Radio Harus Jadi Suara yang Berdaulat

Sleman — Radio Komunitas Karisma Jogja menggelar perayaan Hari Radio Nasional ke-81 melalui siaran talkshow, panggung karaoke, dan interaksi langsung bersama 175 pendengar secara streaming pada Sabtu malam (12/09/2026). Kegiatan yang memancar dari Dusun Kradenan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, tersebut mengusung tema nasional “Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Puncak perayaan yang diperingati setiap 11 September tersebut ditandai dengan peresmian Mochammad Sinung Restendy sebagai narasumber sekaligus penyiar baru Radio Karisma Jogja dengan nama udara “Bung D R”. Pengesahan dilakukan langsung oleh Ketua Radio Karisma Jogja, Antonius Ngatijan, serta disaksikan jajaran kru siaran dan perwakilan Radio Komunitas Jogja.
Ketua Radio Karisma Jogja, Antonius Ngatijan, menyambut hangat hadirnya penyiar baru yang diharapkan mampu memperkuat jangkauan serta kualitas program edukasi publik berbasis komunitas di wilayah Sleman dan sekitarnya.
“Selamat bergabung Bung D R. Semoga suara baru ini bisa menambah warna dan memperkuat peran Karisma Jogja sebagai radio komunitas yang dekat dengan masyarakat,” ujar Antonius Ngatijan saat meresmikan penyiar baru.
Dalam sesi talkshow interaktif, Sinung Restendy atau Bung D R menegaskan keberadaan radio komunitas di era transformasi digital sangat strategis untuk membendung arus disinformasi dan berita bohong di media sosial.
“Tantangan terbesar kita hari ini adalah hoaks dan disinformasi. Justru di sinilah radio harus hadir. Radio harus jadi media yang benar-benar jernih dan punya kualitas konten yang baik untuk semua usia. Nilainya harus jelas: pendengar harus terhibur, teredukasi, dan literasinya makin luas,” tegas Sinung Restendy.
Melalui peresmian ini, Radio Karisma Jogja meluncurkan program anyar “Cerita Kampus dan Jogja” yang dijadwalkan mengudara setiap Selasa malam. Program tersebut difokuskan untuk mengangkat dinamika anak muda, kehidupan akademis, kearifan lokal budaya Yogyakarta, hingga isu sosial akar rumput demi mewujudkan kedaulatan informasi di tingkat masyarakat. (Mochammad Sinung Restendy/KIM Pararta Guna Gamping)



