Belajar Sambil Bermain, SPS Asparagus II Jelajahi Pustaka Loka dan Kalurahan Condongcatur

Sleman – Mengenakan pakaian tradisional Jawa Yogyakarta, anak-anak SPS Asparagus II Babadan Baru, Kentungan, mengikuti pembelajaran luar kelas di Perpustakaan Pustaka Loka dan lingkungan Kantor Kalurahan Condongcatur, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak. Mereka tidak hanya dikenalkan dengan buku dan aktivitas literasi, tetapi juga bermain permainan edukatif, mengenal lingkungan pemerintahan, hingga melihat sejumlah fasilitas yang ada di kompleks Kalurahan Condongcatur.
Kegiatan dimulai di Perpustakaan Pustaka Loka. Didampingi petugas perpustakaan dan guru, anak-anak diajak mengenal berbagai koleksi dan fasilitas yang tersedia. Mereka juga diberi kesempatan memilih dan membaca buku, bermain dakon, serta mencoba berbagai permainan edukatif.
Petugas Perpustakaan Pustaka Loka, Shinta Purborini, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak mengenal perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan. Di sini mereka tidak hanya dapat membaca buku, tetapi juga belajar sambil bermain melalui berbagai permainan dan alat edukatif yang tersedia,” ujarnya.
Setelah dari perpustakaan, rombongan mendapat sambutan dari Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur, Andree Setiawan. Anak-anak kemudian diajak berkeliling lingkungan kantor untuk mengenal sejumlah ruangan dan melihat aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Andree, pengenalan lingkungan kalurahan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi anak untuk mengenal pemerintahan dan pelayanan publik secara sederhana.
“Kami mengenalkan kepada anak-anak bahwa kantor kalurahan merupakan tempat pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, mereka mulai mengenal lingkungan pemerintahan yang ada di sekitar tempat tinggalnya,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, anak-anak juga melihat Yoni yang berada di lingkungan Kantor Kalurahan Condongcatur sebagai pengenalan sederhana terhadap jejak sejarah dan budaya. Rombongan kemudian mengunjungi area GOR dan fasilitas Desa Tangguh Bencana (Destana), termasuk melihat ambulans serta mengenal fungsinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Sementara itu, Kepala SPS Asparagus II, Muflichah, mengatakan kegiatan pembelajaran luar kelas tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak-anak.
“Kami ingin menanamkan cinta membaca dan cinta budaya kepada anak-anak sejak usia dini. Anak tidak hanya dikenalkan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melihat, mengenal, dan mengalami secara langsung,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak memperoleh pengalaman belajar dari lingkungan sekitar. Dari perpustakaan mereka belajar mengenal buku dan literasi, dari kantor kalurahan mengenal pelayanan publik, serta dari berbagai fasilitas yang dikunjungi mereka belajar tentang sejarah, budaya, dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Melalui pembelajaran sederhana di luar kelas, SPS Asparagus II berupaya menumbuhkan rasa ingin tahu, kegemaran membaca, kreativitas, serta kepedulian anak terhadap lingkungan sejak usia dini.
(Wasana/KIM Depok)



