Sukses Gelar Pertandingan 17 Kapanewon, Panitia Catur PORKAB Sleman 2026 Resmi Dibubarkan

Sleman — Setelah sukses menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan, Panitia Pelaksana (Panpel) Cabang Olahraga Catur dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Sleman Tahun 2026 resmi dibubarkan. Prosesi pembubaran panitia sekaligus evaluasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sleman pada Jumat (22/5/2026).
Acara pembubaran kepanitiaan tersebut berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan di Resto Njonja Belanda, Jalan Cangkringan, Babadan, Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Evaluasi ini menjadi titik pamungkas setelah para panitia dan perangkat pertandingan merampungkan agenda kompetisi yang bergulir sengit pada pertengahan Mei lalu.
Ketua Percasi Sleman, Nuradi Indrawijaya, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia dan tim wasit. Mereka dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dan kerja sama yang solid sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pertandingan yang berlangsung selama tiga hari, yakni 8-10 Mei 2026, di Gedung Oproom Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras seluruh panitia dan tim wasit yang telah berjuang bersama dan saling menguatkan. Kekompakan, kerja sama, dan semangat kekeluargaan yang ditunjukkan sangat sesuai dengan semboyan catur dunia, Gens Una Sumus yang berarti kita satu keluarga. Hal positif seperti ini seyogyanya harus terus dipertahankan,” ujar Nuradi Indrawijaya di hadapan jajaran panitia.
Nuradi mengingatkan bahwa agenda di depan masih sangat padat. Masih banyak turnamen dan kompetisi regional maupun nasional yang menjadi tanggung jawab pengurus Percasi Sleman periode ini. Oleh karena itu, soliditas tim yang sudah terbentuk tidak boleh luntur. Semangat kebersamaan ini harus tetap dijaga dengan baik hingga bertemu kembali pada penyelenggaraan pertandingan berikutnya.
Turnamen catur PORKAB Sleman 2026 sendiri mencatatkan kesuksesan dari segi partisipasi wilayah. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 17 kapanewon yang ada di seluruh Kabupaten Sleman. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya atlet yang turun bertanding, baik di kategori perorangan maupun nomor beregu putra dan putri. Selama laga berlangsung, atmosfer kompetisi berjalan kondusif berkat kedisiplinan dan sportivitas yang dijunjung tinggi oleh para atlet serta ofisial.
Ketua Panitia PORKAB Sleman Cabang Olahraga Catur 2026, Suranto, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota panitia, tim wasit, ofisial, atlet, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Ia mengakui bahwa dinamika di lapangan pasti memunculkan riak teknis, namun hal itu bisa diatasi berkat komunikasi yang baik.
“Meskipun ada beberapa kendala di lapangan, berkat kekompakan dan semangat yang tinggi dari teman-teman semua, kendala tersebut menjadi tidak berarti dan bisa dicarikan solusi dengan cepat. Kami atas nama pimpinan kepanitiaan juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama memimpin jalannya persiapan hingga hari H ada hal-hal yang kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” kata Suranto.
Logika penyelesaian masalah yang cepat dari panitia juga mendapat acungan jempol dari jajaran senior. Penasihat Percasi Sleman, Anton Yusufi, memberikan nilai tinggi atas performa panitia pelaksana tahun ini. Menurutnya, kemampuan mitigasi risiko panitia sangat teruji saat menghadapi hambatan di lapangan.
“Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada Panpel PORKAB Catur. Kekompakan dan kerja sama tim sangat terlihat dari awal sampai akhir pertandingan. Meskipun terjadi banyak batu sandungan tak terduga, panitia mampu memberikan solusi yang sangat baik melalui gerak cepat dan respons yang positif. Semoga semangat kerja sama yang kental ini tetap terjaga pada berbagai kegiatan strategis berikutnya,” tutur Anton Yusufi. (Kusnadi/KIM Berbah)



