Lomba Masak untuk Bapak-Bapak di Moyudan, Dari Nol Jadi Juara

Sleman – Gelak tawa dan aroma masakan memenuhi lingkungan RW 07 Padukuhan Nasri III, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (08/08/2026). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, puluhan bapak-bapak di wilayah tersebut unjuk kebolehan meracik bumbu dan mengolah hidangan dalam perlombaan memasak yang berlangsung di halaman Basuki RT 06.
Lomba memasak yang tidak biasa ini diselenggarakan oleh panitia setempat untuk menggali potensi kuliner kreatif para pria di Padukuhan Nasri III. Terlebih lagi, lokasi padukuhan yang berada tepat di tepi jalan kabupaten dinilai memiliki peluang bisnis yang menjanjikan jika dikembangkan dengan baik.
Aturan perlombaan berlangsung cukup menantang. Setiap tim yang terdiri dari lima orang bapak-bapak hanya diberikan waktu selama 15 menit oleh panitia untuk mengolah bahan-bahan yang telah disediakan menjadi sajian masakan yang utuh.
Panitia acara, Adit, menjelaskan bahwa batasan waktu serta bahan yang terbatas menjadi tolok ukur utama penilaian oleh dewan juri independen yang berasal dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Padukuhan Nasri III.
“Waktu singkat, bahan terbatas. Di sinilah kreativitas peserta diuji—dari rasa, teknik memasak, hingga cara penyajian. Semua dinilai oleh dewan juri independen,” ujar Adit pada Sabtu (08/08/2026).
Dukuh Nasri III, Zamzuri Latif, yang hadir menyaksikan langsung keseruan acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi hiburan warga, tetapi juga sarana mendorong lahirnya wirausaha baru di bidang kuliner.
“Kami sengaja mengangkat tema ini bukan sekadar rame-rame. Ada misi besar di balik kompor. Selama ini banyak kuliner populer justru dikuasai oleh pria. Nah, dari lomba ini, kami ingin menggali potensi tersembunyi para bapak. Siapa tahu, dari sinilah lahir usaha kuliner kreatif baru dari Padukuhan Nasri III,” kata Zamzuri Latif.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat berdasarkan kriteria rasa, kerapian, dan teknik penyajian, Tim RT 05 akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan menu andalan yang berhasil memikat para juri. Perlombaan ini pun sukses mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antarwarga di Padukuhan Nasri III. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan)



