Karnaval Budaya Sambisari Semarakkan HUT ke-81 RI, Perkuat Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga

Sleman – Warga Padukuhan Sambisari menggelar perhelatan Karnaval Budaya dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Padukuhan Sambisari, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Minggu (16/08/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang ekspresi kreatif warga sekaligus sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas generasi. Berbekal perpaduan tema kebudayaan dan kemerdekaan, karnaval ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, mengedukasi generasi muda mengenai kekayaan adat Nusantara, serta melestarikan tradisi kebudayaan bangsa di tengah arus modernisasi.
Pawai karnaval tersebut menampilkan berbagai kelompok masyarakat yang mengular di sepanjang jalan padukuhan dengan mengenakan aneka kostum, mulai dari busana adat Nusantara, pakaian bernuansa pejuang kemerdekaan 1945, hingga berbagai kreasi seni bertema merah putih.
Ketua Panitia Karnaval Budaya RW 01 Sambisari, Deswita Chintya Aryanti, menjelaskan bahwa perhelatan ini dikonsep agar perayaan proklamasi dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan warga.
“Kami ingin momentum 17 Agustus tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan masyarakat,” ujar Deswita Chintya Aryanti pada Minggu (16/08/2026).
Keterlibatan aktif kelompok muda dalam mengorganisasi kegiatan tersebut turut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga RW 01 Sambisari, Arif Yudhi, mengapresiasi kerja keras pemuda yang berhasil menggerakkan partisipasi warga secara masif.
“Semangat anak-anak muda luar biasa. Mereka mampu mengorganisir kegiatan dan mengajak seluruh warga untuk ikut berpartisipasi. Karnaval ini membuat suasana kampung semakin hidup dan menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul serta bergembira bersama,” kata Arif Yudhi.
Melalui kemeriahan Karnaval Budaya Sambisari ini, semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air diharapkan dapat terus tumbuh dan mengakar kuat dalam kehidupan bermasyarakat. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)



