Warga Kronggahan Perkuat Persaudaraan dan Sportivitas Lewat Turnamen Tenis Meja

Sleman – Semangat persaudaraan dan sportivitas mewarnai perhelatan Turnamen Tenis Meja Roso Tunggal yang diselenggarakan warga Padukuhan Kronggahan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (08/08/2026) malam. Bertempat di lapangan RW 05 Kronggahan I, ajang kompetisi olahraga ini dihelat sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turnamen yang mempertandingkan kategori beregu antar-Rukun Warga (RW) ini diikuti oleh 20 peserta partai tunggal dan 20 peserta partai ganda dari perwakilan 10 RW di Padukuhan Kronggahan.

Dukuh Kronggahan II, Anto Sudadi, menyampaikan bahwa turnamen tersebut dirancang tidak sekadar untuk berburu gelar juara, melainkan sebagai sarana rekat untuk mempererat silaturahmi serta menjaga kerukunan warga.

“Yang paling penting bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana melalui olahraga ini warga semakin guyub, saling mengenal, dan menjaga persaudaraan. Setiap pemain diharapkan mampu menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, menerima hasil dengan lapang dada, serta tidak menjadikan persaingan olahraga sebagai alasan untuk mengurangi hubungan baik antarwarga,” ujar Anto Sudadi pada Sabtu (08/08/2026).

Ketua Panitia Kegiatan, Heri, menambahkan bahwa turnamen ini merupakan cara warga Kronggahan I dan II dalam memaknai peringatan kemerdekaan Indonesia melalui aktivitas positif yang menyehatkan sekaligus menguatkan rasa kebersamaan.

Setelah melalui pertandingan yang sengit namun penuh keakraban, RW 05 sukses keluar sebagai Juara I, disusul RW 10 sebagai Juara II, RW 08 sebagai Juara III, dan RW 03 meraih Juara Harapan I. Para pemenang berhak mendapatkan trofi serta uang pembinaan atas partisipasi aktif dan prestasi yang diraih. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)




Semarak HUT ke-81 RI, SHG KAK DEWA Condongcatur Dorong ODDP Tetap Produktif dan Percaya Diri

Sleman – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum berharga untuk memperkuat kebersamaan dan rasa percaya diri bagi anggota Self Help Group (SHG) KAK DEWA. Bekerja sama dengan Puskesmas Depok II dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur, kelompok tersebut menggelar senam sehat dan beragam lomba kemerdekaan di Pendopo Kromoredjan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (08/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul hingga WIB ini diikuti oleh Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), caregiver atau pendamping keluarga, kader SHG KAK DEWA, serta jajaran Puskesmas Depok II dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur. Agenda ini dirancang sebagai ruang rehabilitasi psikososial berbasis masyarakat agar para ODDP dapat bersosialisasi, beraktivitas, serta meningkatkan kemandirian.

Ketua SHG KAK DEWA, Budiyanto, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tahunan menyambut hari kemerdekaan ini melalui kolaborasi lintas sektor yang solid.

“Kami sangat senang karena agenda perlombaan tahunan dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia masih dapat diselenggarakan bersama Puskesmas Depok II dan Pemerintah Kalurahan Condongcatur. Kegiatan seperti ini tentu membawa semangat baru bagi teman-teman ODDP agar tetap aktif dan produktif,” ujar Budiyanto pada Sabtu (08/08/2026).

Pemerintah Kalurahan Condongcatur turut memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi kelompok binaan ini. Staf Kamituwa Kalurahan Condongcatur, Apri Nugroho, menegaskan komitmen pemerintah kalurahan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi potensi dan hasil karya para anggota SHG KAK DEWA.

“Kegiatan SHG KAK DEWA sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar. Harapan kami, ke depan kelompok binaan ini tetap aktif dan semakin produktif melalui berbagai kegiatan maupun pelatihan. Ketika Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengadakan kegiatan, kami berharap teman-teman SHG KAK DEWA dapat ikut dilibatkan, misalnya dalam rangkaian Hari Jadi Kalurahan Condongcatur, pameran, maupun expo,” kata Apri Nugroho.

Apresiasi senada disampaikan oleh Tim Kesehatan Jiwa Masyarakat Puskesmas Depok II, Bernadeta dan Swastika. Pihaknya berterima kasih atas semangat para anggota dan pendamping yang terus berupaya memulihkan kesehatan jiwa serta menghapus stigma negatif di tengah masyarakat.

Rangkaian acara yang dimulai dengan senam bersama panduan Janitra dan Bernadeta dari Puskesmas Depok II berlanjut dengan berbagai perlombaan khas 17-an. Lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan, kegiatan ini menegaskan pentingnya kesetaraan hak bagi setiap warga negara untuk tumbuh, berkarya, dan pulih bersama tanpa ada yang ditinggalkan. (Wasana/KIM Depok)




Khataman Al-Qur’an dan Selametan Warnai Gelar Merti Dusun ke-16 Padukuhan Dayakan

Sleman – Rangkaian Gelar Merti Dusun ke-16 Padukuhan Dayakan, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, berlangsung khidmat dengan digelarnya kegiatan Khataman Al-Qur’an dan selametan pada Sabtu (08/08/2026) malam. Kegiatan yang diselenggarakan di Joglo Watu Ledhek ini menjadi momentum spiritual bagi masyarakat setempat untuk memperkuat rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, serta memohon keberkahan.

Prosesi khataman yang berlangsung penuh kekhusyukan tersebut diikuti oleh warga se-Dusun Dayakan beserta tamu undangan. Pembacaan surat-surat pendek dalam Juz 30 hingga puncaknya dipimpin langsung oleh Mbah Kaum Dusun Dayakan, Suripto, yang kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama.

Rangkaian kegiatan keagamaan ini merupakan kelanjutan dari tadarus Al-Qur’an yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya di Masjid Al-Muttaqin Dusun Dayakan pada Jumat (07/08/2026) malam.

Suripto menyampaikan bahwa merti dusun bagi masyarakat Dayakan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang untuk menyelaraskan nilai kearifan lokal dengan nilai-nilai keagamaan.

“Melalui khataman, tahlil, dan selametan ini, kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh warga Dusun Dayakan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, ketenteraman, serta keberkahan,” ujar Suripto pada Sabtu (08/08/2026).

Suasana kebersamaan yang guyub sepanjang acara menunjukkan komitmen kuat warga Padukuhan Dayakan dalam merawat warisan budaya leluhur sekaligus menjaga kedalaman nilai-nilai religius di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern. (Egi Prayoga/KIM DSN Ngaglik)




Bupati Sleman Beri Dukungan Penuh, BKR Sedap Malam Gandok Siap Wakili DIY di Tingkat Nasional

Sleman – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan dukungan penuh kepada Bina Keluarga Remaja (BKR) Sedap Malam Padukuhan Gandok, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, yang terpilih mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam ajang Genre Award 2026 tingkat nasional. Dukungan tersebut disampaikan saat Bupati menerima audiensi rombongan BKR Sedap Malam bersama lintas sektor terkait di ruang kerjanya pada Jumat (07/08/2026) pukul WIB.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Depok, pamong padukuhan, serta pengurus BKR Sedap Malam.

Pertemuan ini digelar sebagai bagian dari pematangan persiapan setelah BKR Sedap Malam berhasil menembus lima nominasi terbaik nasional kategori BKR. Kelompok ini dijadwalkan menjalani penilaian final secara daring pada Rabu (12/08/2026) mendatang.

Dukuh Gandok, Supriyono Atmojo, menyampaikan bahwa dukungan moral dari kepala daerah sangat berarti bagi kader dan tim yang sedang bersiap menghadapi penilaian tingkat nasional.

“Kami bersama BKR Sedap Malam dan jajaran terkait bersilaturahmi sekaligus memohon dukungan Bapak Bupati karena BKR Sedap Malam Gandok mendapat kepercayaan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di tingkat nasional. Kami mohon doa dan dukungan Bapak Bupati agar kegiatan dan seluruh tahapan penilaian dapat berjalan lancar,” ujar Supriyono Atmojo pada Jumat (07/08/2026).

Merespons hal tersebut, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara langsung merekam video testimoni motivasi dan meminta tim untuk tampil percaya diri membawa nama baik daerah di kancah nasional.

“Saya memberikan dukungan penuh kepada tim Bina Keluarga Remaja Sedap Malam Padukuhan Gandok, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Semoga senantiasa diberikan kelancaran, keberhasilan, dan mampu meraih hasil terbaik. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, harumkan nama Kabupaten Sleman dan DIY,” kata Harda Kiswaya.

Ketua BKR Sedap Malam, Lintang Kusuma Dewi, mengapresiasi penerimaan Bupati dan menegaskan bahwa dukungan ini menjadi suntikan semangat tambahan bagi seluruh pengurus. Sebagai langkah pemantapan akhir, Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Pembinaan dan Pendampingan BKR bersama BKKBN DIY pada Senin (10/08/2026) untuk mematangkan materi wawancara, kemitraan kesehatan, hingga simulasi peran (role play) pengasuhan remaja. (Wasana/KIM Depok)




Satu Tahun Operasional, SPPG Margomulyo Seyegan Perkuat SOP dan Keamanan Pangan

Sleman – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memperingati satu tahun operasionalnya dengan menggelar apel pagi dan doa bersama pada Sabtu (08/08/2026). Peringatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui konsistensi penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SPPG Margomulyo Seyegan, Joni Prasetyo. Dalam arahannya, Joni menegaskan bahwa penerapan SOP harus menjadi budaya kerja utama seluruh jajaran untuk menjamin mutu dan keamanan pangan yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Satu tahun ini adalah fondasi. Tahun kedua harus lebih baik. Kita harus semakin disiplin, semakin solid, dan semakin konsisten menjalankan SOP untuk memastikan makanan yang kita sajikan aman, bergizi, dan berkualitas bagi penerima manfaat,” ujar Joni Prasetyo pada Sabtu (08/08/2026).

Joni menjelaskan, penguatan SOP tersebut mencakup seluruh mata rantai pelayanan, mulai dari tahap penerimaan dan penyimpanan bahan baku, proses pengolahan dan produksi, pengemasan, hingga tahap distribusi makanan ke sekolah-sekolah maupun penerima program.

Kegiatan yang dihadiri oleh Direktur BUMKalma Seyegan Margomanunggal, Tri Kusumawati, ini dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran operasional selama setahun terakhir.

Guna memasuki tahun kedua operasional, SPPG Margomulyo Seyegan bertekad terus melakukan pembenahan internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengawasan ketat terhadap standar keamanan pangan demi mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sleman. (Joni Prasetyo/KIM Seyegan)