Wujudkan Lingkungan Bersih, Ibu-Ibu PKK Karangasem Condongcatur Gerakkan Sedekah Sampah

Sleman — Kelompok PKK RT 15 RW 12 Karangasem, Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi Sedekah Sampah pada Minggu (12/4/2026). Langkah kecil yang diinisiasi oleh kaum ibu ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat dimulai dari lingkup terkecil seperti tingkat RT.
Sejak pagi, warga tampak antusias membawa berbagai jenis sampah anorganik rumah tangga yang telah dipilah, seperti botol plastik mineral, kardus, hingga tumpukan kertas bekas. Sampah-sampah bernilai ekonomi ini dikumpulkan untuk disalurkan melalui program sedekah sampah. Hasil dari penjualan sampah tersebut nantinya akan dikelola untuk kepentingan sosial, sehingga selain lingkungan menjadi bersih, warga juga mendapatkan manfaat secara kolektif.
Ketua PKK RT 15, Tatik, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan upaya sederhana namun memiliki makna mendalam bagi keberlangsungan ekosistem di wilayahnya. Menurutnya, program ini secara tidak langsung mendidik masyarakat untuk mulai menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi timbunan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
“Kegiatan sedekah sampah ini adalah wujud kepedulian kami terhadap lingkungan dari hal yang paling kecil. Selain dapat memberikan hasil secara ekonomi untuk kas atau sosial, kegiatan ini juga secara otomatis membuat lingkungan pemukiman menjadi lebih bersih, rapi, dan sehat bagi anak-anak serta keluarga kami,” ujar Tatik di sela-sela kegiatan pengumpulan sampah.
Dukungan serupa juga datang dari warga setempat yang merasa sangat terbantu dengan adanya sistem jemput bola atau pengumpulan kolektif seperti ini. Salah satu warga, Andi Masmirah, mengaku senang karena sampah yang biasanya hanya menumpuk kini bisa memiliki nilai guna yang lebih baik. Ia berharap antusiasme warga yang tinggi saat ini dapat terus terjaga secara konsisten.
“Kami sangat menyambut baik inisiatif ini karena mempermudah warga dalam membuang sampah kering yang masih bisa didaur ulang. Saya berharap ke depan program sedekah sampah ini dapat terus berkembang, dilaksanakan secara rutin, dan memberikan manfaat yang jauh lebih luas bagi masyarakat Karangasem,” ungkap Andi Masmirah.
Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyambut baik gerakan mandiri ini sebagai bagian dari solusi mengatasi krisis sampah daerah. Melalui konsistensi kegiatan sedekah sampah, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya semakin meningkat. Ke depan, gerakan ini diproyeksikan menjadi budaya baru di lingkungan Padukuhan Gempol demi menciptakan kualitas hidup yang lebih baik dan lingkungan yang berkelanjutan. (Tri Suhartati/KIM Depok)



