Penyaluran Beras CPP Jangkau 1.314 KPM di Margorejo

Sleman – Pemerintah Kalurahan Margorejo menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kompleks Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (15/08/2026).

Penyaluran bantuan pangan ini diselenggarakan sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat masyarakat.

Prosesi penyerahan bantuan berjalan tertib dan dihadiri oleh Lurah Margorejo Abdul Azis Muh Ridwan, jajaran Pamong Kalurahan, Tenaga Pendamping Sosial Kalurahan (TPSK) Margorejo Iwan Wismantoro, serta personel Satlinmas.

Lurah Margorejo, Abdul Azis Muh Ridwan, menegaskan bahwa distribusi beras CPP ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warga di tengah dinamika ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima,” ujar Abdul Azis Muh Ridwan pada Sabtu (15/08/2026).

Abdul Azis menambahkan bahwa jajaran pemerintah kalurahan berkomitmen penuh mendukung program perlindungan sosial yang berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Di samping distribusi pangan, agenda tersebut diisi dengan sosialisasi perlindungan sosial (Perlinsos) oleh kader Perlinsos Margorejo guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak, pemutakhiran data penerima manfaat, serta mekanisme akses program sosial pemerintah.

Sinergi antara penyaluran beras CPP dan edukasi Perlinsos ini diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial dan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan di Kalurahan Margorejo. (SBD/KIM Tempel)




Jaga Keberlanjutan Ekonomi, Puskesmas Mlati II Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Pedagang Pasar Cebongan

Sleman – Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melalui UPTD Puskesmas Mlati II menggelar kegiatan skrining kesehatan gratis bagi para pedagang dan pelaku ekonomi di area Pasar Cebongan, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (15/08/2026).

Pemeriksaan kesehatan secara berkala ini diselenggarakan sebagai upaya promotif dan preventif guna memantau kondisi fisik para penggerak roda ekonomi rakyat. Layanan medis gratis yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga layanan konseling kesehatan bersama tim medis.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari pedagang pasar, anggota paguyuban pedagang, hingga para pengelola jasa parkir di lingkungan Pasar Cebongan.

Kepala UPTD Pelayanan Pasar Wilayah II, Rochmad Wisnu Aji, yang hadir langsung meninjau jalannya pemeriksaan, mengapresiasi tinggi inisiatif Puskesmas Mlati II yang mendekatkan layanan kesehatan ke pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kesehatan para pedagang sangat penting karena mereka merupakan bagian dari penggerak perekonomian masyarakat. Dengan tubuh yang sehat dan kondisi yang prima, aktivitas perdagangan dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Rochmad Wisnu Aji pada Sabtu (15/08/2026).

Melalui fasilitasi layanan kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap kesadaran para pedagang untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit serta menjaga pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga aktivitas ekonomi di Pasar Cebongan dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. (Novendra/KIM Pijar Mlati)




Panewu Gamping Tekankan Peran Strategis Satlinmas Jaga Kondusivitas Wilayah

Sleman – Panewu Gamping, Suyanto, secara resmi menutup kegiatan Pembinaan dan Pembekalan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Inti Kalurahan Nogotirto Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (14/08/2026).

Penutupan agenda pembekalan ini diselenggarakan sebagai langkah krusial untuk memperkuat kesiapsiagaan teknis, kedisiplinan, serta kapasitas personel Satlinmas Inti dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di tingkat kalurahan.

Acara penutupan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimka Gamping, di antaranya Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gamping, Bowo Susilo, serta Komandan Koramil (Danramil) 17/Gamping, Bambang Subyantoro.

Dalam arahannya, Panewu Gamping, Suyanto, menegaskan bahwa personel Satlinmas memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam merespons dinamika lingkungan karena bersentuhan langsung dengan warga.

“Anggota Satlinmas harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kesiapsiagaan sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai situasi, seperti kegiatan masyarakat, kondisi darurat, serta potensi bencana yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi,” ujar Suyanto pada Jumat (14/08/2026).

Ia mengimbau agar para anggota Satlinmas tidak hanya menguasai keterampilan teknis di lapangan, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang persuasif dengan jajaran aparatur kalurahan, tokoh masyarakat, dan unsur TNI-Polri.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Gamping, Bowo Susilo, menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis dan integritas tinggi bagi para petugas Linmas dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah kalurahan, Satlinmas Inti, aparat keamanan TNI/Polri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan Nogotirto yang aman, nyaman, serta kondusif,” tegas Bowo Susilo.

Melalui berakhirnya pembekalan ini, Pemerintah Kapanewon Gamping berharap seluruh anggota Satlinmas Inti Kalurahan Nogotirto dapat mengaplikasikan bekal ilmu yang didapat untuk memperkokoh sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Gamping Teguhkan Peran Pramuka Dukung Swasembada Pangan

Sleman – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kapanewon Gamping menggelar Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kapanewon Gamping di Sekolah Teladan, Jalan Kabupaten Nomor 99 Karang Tengah, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Jumat (14/08/2026).

Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum strategis untuk menegaskan kembali kontribusi dan kesiapan anggota Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pembinaan karakter generasi muda yang tangguh dan mandiri.

Apel besar tersebut dipimpin langsung oleh Panewu Gamping, Suyanto, selaku Pembina Apel, serta dihadiri oleh unsur pimpinan Kapanewon, Polsek Gamping, Koramil 17/Gamping, dan jajaran Pengurus Kwartir Ranting Pramuka Kapanewon Gamping.

Dalam amanatnya, Panewu Gamping, Suyanto, menekankan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu mengambil peran nyata dalam menjawab tantangan pembangunan, khususnya di bidang ketahanan dan kemandirian pangan.

“Gerakan Pramuka harus mampu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk persoalan ketahanan dan kemandirian pangan. Swasembada pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Suyanto pada Jumat (14/08/2026).

Suyanto menambahkan bahwa nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, gotong royong, dan kemandirian perlu diimplementasikan secara konkret melalui edukasi pemanfaatan lahan, pelestarian lingkungan, serta pengenalan sektor pertanian sejak dini kepada para siswa.

“Mari kita bersama-sama membangun generasi muda Gamping yang tangguh, mandiri, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi nyata menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegas Suyanto di akhir amanatnya.

Melalui penyelenggaraan apel besar ini, jajaran Pemerintah Kapanewon Gamping bersama Kwartir Ranting Pramuka berharap peran kepramukaan di wilayahnya semakin solid dan konsisten dalam mencetak generasi muda yang produktif dan peduli terhadap ketahanan pangan daerah. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




Lomba Kesemaraan HUT RI di Berbah, Tim Juri Mulai Penilaian Kebersihan dan Dekorasi Kampung

Sleman – Pemerintah Kapanewon Berbah menyelenggarakan Lomba Kesemaraan dan Kebersihan Lingkungan antar-padukuhan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sleman, pada Jumat (14/08/2026).

Penilaian ajang tingkat kapanewon tersebut dilakukan secara berjenjang oleh tim juri mulai Jumat malam pukul WIB. Sebanyak empat padukuhan terbaik perwakilan dari masing-masing kalurahan di wilayah Berbah masuk dalam tahap penjurian lapangan akhir, yakni Padukuhan Krasaan, Kaliajir Lor, Kuncen, dan Sekarsuli.

Rombongan penilai dipimpin langsung oleh Panewu Anom Kapanewon Berbah yang juga menjabat Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kapanewon Berbah, Ariful Sa’ban, bersama jajaran tim juri dari unsur pimpinan Kapanewon, Koramil, dan Polsek Berbah.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kapanewon Berbah, Ariful Sa’ban, menjelaskan alasan pelaksanaan verifikasi dan penilaian lapangan yang sengaja digelar pada malam hari.

“Ada alasan khususnya kenapa penilaian dilakukan malam hari. Karena setiap lokasi penilaian lomba kadang menampilkan lampu hias warna-warni yang akan terlihat indah pada malam hari. Lomba tersebut diikuti oleh semua padukuhan yang ada di wilayah Kapanewon Berbah,” ujar Ariful Sa’ban pada Jumat (14/08/2026).

Sementara itu, juri dari unsur pemerintahan yang juga menjabat Panewu Berbah, Djaka Sumarsono, menguraikan kriteria penilaian mencakup kemeriahan pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul, dekorasi gapura, hiasan daur ulang sampah, mural, hingga tingkat kebersihan jalan, selokan, dan pekarangan warga.

“Kriteria penilaian dilihat dari kemeriahan hiasan khas kemerdekaan serta kebersihan jalan, selokan, hingga kebun dan halaman warga padukuhan. Nantinya hasil lomba akan diumumkan pada saat Upacara Bendera Kemerdekaan RI ke-81 di Lapangan Klodangan, Sendangtirto, Berbah,” tutur Djaka Sumarsono.

Melalui penyelenggaraan lomba ini, Pemerintah Kapanewon Berbah berharap semangat gotong royong, kreativitas, serta kepedulian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat terus terawat dalam momentum peringatan kemerdekaan. (Kusnadi/KIM Berbah)