Warga Depok Diajak Tertib Adminduk melalui JAKADARA Terpadu

Sleman – Masyarakat Kapanewon Depok diajak memastikan dokumen kependudukan seluruh anggota keluarga selalu sesuai, lengkap, dan mutakhir. Warga dapat memanfaatkan JAKADARA (Jaringan Kader Adminduk Depok agar Tertib dan Tertata) Terpadu sebagai jejaring pelayanan yang menghubungkan masyarakat dengan perangkat wilayah dan petugas pelayanan.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok, Benyamin Dalung, saat pelayanan administrasi kependudukan melalui sinergi GERUDUK (Gerakan Update Adminduk) Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan JEBOL TARGET Kapanewon Depok di Balai Padukuhan Gempol, Kamis (10/9/2026).
Benyamin mengatakan, masyarakat tidak perlu menunggu hingga muncul persoalan atau kebutuhan mendesak untuk mengurus dokumen kependudukan. Melalui JAKADARA Terpadu, warga dapat berkoordinasi dengan perangkat wilayah, Tata Laksana Kalurahan, maupun kader JAKADARA di masing-masing wilayah.
“Jangan menunggu ada masalah atau kebutuhan mendesak. Pastikan dokumen kependudukan seluruh anggota keluarga telah sesuai, lengkap, dan terbaru,” ujarnya.
Pelayanan yang dapat dikoordinasikan antara lain KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), perubahan elemen data, serta kebutuhan administrasi kependudukan lainnya.
Menurut Benyamin, keberadaan kader JAKADARA yang dekat dengan masyarakat memungkinkan kebutuhan pelayanan lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti. Karena itu, JAKADARA Terpadu diharapkan tidak hanya menjadi jejaring pelayanan saat kegiatan jemput bola berlangsung, tetapi juga menjadi penghubung masyarakat dengan penyelenggara pelayanan secara berkelanjutan.
Pelayanan GERUDUK dan JEBOL TARGET di Condongcatur merupakan bagian dari rangkaian pelayanan jemput bola selama September 2026. Setelah dilaksanakan di Padukuhan Ngropoh pada 9 September dan Gempol pada 10 September, pelayanan berikutnya dijadwalkan di Padukuhan Gejayan pada 15 September dan Padukuhan Sanggrahan pada 22 September 2026.
“Pelayanan yang baik bukan hanya hadir di kantor, tetapi juga harus mampu mendekat kepada masyarakat,” tegas Benyamin.
Melalui sinergi pelayanan jemput bola dan jejaring JAKADARA, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya tertib administrasi kependudukan serta melakukan pembaruan data sebelum dokumen tersebut benar-benar dibutuhkan.
(Wasana – KIM Depok)



