Puskesmas Depok II Perkuat Peran Kader untuk Tekan Kasus PTM di Condongcatur

Sleman – Upaya pencegahan terhadap ancaman Penyakit Tidak Menular (PTM) terus diperkuat melalui koordinasi intensif di tingkat masyarakat. Pada Kamis (23/4/2026), Puskesmas Depok II menggelar Rapat Koordinasi Kader Kesehatan di aula setempat.
Kegiatan ini dihadiri 18 perwakilan kader dari seluruh padukuhan di Kalurahan Condongcatur, guna menyelaraskan langkah dalam pemantauan kesehatan warga.
Pertemuan tersebut menyoroti tingginya prevalensi penderita hipertensi dan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Depok II yang belum rutin memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).
Pengampu Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Depok II, Haris Setya menyampaikan bahwa tingginya prevalensi penderita hipertensi dan diabetes di tengah masyarakat akibat sejumlah faktor.
“Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan berkala, serta faktor psikologis seperti rasa takut menjalani pemeriksaan medis,” ujarnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Puskesmas Depok II menginisiasi penguatan program kunjungan rumah (home visit) oleh kader kesehatan. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi langsung kendala yang dihadapi warga, sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar di rumah.
Melalui pendekatan ini, petugas dapat memetakan penyebab rendahnya kunjungan penderita PTM ke faskes secara lebih akurat.
Optimalisasi peran kader melalui kunjungan rumah diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat serta pentingnya kontrol kesehatan secara rutin.
Upaya ini menjadi komitmen bersama antara Puskesmas dan kader kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kalurahan Condongcatur, sekaligus mendorong deteksi dini dan penanganan PTM secara berkelanjutan. (Lidya/KIM Depok)



