Geliatkan Ekonomi Daerah, Forkom UMKM Sleman Matangkan Persiapan Event J-CoVa 2026 di Gedung JOZS

Sleman – Forum Komunikasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Forkom UMKM) Kabupaten Sleman menggelar rapat pemantapan akhir guna menyukseskan gelaran Jogja Cozy Extravaganza (J-CoVa) 2026. Pertemuan koordinasi tersebut berlangsung di Gedung JOZS (Jogja Cozy Space), Jalan Damai, Padukuhan Jaban, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Jumat (24/07/2026).
Rapat koordinasi ini diselenggarakan untuk mematangkan teknis perhelatan sekaligus menandai langkah awal pemanfaatan Gedung JOZS sebagai wadah kolaborasi baru bagi para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Sleman. Perhelatan J-CoVa 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh pada Sabtu dan Minggu (01/08/2026–02/08/2026) mendatang.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman, Sri Setiasih, mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan event skala daerah tersebut yang dinilai sangat tepat momentumnya dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) UMKM.
“Kami berharap penuh agar Gedung JOZS ini ke depan dapat dimaksimalkan sebagai pusat aktivitas, tempat berjejaring, dan ruang kreasi bagi seluruh anggota Forkom UMKM Kabupaten Sleman. Mari jadikan event J-CoVa ini sebagai batu loncatan dan sarana nyata untuk membesarkan serta menaikkan kelas UMKM Sleman,” ujar Sri Setiasih.
Mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi”, Ketua Panitia J-CoVa, Wijangsokno, memaparkan bahwa perhelatan ini dirancang inklusif untuk menyatukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat umum. Rangkaian acara akan dimeriahkan dengan Gebyar Bazar Produk Unggulan dari 17 Kapanewon se-Kabupaten Sleman, perlombaan inovasi olahan pangan berbasis bahan lokal, panggung seni dan fashion show, senam sehat massal, hingga Layanan Terpadu Klinik Usaha berupa konsultasi izin usaha dan pendampingan sertifikasi halal secara gratis.
Acara pesta rakyat dan ekonomi kreatif ini rencananya dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, serta dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif guna membahas strategi UMKM dalam menghadapi tantangan pasar global. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)



