Panewu Depok Pimpin Monitoring Pembangunan Jalan Aspal di Condongcatur

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama Kapanewon Depok melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan aspal Tahun Anggaran 2026 di sejumlah titik di Kalurahan Condongcatur, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan yang dibiayai melalui APBKal terlaksana sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Monitoring dipimpin Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, didampingi Plt. Lurah Condongcatur, Budi Arto. Kegiatan juga diikuti jajaran Kapanewon Depok, Tim Monitoring dan Evaluasi Kalurahan, BPKal, LPMKal, Pendamping Desa, serta tim teknis.
Dalam sambutannya, Budi Arto menegaskan bahwa monitoring merupakan bagian dari komitmen pemerintah kalurahan untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui monitoring ini kami ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, tepat mutu, dan tepat sasaran. Kami juga mengajak masyarakat ikut menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, menekankan pentingnya objektivitas dalam pelaksanaan monitoring sebagai bentuk pengendalian terhadap penggunaan anggaran.
“Monitoring tidak hanya memeriksa hasil fisik pekerjaan, tetapi juga memastikan pelaksanaannya sesuai standar teknis dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Tim melakukan pemeriksaan secara sampling pada enam lokasi dari total 12 titik pembangunan jalan aspal yang tersebar di sembilan padukuhan. Pemeriksaan meliputi pengukuran panjang dan lebar jalan serta pencocokan hasil pekerjaan dengan dokumen perencanaan, volume pekerjaan, dan spesifikasi teknis.
Kaur Pangripta Kalurahan Condongcatur, Wahyu Nurendra, menjelaskan monitoring dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan penggunaan anggaran.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari pengendalian agar pembangunan berjalan sesuai rencana serta penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Senada dengan itu, Ulu-Ulu Kalurahan Condongcatur, Murgiyanta, menyampaikan bahwa monitoring merupakan instrumen penting untuk menjamin kualitas pekerjaan, ketertiban administrasi, serta efektivitas pengelolaan anggaran pembangunan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap seluruh pembangunan jalan aspal dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan meningkatkan aksesibilitas, keamanan, dan kelancaran mobilitas, sekaligus memperkuat tata kelola pembangunan yang transparan dan akuntabel. (Wasana / KIM Depok)



