WKSBM Pelita Ikhlas Sleman Rutin Salurkan Santunan bagi Yatim dan Dhuafa

Sleman – Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) Pelita Ikhlas di Ngangkruk, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, terus konsisten menebar kepedulian sosial. Sejak berdiri pada 16 Mei 2017, lembaga yang kini diketuai Lilia Ciptaningsih tersebut rutin menyalurkan santunan setiap dua bulan sekali.
Sasaran utama santunan adalah anak yatim, yatim piatu, dan kaum dhuafa. Untuk anak yatim dan yatim piatu, bantuan diberikan secara rutin setiap dua bulan, sedangkan untuk kaum dhuafa disalurkan secara bergilir sesuai kriteria yang telah ditetapkan agar bantuan dapat merata.
Pada Juni 2026 ini, kegiatan penyaluran santunan telah memasuki putaran ke-57.
Lilia Ciptaningsih menjelaskan bahwa WKSBM Pelita Ikhlas tidak hanya berfokus pada bantuan materi, tetapi juga menjalankan program pendampingan serta rujukan bagi permasalahan sosial di wilayah setempat.
“Permasalahan sosial ada yang dapat diselesaikan di tingkat padukuhan, namun jika perlu penanganan lebih lanjut ke instansi yang lebih tinggi, kami tetap melakukan pendampingan,” ujarnya, Rabu (24/6/2026) di kediamannya.
Dana kegiatan dihimpun dari berbagai sumber, antara lain lembaga padukuhan, RT, dasa wisma, majelis taklim, serta para donatur. Sinergi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program yang telah berjalan hampir sembilan tahun tersebut.
Menurut Lilia, konsistensi kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial warga Ngangkruk. Santunan rutin diharapkan tidak hanya meringankan beban penerima, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjadi pelita yang ikhlas menerangi sesama,” pungkasnya. (Giek / KIM Moyudan)



