram dan aman di wilayah Kapanewon Tempel,” kata Rasyid Ratnadi Sosiawan.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Tempel, Samiyono, mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Jika terjadi peristiwa atau kejadian, masyarakat bisa melaporkan melalui layanan darurat kepolisian 110,” tutur Samiyono.

Melalui perpaduan atraksi bela diri dan edukasi kamtibmas ini, peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Kapanewon Tempel diharapkan mampu memperkuat nilai gotong royong dan kesadaran warga dalam menjaga ketenteraman bersama. (SBD/KIM Tempel)




P3S Seyegan Bekali Bank Sampah Margo Asri Somorai, Pemilahan Sampah Dimulai dari Rumah

Sleman – Petugas Pendamping Pengelolaan Sampah (P3S) Kapanewon Seyegan memberikan pendampingan dan pembekalan pemilahan sampah kepada pengurus serta nasabah Bank Sampah Margo Asri di Padukuhan Tegal Gentan, Somorai VI, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, pada Minggu (16/08/2026).

Kegiatan edukasi ini diselenggarakan dalam perhelatan rutin selapanan Minggu Kliwon yang memadukan kegiatan ibu-ibu RT 07 RW 19, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan unit Bank Sampah Margo Asri yang baru saja dibentuk. Langkah pendampingan ini bertujuan untuk mendorong pengelolaan sampah organik secara mandiri di tingkat rumah tangga sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah anorganik yang bernilai ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, P3S Kapanewon Seyegan mengenalkan berbagai metode praktis pengolahan sampah organik seperti biopori, biopot, losida, komposter, dan jugangan. Selain itu, hadir pula pelapak sampah, Agung Mujihartono, yang memberikan edukasi pemilahan sampah anorganik secara terperinci serta membagikan katalog harga beli sebagai wujud kemitraan pemasaran hasil pilahan warga.

P3S Kapanewon Seyegan, Sutarto Agus, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menyelesaikan persoalan sampah mulai dari lingkup paling kecil.

“Harapannya, sampah organik juga bisa terkelola dengan baik dan selesai di tingkat rumah tangga. Tidak semua sampah harus dibawa keluar rumah jika sejak awal sudah bisa kita kelola dengan cara yang tepat,” ujar Sutarto Agus pada Minggu (16/08/2026).

Senada dengan hal tersebut, pelapak sampah mitra Bank Sampah Margo Asri, Agung Mujihartono, menambahkan bahwa pemahaman mengenai jenis dan klasifikasi sampah yang memiliki nilai jual akan mempermudah warga dalam memilah dari rumah sekaligus mendatangkan manfaat ekonomi secara rutin.

“Dengan mengetahui jenis sampah yang laku dan cara memilahnya, warga bisa lebih mudah memisahkan sampah sejak dari rumah. Sampah yang sudah terpilah dengan baik tentu lebih mudah untuk dijual,” tutur Agung Mujihartono.

Melalui pendampingan intensif yang diakhiri dengan praktik pemilahan dan penimbangan sampah secara langsung ini, Bank Sampah Margo Asri diharapkan terus berkembang menambah jumlah nasabah serta memperkuat budaya olah sampah mandiri di wilayah Kalurahan Margoagung. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Seluruh Relawan MBG di Seyegan Ikuti Upacara Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Sleman – Ratusan relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kapanewon Seyegan mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026) pagi.

Keikutsertaan para relawan dalam upacara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kapanewon Seyegan ini menjadi momentum untuk memupuk semangat kebangsaan, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat rasa nasionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian pelayanan gizi bagi masyarakat.

Para relawan hadir dengan didampingi Koordinator Kelompok Kecamatan (Kapokcam) Seyegan Muhammad Bogo Prasetyo bersama tujuh Kepala SPPG se-Kapanewon Seyegan. Keterlibatan lintas unsur ini mencerminkan soliditas serta kolaborasi antarpetugas pelayanan publik di wilayah Kapanewon Seyegan.

Kepala SPPG Margomulyo Seyegan, Joni Prasetyo, menegaskan bahwa perayaan hari kemerdekaan harus dimaknai dengan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Bagi kami, memberikan pelayanan MBG dengan penuh tanggung jawab, menjaga kualitas makanan, serta memastikan makanan bergizi diterima masyarakat dengan baik merupakan bagian dari pengabdian untuk Indonesia,” ujar Joni Prasetyo pada Senin (17/08/2026).

Joni menambahkan bahwa semangat gotong royong yang terbangun dalam momentum upacara ini diharapkan terus menjadi landasan utama para relawan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Melalui keikutsertaan dalam upacara bendera tersebut, seluruh relawan MBG di Kapanewon Seyegan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan gizi bagi penerima manfaat secara konsisten dan berkelanjutan. (Joni P/KIM Seyegan)




Khidmat Upacara HUT ke-81 RI di Depok, Semangat Kemerdekaan Berpadu dengan Prestasi

Sleman – Pemerintah Kapanewon Depok menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Senin (17/08/2026) pagi.

Upacara yang diikuti sekitar 400 peserta ini diselenggarakan sebagai momentum utama untuk meneguhkan semangat persatuan, pengabdian, serta apresiasi atas berbagai capaian prestasi masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Barisan peserta terdiri atas peleton TNI-Polri, ASN Kapanewon Depok, pamong dari Kalurahan Condongcatur, Caturtunggal, dan Maguwoharjo, hingga unsur pendidikan serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Panewu Depok Rakhmat Harinawan, dengan Perwira Upacara AKP Mochamad Mochari dari Polsek Depok Barat, dan Komandan Upacara Ipda Waluyo dari Polsek Bulaksumur. Acara turut dihadiri jajaran Forkopimkap Depok, Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, Pj. Lurah Caturtunggal Feri Ferdian, serta Pj. Lurah Maguwoharjo R. Hery Subagyo.

Dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih, tiga pelajar SMK Penerbangan AAG Adisutjipto—Nadi Putra, M. Rasyid Hidayah, dan Satria Bala Pradana Yudha—sukses menjalankan tugas dengan presisi dan khidmat, diiringi paduan suara Guru PAUD se-Kapanewon Depok.

Membacakan amanat Bupati Sleman Harda Kiswaya, Panewu Depok Rakhmat Harinawan menyampaikan pesan penting mengenai penguatan aksi nyata dalam pembangunan daerah demi mencapai kesejahteraan yang merata.

“Mari satukan tekad, kuatkan niat pengabdian memberikan pelayanan terbaik, menjalankan amanah yang kita terima sebagai penerus kemerdekaan dari pendahulu kita. Sesarengan, saiyeg saeka praya kita wujudkan Sleman Sembada,” ujar Rakhmat Harinawan saat membacakan amanat Bupati Sleman pada Senin (17/08/2026).

Kegiatan upacara ini diakhiri dengan pengumuman capaian prestasi wilayah, di antaranya keberhasilan Tim Pembina Posyandu Kalurahan Condongcatur bersama New Posyandu Asparagus II Babadan Baru yang meraih Peringkat I Lomba Posyandu Tingkat DIY 2026, serta Bina Keluarga Remaja (BKR) Sedap Malam Gandok yang menembus lima besar nasional.

Melalui perpaduan kekhidmatan upacara bendera dan pengumuman prestasi daerah ini, Kapanewon Depok membuktikan komitmennya untuk terus mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, pemberdayaan masyarakat, dan gotong royong. (Wasana/KIM Depok)




Got Talent Semarakkan Malam Tirakatan HUT ke-81 RI di Pringgolayan, Pukau Tamu Asal Perancis

Sleman – Warga RT 07 RW 26 Pringgolayan mengemas perayaan malam tirakatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara kreatif melalui ajang “Erte Pitu Got Talent 2026” di depan Cakruk RT 07 RW 26 Pringgolayan, Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Minggu (16/08/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul hingga WIB ini diselenggarakan sebagai ruang perjumpaan warga lintas generasi untuk memupuk kebersamaan, menyalurkan bakat seni, serta mengenang jasa para pahlawan bangsa. Mengusung tema “Kalo Bisa Guyub, Ngapain Harus Ribut? Merdeka!!”, perhelatan ini memadukan refleksi kemerdekaan, kompetisi antarkelompok Dasawisma dan pengurus lingkungan, penyerahan hadiah lomba Agustusan, hingga pentas hiburan rakyat.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dukuh Dabag Ahmad Sunarya, Ketua RW 26 Pringgolayan Lid Riyanto, Ketua RT 07 Ari Kurniawan, serta ratusan warga setempat. Kemeriahan pun makin menyedot perhatian saat kontestan dari Dasawisma Melati keluar sebagai juara pertama Got Talent 2026, disusul Bank Sampah Sido Resik dan Dasawisma Jasmine.

Ketua RT 07 RW 26 Pringgolayan, Ari Kurniawan, menegaskan bahwa perayaan proklamasi sengaja dikemas interaktif agar seluruh lapisan warga merasakan kegembiraan yang sama.

“Kami ingin malam tirakatan menjadi ruang untuk bersyukur sekaligus bergembira bersama. Melalui Got Talent, kreativitas warga dapat ditampilkan dan yang terpenting kebersamaan antarwarga semakin kuat,” ujar Ari Kurniawan pada Minggu (16/08/2026).

Menariknya, kemeriahan panggung Got Talent di tingkat RT ini turut menarik perhatian seorang wisatawan asal Perancis, Isabella, yang hadir langsung menyaksikan kehangatan tradisi tirakatan warga lokal.

“Ini sangat menarik bagi saya. Saya melihat masyarakat merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Anak-anak hingga orang dewasa ikut terlibat. Saya sangat terkesan dengan suasana seperti ini,” ungkap Isabella.

Melalui perpaduan nilai budaya, nilai kebangsaan, dan semangat gotong royong ini, warga Pringgolayan membuktikan bahwa kemerdekaan Indonesia ke-81 dapat terus dirawat secara konsisten mulai dari lingkungan terkecil. (Wasana/KIM Depok)