Griya Winasis, Rumah Kedua SD Negeri Ngemplaksari untuk Membentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

Sleman – SD Negeri Ngemplaksari yang berada di di Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman mengukuhkan identitas dan keunggulan intitusinya melalui peluncuran branding sekolah bertajuk “Griya Winasis”

Terletak di kawasan yang dikelilingi kebun dan persawahan, SD Negeri Ngemplaksari menjawab tantangan persaingan geografis dengan menghadirkan inovasi lingkungan belajar yang asri, nyaman, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini menampung sebanyak 106 siswa dengan menerapkan sistem pembelajaran berbasis pengembangan karakter yang komprehensif.

Konsep Griya Winasis ditopang oleh tiga pilar utama, yakni lingkungan sekolah yang asri dan aman, tenaga pendidik yang profesional dan adaptif, serta kurikulum karakter yang diwujudkan melalui program kokurikuler mingguan setiap hari Jumat, pengelolaan sampah terpadu, dan kantin kejujuran.

Kepala SD Negeri Ngemplaksari, Bakir, menjelaskan filosofi di balik penamaan branding sekolah yang kini menjadi fondasi utama dalam mendidik para siswa.

“Griya Winasis mengandung arti rumah kedua yang nyaman dan asri, tempat untuk mendidik generasi anak desa yang cerdas, agamis, bijak, dan berkarakter mulia,” kata Bakir pada Selasa (18/08/2026).

Ia menambahkan bahwa pendidikan karakter di SD Negeri Ngemplaksari dipraktikkan langsung dalam aktivitas harian, seperti pemilahan sampah anorganik dan organik sejak 2025 serta kantin kejujuran untuk melatih kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan.

“Kami meminta guru-guru untuk ikut memviralkan kegiatan yang ada di SD Negeri Ngemplaksari melalui media sosial agar masyarakat semakin mengenal berbagai program positif dan prestasi sekolah,” ujar Bakir.

Melalui branding Griya Winasis dan penguatan program karakter ini, SD Negeri Ngemplaksari optimistis dapat mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, serta siap menjawab tantangan masa depan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




AMM Banyuraden Perkuat Civic Engagement Berbasis Demokrasi dan Nilai Islam

Sleman – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Banyuraden menggelar kegiatan penguatan keterlibatan warga negara (civic engagement) bagi generasi muda di Gedung Muhammadiyah Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (14/08/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperdalam pemahaman para pemuda mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Forum ini menekankan integrasi antara nilai-nilai demokrasi dan prinsip keislaman guna membentuk kepemimpinan generasi muda yang kritis, bertanggung jawab, serta peduli terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

Hadir sebagai narasumber utama, Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Abdurrahman Darojat, memaparkan bahwa keberlanjutan demokrasi sangat bergantung pada keterlibatan nyata warga negara dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial.

“Civic engagement perlu terus diperkuat karena demokrasi tidak hanya berkaitan dengan proses politik, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan masyarakat,” ujar Abdurrahman Darojat pada Jumat (14/08/2026).

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai keislaman seperti kepedulian sosial, keadilan, musyawarah, dan keutamaan menghadirkan kemaslahatan bersama dapat berjalan selaras dengan prinsip-prinsip demokrasi modern.

“Nilai demokrasi dan nilai keislaman dapat berjalan beriringan ketika keterlibatan masyarakat diarahkan untuk membangun kehidupan yang adil, saling menghormati, dan memberikan kemanfaatan bersama,” tambah Abdurrahman Darojat.

Melalui penguatan ini, AMM Banyuraden diharapkan dapat terus menjadi wadah inkubasi bagi kader-kader muda Muhammadiyah di Kabupaten Sleman dalam melatih jiwa kepemimpinan, merawat budaya musyawarah, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (Athiful/KIM Depok)




SEKAR-AMARTA Serahkan Papan Sasmita Perkuat Pembelajaran Siswa Disabilitas

Sleman – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) SEKAR-AMARTA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyerahkan media pembelajaran inovatif Papan Sasmita sekaligus membentuk Tim Keberlanjutan Sekolah di SLB Bhakti Kencana 1, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, pada Jumat (14/08/2026).

Penyerahan media pembelajaran ini diselenggarakan untuk memastikan hasil riset dan pengembangan inovasi mahasiswa tetap dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung proses belajar peserta didik dengan disabilitas intelektual, meski masa pengabdian kampus telah usai.

Prosesi penyerahan Papan Sasmita berlangsung dalam agenda Srawung SEKAR-AMARTA yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala SLB Bhakti Kencana 1 dan Ketua Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA, serta disaksikan oleh dosen pendamping dan perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB DIY.

Ketua Tim PKM-PM SEKAR-AMARTA UNY, Lituhayu Sasikirana, menegaskan bahwa keberlanjutan pemanfaatan media pembelajaran menjadi fokus utama dari seluruh rangkaian pengabdian masyarakat ini.

“Kami ingin program ini tidak berhenti ketika masa pelaksanaan PKM selesai. Serah terima Papan Sasmita dan penetapan Tim Keberlanjutan menjadi bentuk komitmen bersama agar media yang telah dikembangkan dapat terus digunakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan peserta didik,” ujar Lituhayu Sasikirana pada Jumat (14/08/2026).

Selain penyerahan produk dan pembentukan tim pengelola di tingkat sekolah, tim mahasiswa UNY juga menyerahkan Individualized Progress Report Card kepada para wali murid. Laporan rinci ini memuat rekam jejak perkembangan anak selama mengikuti program agar proses stimulasi dan pendampingan pembelajaran dapat terus dilanjutkan secara konsisten di rumah.

Melalui sinergi lintas pihak yang melibatkan kalangan perguruan tinggi, pihak sekolah, MKKS SLB DIY, serta orang tua murid, Papan Sasmita diharapkan dapat memperkuat efektivitas pembelajaran inklusif sekaligus mendukung penanaman Pendidikan Khas Kejogjaan bagi peserta didik disabilitas di Kabupaten Sleman. (Athiful/KIM Depok)




Semarakkan HUT ke-81 RI, OSIS MAN 4 Sleman Gelar MAFESTA 2026

Sleman – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Pratisma MAN 4 Sleman menyelenggarakan festival tahunan bertajuk MAFESTA (Manesa Festival Semarak Tujuhbelasan) di lingkungan MAN 4 Sleman, Kabupaten Sleman, pada Kamis (13/08/2026) hingga Jumat (14/08/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “One Nation: Cultural Roots, Heroic Spirits” ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut untuk menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ajang ini dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk menyalurkan kreativitas, mengasah jiwa kepemimpinan, melatih kerja sama tim, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah.

Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan lomba poster digital, desain logo MAN Plus Keterampilan, serta jalan sehat bersama para guru dan tenaga kependidikan. Kemeriahan berlanjut dengan ragam perlombaan tradisional antarkelas seperti balap karung trenggiling, makan kerupuk pecah air, lepas kaus kaki, estafet tepung, hingga penataan kebersihan kelas yang dipadukan dengan pengundian doorprize.

Ketua OSIS MAN 4 Sleman, Rezyka, mengapresiasi tinggi antusiasme seluruh siswa yang aktif berpartisipasi dan menjaga kondusivitas acara sepanjang dua hari perhelatan.

“Dua hari event MAFESTA ini seru banget. Suasananya juga meriah dan banyak yang antusias,” ujar Rezyka pada Jumat (14/08/2026).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia MAFESTA, Dafa Hariwijaya, mengungkapkan rasa bersyukurnya atas kelancaran acara dan berharap ajang ini menjadi pembelajaran berharga bagi kepengurusan OSIS ke depan.

“So far acaranya seru. Semoga kegiatan selanjutnya dapat dipersiapkan dengan lebih matang serta diiringi komunikasi dan kerja sama panitia yang semakin baik,” tutur Dafa Hariwijaya.

Ajang MAFESTA 2026 diakhiri dengan pengumuman pemenang perlombaan dan penyerahan hadiah utama doorprize, yang menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kebersamaan melalui aktivitas positif di lingkungan sekolah. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)




Senam dan Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kapanewon Depok

Sleman – Kapanewon Depok menggelar kegiatan Senam dan Jalan Sehat dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (15/08/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul WIB ini berlangsung semarak dengan nuansa merah putih yang dikenakan oleh para peserta. Agenda diselenggarakan sebagai ajang membudayakan hidup sehat, mempererat tali silaturahmi antar-unsur masyarakat, serta menggeliatkan perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Acara tersebut dihadiri oleh Panewu Depok Rakhmad Harinawan, jajaran aparatur Kapanewon Depok, serta perwakilan warga dan pamong dari Kalurahan Condongcatur, Caturtunggal, dan Maguwoharjo.

Panewu Depok, Rakhmad Harinawan, mengapresiasi antusiasme warga dan pemangku kepentingan yang hadir memadati area kegiatan sejak pagi hari.

“Senang dengan adanya kegiatan senam dan jalan sehat ini. Selain untuk menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menjalin silaturahmi lintas sektor,” ujar Rakhmad Harinawan pada Sabtu (15/08/2026).

Kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI di Kapanewon Depok ini turut dilengkapi dengan stan-stan UMKM lokal yang menjajakan ragam kuliner dan produk kreatif, panggung hiburan, serta pembagian doorprize bagi para peserta jalan sehat.

Melalui perpaduan olahraga bersama dan penguatan UMKM ini, Kapanewon Depok berharap semangat nasionalisme serta kebersamaan masyarakat dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia terus terjaga secara berkelanjutan. (Tri Suhartati/KIM Depok)