SEMANIS MADU Condongcatur Diserbu Warga, 14 Layanan Publik Terpadu Layani Ratusan Pemohon dalam Sehari

Sleman – Program Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu (SEMANIS MADU) yang digagas Pemerintah Kalurahan Condongcatur kembali diserbu warga di kompleks Kantor Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Selasa (04/08/2026). Sebanyak 14 layanan publik terpadu yang menggandeng lintas instansi pemerintah, lembaga hukum, perbankan, hingga pelaku UMKM hadir memfasilitasi kebutuhan administrasi dan pelayanan masyarakat dalam satu lokasi.

Suasana di kompleks kalurahan tampak riuh mirip pasar pelayanan publik. Tingginya antusiasme terlihat dari kedatangan warga yang tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Sleman, melainkan juga dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, hingga Kabupaten Kulon Progo.

Pada gelaran Selasa minggu pertama Agustus ini, masyarakat memanfaatkan berbagai unit layanan favorit seperti SAMSAT Si Jelita (Sistem Jemput Lima Tahunan), SAMSAT Tahunan, Perpanjangan SIM A dan C Ditlantas Polda DIY, BPJS Kesehatan, Dispensasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG/IMB) DPMPTSP Sleman, Konsultasi Hukum LBH SIKAP, hingga pemeriksaan mata dan layanan perbankan.

Data sementara mencatat perpanjangan SIM Ditlantas Polda DIY melayani sekitar 63 pemohon, sedangkan SAMSAT Sleman memproses perpanjangan pajak kendaraan bagi sekitar 110 pemohon.

Koordinator Program SEMANIS MADU Condongcatur, Wasana, menjelaskan bahwa konsep pelayanan terpadu ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas dan efisiensi waktu masyarakat agar tidak perlu berpindah-pindah instansi.

“Setiap hari Selasa kami menghadirkan layanan dari berbagai instansi secara bergiliran maupun rutin. Masyarakat cukup datang ke Kalurahan Condongcatur untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi, kesehatan, hukum, pendidikan, perbankan, hingga layanan UMKM. Harapan kami pelayanan publik semakin mudah dijangkau, lebih cepat, dan efisien,” ujar Wasana pada Selasa (04/08/2026).

Selain urusan birokrasi, program ini turut menggerakkan perekonomian lokal dengan menghadirkan lapak UMKM unggulan seperti Thiwul Ayu Aneka Rasa “Mbok Sum Mangunan”, lapak alat pertanian “Omah Besi”, serta bursa batu akik. Pelaku UMKM Thiwul Ayu, Sarmijan, mengaku terbantu dengan tingginya animo pengunjung.

“Pelanggan banyak yang sudah memesan melalui WhatsApp sebelum hari pelaksanaan. Mereka tinggal mengambil pesanannya di Kalurahan Condongcatur. Alhamdulillah, hari ini sekitar 60 dus thiwul berhasil terjual,” kata Sarmijan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan pelaku usaha mikro, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berkomitmen untuk terus mempertahankan SEMANIS MADU sebagai inovasi pelayanan publik yang inklusif, cepat, serta berorientasi pada kemudahan masyarakat. (Wasana/KIM Depok)




Inovasi Pembelajaran ABK, Balai Tekkomdik DIY Kenalkan Permainan Digital Berbasis AI

Sleman – Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta memperkenalkan media pembelajaran berbasis permainan digital (game) interaktif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi siswa berkebutuhan khusus. Demonstrasi perangkat virtual ini diselenggarakan di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Selasa (04/08/2026), bertepatan dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis Mobile Learning Services (MLS).

Perangkat permainan digital interaktif tersebut dirancang khusus untuk mengasah konsentrasi, kemampuan merespons instruksi, serta meningkatkan kemandirian anak dengan spektrum autisme maupun tunagrahita melalui stimulasi visual dan gerakan fisik.

Pendamping siswa dari Seksi Pengembangan dan Produksi Balai Tekkomdik DIY, Yoki Surya, memaparkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sejak 2019 hingga 2024 ini menghadirkan simulasi aktivitas harian yang dekat dengan kehidupan anak.

“Pada tahap awal siswa dilatih untuk berkonsentrasi melalui aktivitas fisik dan permainan yang mengharuskan mereka mendengarkan serta mengikuti instruksi sesuai perintah dalam game. Latihan ini jika dilakukan secara berulang maka kemampuan, fokus, dan respons siswa terus meningkat. Media game ini dibuat untuk menarik minat anak belajar. Ketika anak merasa senang bermain, proses pembelajaran menjadi lebih mudah diterima,” ujar Yoki Surya pada Selasa (04/08/2026).

Yoki menjelaskan, simulasi interaktif yang dihadirkan mencakup latihan kemandirian diri seperti rutinitas bangun tidur, mandi, menggosok gigi, hingga persiapan berangkat sekolah. Selain itu, terdapat pula simulasi berbelanja mandiri di toko serta edukasi keselamatan berlalu lintas seperti tata cara menyeberang jalan dan naik kendaraan umum.

Media digital yang dikembangkan atas kerja sama Balai Tekkomdik DIY dengan Pusat Layanan Autis serta Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini terbukti menunjukkan perkembangan positif bagi kemampuan siswa dalam uji coba di sejumlah sekolah.

Balai Tekkomdik DIY pun membuka kesempatan luas bagi sekolah-sekolah luar biasa di wilayah DIY untuk memanfaatkan perangkat interaktif ini maupun mengajak para siswa berkunjung dan berlatih secara langsung di Balai Tekkomdik. Ke depan, Tekkomdik DIY berkomitmen untuk terus mengembangkan media pembelajaran digital yang inovatif guna mendukung kesetaraan kualitas pendidikan inklusif. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Tingkatkan Kualitas Pembelajaran ABK, Balai Tekkomdik DIY Bekali Guru SLB Pemanfaatan Teknologi AI

Sleman – Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mobile Learning Services (MLS) pada Selasa (04/08/2026). Pelatihan yang mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Meningkatkan Pembelajaran yang Efektif dan Interaktif” ini diselenggarakan di SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Agenda ini dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi digital para pendidik dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna merancang metode pembelajaran yang inovatif, interaktif, serta adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus (ABK).

Kepala Seksi Layanan dan Promosi Balai Tekkomdik DIY, Khomsul Latifin, menegaskan bahwa pemanfaatan AI dan media digital sangat penting untuk membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, merancang kurikulum, hingga mempermudah penyusunan soal yang disesuaikan dengan karakteristik tiap siswa.

“Tekunilah pekerjaan ini dengan ikhlas. Rezeki akan mengikuti orang yang sungguh-sungguh bekerja dan berprestasi. Berikan yang terbaik untuk anak-anak dan bangsa kita,” ujar Khomsul Latifin pada Selasa (04/08/2026).

Khomsul menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif, sehingga materi pembelajaran lebih mudah dipahami dan menarik minat belajar siswa.

Sementara itu, Kepala SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo, Muh Usup, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya bimtek ini. Dari total kuota 25 peserta, pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh 14 guru dari SLB ABCD Tunas Kasih Donoharjo, tetapi juga melibatkan pendidik dari sekolah luar biasa lainnya, seperti SLB Tunas Kasih 2 Turi, SLB Tegar Harapan, SLB CI Panti Asuh Pakem, dan SLB Damayanti.

Melalui sinergi ini, para guru SLB diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara langsung di kelas masing-masing guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkualitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Sambut HUT ke-81 RI, Donor Darah Triwulan III PMI Turi Meningkat 50 Persen

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Turi bekerja sama dengan Pemerintah Kapanewon Turi menggelar kegiatan donor darah rutin dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Aksi kemanusiaan tersebut diselenggarakan di Aula Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, pada Selasa (04/08/2026) mulai pukul WIB.

Pelaksanaan donor darah pada Triwulan III tahun 2026 ini mencatatkan tren positif. Sebanyak 42 peserta mendaftarkan diri, dan setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan serta skrining ketat, sebanyak 25 pendonor dinyatakan lolos dan berhasil menyumbangkan darahnya. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan hingga 50 persen dibandingkan dengan perolehan pendonor pada Triwulan I.

Panewu Turi, Joko Susilo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terus terjalin antara pemerintah wilayah, PMI, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan di Kapanewon Turi. Sementara itu, Bendahara PMI Turi sekaligus panitia kegiatan, Bambang Krismanto, mengaku gembira atas tingginya antusiasme masyarakat yang kian sadar akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin.

“Kegiatan donor darah di Triwulan III ini cukup menggembirakan karena antusias pendonor meningkat dibanding Triwulan I dengan peningkatan sekitar 50 persen. Harapan kami, pada kegiatan donor darah di akhir tahun nanti jumlah pendonor yang berhasil mendonorkan darah akan semakin banyak lagi, sehingga kebutuhan stok darah dapat terus terpenuhi,” ujar Bambang Krismanto pada Selasa (04/08/2026).

Ketua PMI Turi, Suwadi, menambahkan bahwa setiap tetes darah yang terkumpul sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat, seperti tindakan operasi, persalinan, maupun korban kecelakaan. Selain membantu sesama, donor darah secara rutin juga terbukti memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonor, seperti merangsang pembentukan sel darah merah baru dan memperlancar sirkulasi darah.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan sesuai prosedur medis ini didukung penuh oleh Forum Komunikasi Kapanewon Turi beserta jajaran PCM Turi, MTA Turi, LDII Turi, dan Nahdlatul Ulama Turi. Panitia berharap semangat gotong royong warga Turi dapat terus terjaga sehingga target pemenuhan stok darah medis pada kegiatan donor darah penutup tahun mendatang dapat kembali melampaui capaian sebelumnya. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)




Jaga Ketersediaan Stok Darah, PMI Sleman Gelar Aksi Donor Darah di RSIY PDHI Kalasan

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan donor darah di Gedung KH Sunardi Sahuri RSIY PDHI, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Selasa (04/08/2026). Aksi kemanusiaan ini diselenggarakan sebagai langkah konkret untuk menjaga ketercukupan stok darah bagi pasien yang membutuhkan pelayanan transfusi medis di wilayah Kabupaten Sleman.

Kegiatan yang melibatkan tenaga medis, jajaran pegawai rumah sakit, serta masyarakat umum tersebut ditujukan untuk memfasilitasi warga yang ingin berkontribusi langsung dalam menyelamatkan nyawa sesama melalui donor darah.

Ketua PMI Kabupaten Sleman, Mafilindati Nuraini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada segenap panitia penyelenggara serta para pendonor yang telah menyukseskan agenda bakti sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara bakti sosial donor darah serta para pendonor atas partisipasinya dalam kegiatan kemanusiaan PMI Kabupaten Sleman,” ujar Mafilindati Nuraini pada Selasa (04/08/2026).

Mafilindati menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberlanjutan pasokan darah di fasilitas-fasilitas kesehatan. Mengingat kebutuhan transfusi darah medis berlangsung secara terus-menerus, ia mengimbau agar aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkala.

“Kami berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan secara rutin, minimal tiga bulan sekali atau bahkan dua bulan sekali,” tuturnya.

Melalui penguatan kolaborasi antara PMI Kabupaten Sleman, pengelola rumah sakit, dan masyarakat luas, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan partisipasi pendonor sekaligus menumbuhkan kesadaran publik bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang berdampak besar bagi kemanusiaan. (Athiful/KIM Depok)