Mlaku Bareng Jadi Pungkasane Pitulasan, 550 Warga Pringgolayan Rayakan Kemerdekaan dengan Guyub

Sleman — Lebih dari 550 warga RW 26 Pringgolayan, Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, memadati Balai Warga RW 26 pada Minggu (30/08/2026). Kehadiran warga dari RT 01, RT 02, RT 07, dan RT 10 ini adalah untuk mengikuti agenda “Mlaku Bareng Warga Pringgolayan” yang dikemas sebagai Pungkasane Pitulasan atau penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan jalan sehat yang dimulai sejak pukul WIB ini diikuti lintas generasi, mulai dari balita, anak-anak, remaja, hingga kelompok lanjut usia. Mengambil titik start dan finis di Balai Warga RW 26, peserta menempuh rute melintasi kawasan Jalan Sawojajar, Jalan Indraprasta, Jalan Selokan Mataram, Jalan Perumnas, Jalan Nglarensari, Jalan Wahid Hasyim, hingga Jalan Jawa.
Ketua RW 26 Pringgolayan, Ludryanto, menyampaikan bahwa agenda tahunan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi serta menjaga kesehatan fisik seluruh elemen warga.
“Melalui Mlaku Bareng ini kami ingin seluruh warga bisa berkumpul, sehat bersama, dan semakin guyub. Yang utama bukan sekadar berjalan atau mendapatkan hadiah, tetapi bagaimana momentum kemerdekaan semakin mempererat hubungan antarwarga,” ujar Ludryanto di sela-sela acara.
Kemeriahan acara dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu Miss Ephi, hiburan organ tunggal, serta pengundian 110 paket doorprize. Suasana semakin riuh saat pengundian hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik yang berhasil dimenangkan oleh Mujiraharjo. Selain itu, kegiatan ini turut memberdayakan ekonomi warga melalui penyediaan 15 stan pasar UMKM gratis yang diisi oleh perwakilan Dasawisma, PKK RT, serta Bank Sampah Sido Resik.
Sekretaris RW 26 Pringgolayan, Wahyudi, menambahkan bahwa keterlibatan UMKM lokal disengaja untuk memberi ruang promosi produk olahan warga di tengah berkumpulnya ratusan peserta.
“Selain menjadi ruang kebersamaan, kegiatan ini kami harapkan ikut memberikan ruang kepada warga untuk mengenalkan produk-produknya. Karena itu, unsur dasawisma, RT, kelompok kegiatan maupun warga yang memiliki usaha kami dorong untuk ikut tampil,” kata Wahyudi.
Dukuh Dabag, Ahmad Sunaryo, bersama anggota DPRD Kabupaten Sleman, Chisya Ayu Puspitaweni, turut hadir dan memberikan apresiasi atas kekompakan serta swadaya masyarakat Pringgolayan.
“Saya mengapresiasi kekompakan warga Pringgolayan. Semoga warga selalu kompak dan kebersamaan seperti ini terus terjaga. Dari balita, anak-anak, generasi muda hingga lansia bisa berkumpul dan bergembira bersama. Semangat kerukunan dan gotong royong inilah yang harus terus kita rawat,” tutur Chisya Ayu Puspitaweni.
Melalui Pungkasane Pitulasan ini, rangkaian perayaan kemerdekaan di RW 26 Pringgolayan resmi ditutup dengan memperkuat kerukunan antarwarga, pemberdayaan ekonomi lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial setempat. (Wasana/KIM Depok)



